Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PRODUK SIMPANAN TABUNGAN MASYARAKAT SURALAGA (TAMASURGA) di KS BMT AL-IKHWAN AMANAH SEJAHTERA SURALAGA

View through CrossRef
Baitul Maal Wattamwil Al-Ikhwan Amanah Sejahtera Suralaga merupakan salah satu jenis lembaga keuangan syari’ah yang memiliki kegiatan utama yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat. Salah satu penghimpunan dana yang di lakukan oleh BMT Al-Ikhwan adalah dalam bentuk tabungan. Dana yang disimpan merupakan sumber dana terbesar yang di andalkan oleh BMT Al-Ikhwan adalah tabungan masyarakat suralaga (Tamasurga). Baitul maal wattamwil ada karena melayani kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dalam kehidupan sehari-hari berupa modal usaha dan tabungan. Produk tabungan masyarakat suralaga ini menggunakan akad wadi’ah, dimana al-wadi’ah merupakan akad titipan. Akad wadi’ah yang di gunakan oleh BMT Al-Ikhwan adalah akad wadi’ah yad dhamanah. Jadi uang yang dititipkan oleh nasabah akan dikelola oleh BMT dan akan diberikan insentif atau bonus yang tidak diperjanjikan di awal akad yang hanya diketahui oleh pihak BMT serta diberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Selain akad wadi’ah yad dhamanah, BMT Al-Ikhwan juga menggunakan sistem bagi hasil dalam produk tamasurga tersebut. Teknik perhitungan bagi hasil untuk produk tamasurga ini di hitung secara umum atau di bagi menjadi dengan dua cara, yaitu sebagai berikut: 1). Rapat Anggota Tahunan (RAT), keuntungan dari tahunan tersebut di bagi rata untuk semua anggota dan nasabah. Pada saat RAT, pihak BMT memberikan anggota biaya transpot, membagikan makanan dan pembagian kalender disetiap tahunnya. 2). Sisa Hasil Usaha (SHU), digunakan pada bulan Ramadhan, pihak BMT membagikan sembako untuk semua anggota seperti beras, minyak, gula dan lain-lainnya.
Title: ANALISIS PRODUK SIMPANAN TABUNGAN MASYARAKAT SURALAGA (TAMASURGA) di KS BMT AL-IKHWAN AMANAH SEJAHTERA SURALAGA
Description:
Baitul Maal Wattamwil Al-Ikhwan Amanah Sejahtera Suralaga merupakan salah satu jenis lembaga keuangan syari’ah yang memiliki kegiatan utama yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat.
Salah satu penghimpunan dana yang di lakukan oleh BMT Al-Ikhwan adalah dalam bentuk tabungan.
Dana yang disimpan merupakan sumber dana terbesar yang di andalkan oleh BMT Al-Ikhwan adalah tabungan masyarakat suralaga (Tamasurga).
Baitul maal wattamwil ada karena melayani kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dalam kehidupan sehari-hari berupa modal usaha dan tabungan.
Produk tabungan masyarakat suralaga ini menggunakan akad wadi’ah, dimana al-wadi’ah merupakan akad titipan.
Akad wadi’ah yang di gunakan oleh BMT Al-Ikhwan adalah akad wadi’ah yad dhamanah.
Jadi uang yang dititipkan oleh nasabah akan dikelola oleh BMT dan akan diberikan insentif atau bonus yang tidak diperjanjikan di awal akad yang hanya diketahui oleh pihak BMT serta diberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
Selain akad wadi’ah yad dhamanah, BMT Al-Ikhwan juga menggunakan sistem bagi hasil dalam produk tamasurga tersebut.
Teknik perhitungan bagi hasil untuk produk tamasurga ini di hitung secara umum atau di bagi menjadi dengan dua cara, yaitu sebagai berikut: 1).
Rapat Anggota Tahunan (RAT), keuntungan dari tahunan tersebut di bagi rata untuk semua anggota dan nasabah.
Pada saat RAT, pihak BMT memberikan anggota biaya transpot, membagikan makanan dan pembagian kalender disetiap tahunnya.
2).
Sisa Hasil Usaha (SHU), digunakan pada bulan Ramadhan, pihak BMT membagikan sembako untuk semua anggota seperti beras, minyak, gula dan lain-lainnya.

Related Results

Kesadaran Masyarakat dalam Memberdayakan BMT (Baitul Mall Wattam will) Serambi Madinah Kabupaten Kerinci
Kesadaran Masyarakat dalam Memberdayakan BMT (Baitul Mall Wattam will) Serambi Madinah Kabupaten Kerinci
This study aims to find, (1) how the level of awareness in empowering society BMT for the welfare of the BMT Serambi Madinah Kerinci. (2). To find out how the performance BMT Porch...
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
BMT (Baitul Maal wat Tamwil) is a microfinance institution that collects funds from the community and distributes them back to people in need. This thing that distinguishes it from...
Second Allogeneic Bone Marrow Transplantation for Patients with Either Graft Failure or Relapsed Leukemia.
Second Allogeneic Bone Marrow Transplantation for Patients with Either Graft Failure or Relapsed Leukemia.
Abstract Despite myeloablative and immunosuppressive conditioning therapy, allogeneic bone marrow transplantation (BMT) may fail because of either graft failure or r...
Akibat Hukum Pada Pemisahan Simpanan Dari Nasabah Bank Saat Likuidasi Untuk Memperoleh Jaminan Dari Lembaga Penjamin Simpanan
Akibat Hukum Pada Pemisahan Simpanan Dari Nasabah Bank Saat Likuidasi Untuk Memperoleh Jaminan Dari Lembaga Penjamin Simpanan
Abstrak. Penelitian dalam artikel ini menjelaskan tentang adanya celah hukum yang terkait dengan kontrak penjaminan simpanan LPS terhadap syarat dan ketentuan penjaminan simpanan n...
TATA KELOLA SISTEM PENJAMINAN SIMPANAN PERBANKAN DI INDONESIA
TATA KELOLA SISTEM PENJAMINAN SIMPANAN PERBANKAN DI INDONESIA
The ratification of Law Number 24 of 2004 concerning the Deposit Insurance Corporation (LPS) marks the formal process of institutionalizing the deposit insurance system in Indonesi...
Penerapan Prinsip 5C Pada Resiko Pembiayaan Murabahah Di BMT Istiqomah Tulungagung dan BMT Pahlawan Tulungagung
Penerapan Prinsip 5C Pada Resiko Pembiayaan Murabahah Di BMT Istiqomah Tulungagung dan BMT Pahlawan Tulungagung
This research is motivated by the development of Islamic microfinance institutions called Baitul Maal wat Tamwil. The 5C principle in BMT Istiqomah and BMT Pahlawan are used to ant...

Back to Top