Javascript must be enabled to continue!
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Bandara pada Multi-Airport-Region (Studi Kasus: Bandara Husein Sastranegara, Bandara SoekarnoHatta dan Bandara Kertajati)
View through CrossRef
Bandara merupakan titik penting dalam sistem transportasi udara. Peningkatan pelayanan bandara harus dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa penerbangan. Mengetahui indikator yang mempengaruhi penumpang dalam pemilihan bandara bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan yang bisa diberikan oleh bandara. Pada beberapa bandara yang terletak pada satu wilayah (region), persaingan untuk mendapatkan penumpang sangatlah tinggi. Kondisi dimana dalam suatu wilayah terdapat lebih dari satu bandara disebut Multi-Airport-Region (MAR). Bandara Husein Sastranegara, Bandara Kertajati, dan Bandara Soekarno-Hatta memiliki wilayah cakupan saling berdekatan. Pada MAR, pergantian pemilihan bandara merupakan hal yang umum terjadi dilakukan. Pengolahan data dilakukan menggunakan program software JASP. Pengujian terhadap beberapa indikator yang mempengaruhi penumpang dalam pemilihan bandara dilakukan dengan menggunakan Confirmatory Analysis Factor (CFA). Hasil CFA menunjukkan terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi pemilihan penumpang dalam pemilihan bandara yang akan digunakan yaitu aksesibilitas, availability, dan fasilitas. Nilai loading factor menunjukkan bahwa indikator jarak tempuh ke bandara (X2), frekuensi penerbangan (X4), dan ketersediaan ATM/Money changer (X8) merupakan indikator yang berpengaruh besar terhadap masing-masing faktor.
Title: Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Bandara pada Multi-Airport-Region (Studi Kasus: Bandara Husein Sastranegara, Bandara SoekarnoHatta dan Bandara Kertajati)
Description:
Bandara merupakan titik penting dalam sistem transportasi udara.
Peningkatan pelayanan bandara harus dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa penerbangan.
Mengetahui indikator yang mempengaruhi penumpang dalam pemilihan bandara bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan yang bisa diberikan oleh bandara.
Pada beberapa bandara yang terletak pada satu wilayah (region), persaingan untuk mendapatkan penumpang sangatlah tinggi.
Kondisi dimana dalam suatu wilayah terdapat lebih dari satu bandara disebut Multi-Airport-Region (MAR).
Bandara Husein Sastranegara, Bandara Kertajati, dan Bandara Soekarno-Hatta memiliki wilayah cakupan saling berdekatan.
Pada MAR, pergantian pemilihan bandara merupakan hal yang umum terjadi dilakukan.
Pengolahan data dilakukan menggunakan program software JASP.
Pengujian terhadap beberapa indikator yang mempengaruhi penumpang dalam pemilihan bandara dilakukan dengan menggunakan Confirmatory Analysis Factor (CFA).
Hasil CFA menunjukkan terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi pemilihan penumpang dalam pemilihan bandara yang akan digunakan yaitu aksesibilitas, availability, dan fasilitas.
Nilai loading factor menunjukkan bahwa indikator jarak tempuh ke bandara (X2), frekuensi penerbangan (X4), dan ketersediaan ATM/Money changer (X8) merupakan indikator yang berpengaruh besar terhadap masing-masing faktor.
Related Results
Analisis Rute Potensial Bandara Internasional Husein Sastranegara Yang Dapat di Sharing Dengan Bandara Internasional Kertajati
Analisis Rute Potensial Bandara Internasional Husein Sastranegara Yang Dapat di Sharing Dengan Bandara Internasional Kertajati
Bandara Udara Husein Sastranegara merupakan bandara yang melayani kurang lebih 64 penerbangan per-harinya dan menjadi bandara tersibuk di Indonesia. Pemda dan PT. Angkasa Pura II b...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Fasilitas, Layanan dan Informasi Aksesibilitas Terhadap Tingkat Kepuasan Penumpang di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Pengaruh Fasilitas, Layanan dan Informasi Aksesibilitas Terhadap Tingkat Kepuasan Penumpang di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Mobilitas masyarakat yang semakin meningkat akibat dari peningkatan aktivitas dengan tata guna lahan yang bervariasi di Jawa Barat, hal ini menyebabkan Bandara internasional Husein...
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Seiring dengan perkembangan teknologi transportasi udara, bandara sangat berperan penting dalam mendukung aktivitas penerbangan. Bandara Outstation merupakan bandara di luar Bandar...
CLUSTERING SEGMENTASI PASAR PENERBANGAN BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA – BANDUNG MENGGUNAKAN INFORMASI PENERBANGAN
CLUSTERING SEGMENTASI PASAR PENERBANGAN BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA – BANDUNG MENGGUNAKAN INFORMASI PENERBANGAN
Peralihan fungsi Bandara Husein Sastranegara-Bandung ke Bandara Kertajati-Majalengka diharapkan dapat mengakomodir pergerakan transportasi udara di Provinsi Jawa Barat. Tujuan pene...
ANALISIS MODEL PREDIKSI PENINGKATAN LALU LINTAS UDARA BANDAR UDARA HUSEIN SASTRANEGARA BANDUNG
ANALISIS MODEL PREDIKSI PENINGKATAN LALU LINTAS UDARA BANDAR UDARA HUSEIN SASTRANEGARA BANDUNG
<p>Keberadaan Bandara Husein Sastranegara di kota Bandung, ibukota Provinsi Jawa Barat, menjadikan bandara ini cukup strategis karena didukung oleh intensitas kegiatan domes...

