Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)

View through CrossRef
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi dalam pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? (3) Apa dampak yang ditimbulkan terhadap pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? dan (4) Bagaimana Perkembangan pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dikemukakan oleh Helius Sjamsuddin, yang terdiri atas 3 tahap yaitu: (1) Heuristik yakni mencari sumber melalui wawancara, studi kepustakaan, dan penelitian lapangan, (2) Kritik Sumber terdiri atas kritik eksternal dan kritik internal guna mendapat data yang akurat, (3) Historiografi yang dimaksudkan dalam bentuk karya tulis kronologis, sistematis dan ilmiah. Penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang perkembangan Bandara Matahora berawal dari pemikiran atau ide bupati wakatobi Ir. Hugua yang yang tergambar dalam visi misinya membangun dan menjadikan Kabupaten Wakatobi menjadi daerah yang digemari oleh banyak orang dengan visi “Terwujudnya Surga Nyta Bawah Laut di Pusat Segitiga Karang Dunia” (2) Kendala yang dihadapi dalam pembangunan Bandara Matahora dapat dilihat dari pandangan masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk respon dari masyarakat berkaitan dengan pembangunan Bandara Matahora serta kecenderungan rencana yang dilakukan pasca Bandara terbangun. Respon yang dimaksud adalah respon mengenai pembangunan Bandara Matahora. Misalnya dari satu pihak menerima adanya Bandara Matahora dipihak lain ada yang menolak pembangunan Bandara Matahora. (3) Dampak dari pembangunan Bandara Matahora ialah terdapat dampak yang bersifat positif dan yang bersifat negatif bagi masyarakat dan daerah. (4) Perkembangan pembangunan Bandara Matahora dari tahun ke tahun semakin bagus, dimana Bandara yang menjadi kebanggaan masyarakat tersebut digunakan dengan semaksimal mungkin dan pembangunan tambahan Bandara terus berkelanjutan hingga saat ini. Disamping itu, banyak wisatawan dalam dan luar negeri yang menggunakan Bandara Matahora tersebut sebagai alternatif yang memungkinkan perjalanan masyarakat bisa dijangkau dengan cepat. Kata Kunci: Sejarah, Bandara Matahora, Pulau Wangi-Wangi, dan Wakatobi ABSTRACT: The main problems in this study are: (1) What is the background of the development of Matahora Airport on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency, (2) What are the obstacles faced in the construction of Matahora Airport on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency? (3) What are the impacts on the construction of Matahora Airport on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency? and (4) How is the development of Matahora Airport development on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency? This research uses the historical method proposed by Helius Sjamsuddin, which consists of 3 stages, namely: (1) Heuristics which is looking for sources through interviews, library research, and field research, (2) Source Criticism consists of external criticism and internal criticism in order to obtain data accurate, (3) Historiography intended in the form of chronological, systematic and scientific writing. This research shows that the background of the development of Matahora Airport originated from the thoughts or ideas of the Regent of Wakatobi, Ir. Hugua, who is depicted in his vision and mission to build and make Wakatobi Regency a favorite area for many people with the vision of "Realizing the Underwater Paradise of the Sea at the Center of the World Coral Triangle" (2) Constraints faced in the construction of Matahora Airport can be seen from the view of the community that is realized in the form of response from the public relating to the construction of Matahora Airport and the tendency of plans to be carried out after the Airport was built. The response in question is the response regarding the construction of Matahora Airport. For example, from one party accepting the existence of Matahora Airport, on the other hand there are those who reject the construction of Matahora Airport. (3) The impact of Matahora Airport development is that there are positive and negative impacts on the community and the region. (4) The development of the Matahora Airport development from year to year is getting better, where the Airport which is the pride of the community is used to the maximum extent possible and the construction of additional airports continues to the present. In addition, many domestic and foreign tourists who use the Matahora Airport as an alternative that allows people's trips can be reached quickly. Keywords: History, Matahora Airport, Wangi-Wangi Island, and Wakatobi
Title: SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
Description:
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi dalam pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? (3) Apa dampak yang ditimbulkan terhadap pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? dan (4) Bagaimana Perkembangan pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi? Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dikemukakan oleh Helius Sjamsuddin, yang terdiri atas 3 tahap yaitu: (1) Heuristik yakni mencari sumber melalui wawancara, studi kepustakaan, dan penelitian lapangan, (2) Kritik Sumber terdiri atas kritik eksternal dan kritik internal guna mendapat data yang akurat, (3) Historiografi yang dimaksudkan dalam bentuk karya tulis kronologis, sistematis dan ilmiah.
Penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang perkembangan Bandara Matahora berawal dari pemikiran atau ide bupati wakatobi Ir.
Hugua yang yang tergambar dalam visi misinya membangun dan menjadikan Kabupaten Wakatobi menjadi daerah yang digemari oleh banyak orang dengan visi “Terwujudnya Surga Nyta Bawah Laut di Pusat Segitiga Karang Dunia” (2) Kendala yang dihadapi dalam pembangunan Bandara Matahora dapat dilihat dari pandangan masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk respon dari masyarakat berkaitan dengan pembangunan Bandara Matahora serta kecenderungan rencana yang dilakukan pasca Bandara terbangun.
Respon yang dimaksud adalah respon mengenai pembangunan Bandara Matahora.
Misalnya dari satu pihak menerima adanya Bandara Matahora dipihak lain ada yang menolak pembangunan Bandara Matahora.
(3) Dampak dari pembangunan Bandara Matahora ialah terdapat dampak yang bersifat positif dan yang bersifat negatif bagi masyarakat dan daerah.
(4) Perkembangan pembangunan Bandara Matahora dari tahun ke tahun semakin bagus, dimana Bandara yang menjadi kebanggaan masyarakat tersebut digunakan dengan semaksimal mungkin dan pembangunan tambahan Bandara terus berkelanjutan hingga saat ini.
Disamping itu, banyak wisatawan dalam dan luar negeri yang menggunakan Bandara Matahora tersebut sebagai alternatif yang memungkinkan perjalanan masyarakat bisa dijangkau dengan cepat.
 Kata Kunci: Sejarah, Bandara Matahora, Pulau Wangi-Wangi, dan Wakatobi ABSTRACT: The main problems in this study are: (1) What is the background of the development of Matahora Airport on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency, (2) What are the obstacles faced in the construction of Matahora Airport on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency? (3) What are the impacts on the construction of Matahora Airport on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency? and (4) How is the development of Matahora Airport development on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency? This research uses the historical method proposed by Helius Sjamsuddin, which consists of 3 stages, namely: (1) Heuristics which is looking for sources through interviews, library research, and field research, (2) Source Criticism consists of external criticism and internal criticism in order to obtain data accurate, (3) Historiography intended in the form of chronological, systematic and scientific writing.
This research shows that the background of the development of Matahora Airport originated from the thoughts or ideas of the Regent of Wakatobi, Ir.
Hugua, who is depicted in his vision and mission to build and make Wakatobi Regency a favorite area for many people with the vision of "Realizing the Underwater Paradise of the Sea at the Center of the World Coral Triangle" (2) Constraints faced in the construction of Matahora Airport can be seen from the view of the community that is realized in the form of response from the public relating to the construction of Matahora Airport and the tendency of plans to be carried out after the Airport was built.
The response in question is the response regarding the construction of Matahora Airport.
For example, from one party accepting the existence of Matahora Airport, on the other hand there are those who reject the construction of Matahora Airport.
(3) The impact of Matahora Airport development is that there are positive and negative impacts on the community and the region.
(4) The development of the Matahora Airport development from year to year is getting better, where the Airport which is the pride of the community is used to the maximum extent possible and the construction of additional airports continues to the present.
In addition, many domestic and foreign tourists who use the Matahora Airport as an alternative that allows people's trips can be reached quickly.
 Keywords: History, Matahora Airport, Wangi-Wangi Island, and Wakatobi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DIALEKTOLOGI DAN EKOLINGUISTIK BAHASA WAKATOBI DI SULAWESI TENGGARA
DIALEKTOLOGI DAN EKOLINGUISTIK BAHASA WAKATOBI DI SULAWESI TENGGARA
Penelitian ini mendeskripsikan pengelompokan bahasa Wakatobi berdasarkan metode dialektometri dan hubungannya dengan keanekaragaman lingkungan Wakatobi; dan mendeskripsikan variasi...
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Seiring dengan perkembangan teknologi transportasi udara, bandara sangat berperan penting dalam mendukung aktivitas penerbangan. Bandara Outstation merupakan bandara di luar Bandar...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
PEMETAAN BANDARA UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR LANJUTAN
PEMETAAN BANDARA UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR LANJUTAN
<p>Bandara sebagai pelabuhan udara merupakan fasilitas tempat pesawat terbang untuk lepas landas dan mendarat yang dilengkapi berbagai fasilitas, baik untuk operator layanan ...
Editorial
Editorial
Pada mulanya politik dianggap sebagai tulang punggung sejarah, demikian dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2003: 174). Oleh karena itu pula, lanjutnya, teks-teks sejarah selalu berisi re...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...

Back to Top