Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kontribusi BMT Al-Muhajirin dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Tiban Indah, Kota Batam

View through CrossRef
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BMT pada pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah di Kota Batam. Penelitian ini bersifat kualitatifdan mengambil lokasi di BMT Al Muhajirin Kelurahan Tiban Indah kecamatan Sekupang Batam. Pengambilan data dilakukan dengan tehnik Obeservasi dan Wawancara yang dilakukan peneliti terhadap Nasabah dan pengelola usaha mikro kecil BMT Al Muhajirin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BMT Al-Muhajirin dalam  pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di Tiban Indah sudah maksimal, hal ini dibuktikkan dengan dibukanya lapangan pekerjaan diberbagai sektor dan menyerap tenaga kerja sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat kecil atau kurang mampu. Disamping itu untuk mengembangkan usaha Mikro kecil dan menengah juga dilaksanakan pelatihan-pelatihan bagi para pelaku usaha serta mempermudah pelayanan Pembiayaan di BMT Al-Muhajirin. Kontribusi BMT Al-Muhajirin dalam pengembangan usaha Mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tiban Indah Kota Batam sangat dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM dan masyarakat kurang mampu yang menjadi pelaku utama usaha tersebut. Bagi masyarakat Kota Batam keberadaan BMT Al Muhajirin merupakan wujud aspirasi masyarakat yang menginginkan kegiatan perekonomian yang berdasarkan prinsip syariah dan diharapkan mampu mengeluarkan masyarakat kecil dari kemiskinan.</p><p><strong> </strong></p><em>This study aims to determinetherole of BMT Al-Muhajirin infinancing small and medium businesses in Tiban Indah. BMT Al Muhajirin is the place of this research. This qualitative research uses observation and interviews. Researchers who were directly involved with BMT Al Muhajirin and micro and small business clients conducted observations and interviews. This research shows that the role of UMKM BMT Al-Muhajirin in the development of micro, small and medium enterprises in Tiban Indah has been maximized. This is evidenced by the emergence of jobs in various regions toabsorb labor and improve people's welfare, especially for small or underprivileged communities. BMT Al-Muhajirin helpsthe growth of small and medium businesses through training and ease of financing. One of the reasons why UMKM BMTAl-Muhajirin is very important for the developmentof UMKM in Tiban Indah, Batam City is because the development of UMK Misclo sely related to the poor. Main actor in the company. BMT Al-Muhajirin is one of the sharia financial institutions that emerged as a response to the increasing desire from communities who want to do business with sharia principles to stop small people from poverty.</em><p> </p>
Title: Kontribusi BMT Al-Muhajirin dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Tiban Indah, Kota Batam
Description:
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BMT pada pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah di Kota Batam.
Penelitian ini bersifat kualitatifdan mengambil lokasi di BMT Al Muhajirin Kelurahan Tiban Indah kecamatan Sekupang Batam.
Pengambilan data dilakukan dengan tehnik Obeservasi dan Wawancara yang dilakukan peneliti terhadap Nasabah dan pengelola usaha mikro kecil BMT Al Muhajirin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BMT Al-Muhajirin dalam  pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di Tiban Indah sudah maksimal, hal ini dibuktikkan dengan dibukanya lapangan pekerjaan diberbagai sektor dan menyerap tenaga kerja sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat kecil atau kurang mampu.
Disamping itu untuk mengembangkan usaha Mikro kecil dan menengah juga dilaksanakan pelatihan-pelatihan bagi para pelaku usaha serta mempermudah pelayanan Pembiayaan di BMT Al-Muhajirin.
Kontribusi BMT Al-Muhajirin dalam pengembangan usaha Mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tiban Indah Kota Batam sangat dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM dan masyarakat kurang mampu yang menjadi pelaku utama usaha tersebut.
Bagi masyarakat Kota Batam keberadaan BMT Al Muhajirin merupakan wujud aspirasi masyarakat yang menginginkan kegiatan perekonomian yang berdasarkan prinsip syariah dan diharapkan mampu mengeluarkan masyarakat kecil dari kemiskinan.
</p><p><strong> </strong></p><em>This study aims to determinetherole of BMT Al-Muhajirin infinancing small and medium businesses in Tiban Indah.
BMT Al Muhajirin is the place of this research.
This qualitative research uses observation and interviews.
Researchers who were directly involved with BMT Al Muhajirin and micro and small business clients conducted observations and interviews.
This research shows that the role of UMKM BMT Al-Muhajirin in the development of micro, small and medium enterprises in Tiban Indah has been maximized.
This is evidenced by the emergence of jobs in various regions toabsorb labor and improve people's welfare, especially for small or underprivileged communities.
BMT Al-Muhajirin helpsthe growth of small and medium businesses through training and ease of financing.
One of the reasons why UMKM BMTAl-Muhajirin is very important for the developmentof UMKM in Tiban Indah, Batam City is because the development of UMK Misclo sely related to the poor.
Main actor in the company.
BMT Al-Muhajirin is one of the sharia financial institutions that emerged as a response to the increasing desire from communities who want to do business with sharia principles to stop small people from poverty.
</em><p> </p>.

Related Results

POLA PERGERAKAN “PASAR TIBAN” KOTA PEKALONGAN
POLA PERGERAKAN “PASAR TIBAN” KOTA PEKALONGAN
Community activities in the commercial sector have an impact on the economic development of the city which is the influence of the city development into a town center trade. one of...
Kesadaran Masyarakat dalam Memberdayakan BMT (Baitul Mall Wattam will) Serambi Madinah Kabupaten Kerinci
Kesadaran Masyarakat dalam Memberdayakan BMT (Baitul Mall Wattam will) Serambi Madinah Kabupaten Kerinci
This study aims to find, (1) how the level of awareness in empowering society BMT for the welfare of the BMT Serambi Madinah Kerinci. (2). To find out how the performance BMT Porch...
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
Batam telah menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Sejak dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), Pulau Batam telah be...
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
BMT (Baitul Maal wat Tamwil) is a microfinance institution that collects funds from the community and distributes them back to people in need. This thing that distinguishes it from...
Penerapan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Terkait Pendaftaran Merek Terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Denpasar
Penerapan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Terkait Pendaftaran Merek Terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Denpasar
Seiring meningkatnya Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang menjual berbagai merek produk di Kota Denpasar maka diperlukan perlindungan terhadap merek tersebut, tetapi masih ba...
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
Keberadaan Koperasi dan UMKM selama ini mampu menjadi sumber nafkah masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja meskipun memiliki kontribusi nilai tambah yang relatif lebih kecil d...
ANALISIS PENGARUH ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN TERHADAP USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM)
ANALISIS PENGARUH ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN TERHADAP USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM)
Penelitian ini memiliki tujuan dalam menelaah berbagai faktor yang dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui Elastisitas Per...
Second Allogeneic Bone Marrow Transplantation for Patients with Either Graft Failure or Relapsed Leukemia.
Second Allogeneic Bone Marrow Transplantation for Patients with Either Graft Failure or Relapsed Leukemia.
Abstract Despite myeloablative and immunosuppressive conditioning therapy, allogeneic bone marrow transplantation (BMT) may fail because of either graft failure or r...

Back to Top