Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemodelan Sebaran Larva Karang (Acropora) di Perairan Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan karang dan pola arus permukaan serta sebaran larva karang Acropora di perairan Pulau Wangi-Wangi dengan menggunakan pendekatan pemodelan. Pengambilan data tutupan terumbu karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Coral Point Count with Excel Extensions (CPCe). Pemodelan sebaran larva Acropora dilakukan dengan memanfaatkan modul Partickel Tracking (PT) pada perangkat pemodelan MIKE 21. Simulasi dilakukan selama 15 hari pada periode purnama, dari tanggal 8-23 Maret 2023. Hasil pengamatan terumbu karang di Pulau Wangi-Wangi menunjukkan persentase tutupan karang Acropora dan non Acropora rata-rata berkisar pada kategori sedang dengan persentase terendah 13,47% di stasiun 1, Pulau Sumanga sedangkan persentase tertinggi di Pulau Matahora dengan persentase sebesar 61,77%. Hasil simulasi model Hidrodinamika menunjukkan bahwa rata-rata kecepatan arus di lokasi penelitian sekitar 0,1 m/s. Hasil simulasi model PT menunjukkan bahwa pergerakan larva karang Acropora mengikuti pola arus. Prediksi wilayah yang potensial untuk wilayah rekrutmen karang adalah Pulau Kapota, Pulau Matahora, Pesisir Desa Pongo dan Desa Liya Togo.  
Title: Pemodelan Sebaran Larva Karang (Acropora) di Perairan Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan karang dan pola arus permukaan serta sebaran larva karang Acropora di perairan Pulau Wangi-Wangi dengan menggunakan pendekatan pemodelan.
Pengambilan data tutupan terumbu karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Coral Point Count with Excel Extensions (CPCe).
Pemodelan sebaran larva Acropora dilakukan dengan memanfaatkan modul Partickel Tracking (PT) pada perangkat pemodelan MIKE 21.
Simulasi dilakukan selama 15 hari pada periode purnama, dari tanggal 8-23 Maret 2023.
Hasil pengamatan terumbu karang di Pulau Wangi-Wangi menunjukkan persentase tutupan karang Acropora dan non Acropora rata-rata berkisar pada kategori sedang dengan persentase terendah 13,47% di stasiun 1, Pulau Sumanga sedangkan persentase tertinggi di Pulau Matahora dengan persentase sebesar 61,77%.
Hasil simulasi model Hidrodinamika menunjukkan bahwa rata-rata kecepatan arus di lokasi penelitian sekitar 0,1 m/s.
Hasil simulasi model PT menunjukkan bahwa pergerakan larva karang Acropora mengikuti pola arus.
Prediksi wilayah yang potensial untuk wilayah rekrutmen karang adalah Pulau Kapota, Pulau Matahora, Pesisir Desa Pongo dan Desa Liya Togo.
 .

Related Results

SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Pulau Cempedak termasuk wilayah kawasan konservasi perairan kecamatan Kendawangan, kabupaten Ketapang. Secara geografis, pulau Cempedak telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan ...
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi
ISPA adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala sampai penyakit...
Laju Pertumbuhan Microfragment Acropora millepora pada Kondisi Terkontrol
Laju Pertumbuhan Microfragment Acropora millepora pada Kondisi Terkontrol
Kerusakan ekosistem terumbu karang di Indonesia mencapai 43%, salah satu penyebabnya adalah eksploitasi karang untuk diperdagangkan menjadi karang hias. Salah satu karang hias yang...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Pulau Bawean
Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Pulau Bawean
The objective of this research was to assess the condition and distribution of stony corals Scleractinian order at Karang Pakiman reef, Bawean Islands, Gresik. This research was co...
DIALEKTOLOGI DAN EKOLINGUISTIK BAHASA WAKATOBI DI SULAWESI TENGGARA
DIALEKTOLOGI DAN EKOLINGUISTIK BAHASA WAKATOBI DI SULAWESI TENGGARA
Penelitian ini mendeskripsikan pengelompokan bahasa Wakatobi berdasarkan metode dialektometri dan hubungannya dengan keanekaragaman lingkungan Wakatobi; dan mendeskripsikan variasi...

Back to Top