Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGUATAN PENGEMBANGAN DESA WISATAPINGEKECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI

View through CrossRef
Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan ini memiliki potensi daya tarikwisata yang sangat potensial. Namun menghadapi masalah dalam penguatan pengembanganDesa Wisata yang telah terbentuk. Salah satu kendala yang dihadapi adalahketidakmampuan pengelola desa wisata memenuhi permintaan wisatawan asing terkaitmenu breakfast internasional. Berdasarkan informasi tersebut, maka kami timpengabdimengusulkan sosialisasi penguatan Desa Wisata Pinge dan pelatihan pembuatan AmericanBreakfast dan Fresh Juice dengan menggunakan sumber daya alam lokal. Tujuan darikegiatan pendampingan, yaitu: 1).Untuk memberikan wawasan dan sosialisasi mengenaipenguatan Desa Wisata Pinge, menganalisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantanganyang dihadapi. 2). Untuk memberikan wawasan guna meningkatkan kualitas layanan kepadawisatawan dalam bentuk pelatihan pembuatan American Breakfast dan Fresh Juice denganmenggunakan sumber daya alam lokal. 3). Memberikan wawasan Prinsip-prinsip dasarmanajemen pemasaran mengenai bagaimana menciptakan kepuasan konsumen. Adapunmanfaat dari kegiatan ini, yaitu: 1). Kemampuan mengenai penguatan Desa Wisata Pinge, dengan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dihadapi. 2). Kemampuan meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan dalam bentuk pelatihanpembuatan American Breakfast dan Fresh Juice dengan menggunakan sumber daya alamlokal. 3). Kemampuan prinsip dasar pemasaran dalam menciptakan kepuasan konsumen. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan di Desa Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Bali berupa ceramah dan diskusi serta pelatihansesuai yang dibutuhkan. Masyarakat diberikan kesempatan bertanya untuk memperjelaspemahaman tentang penguatan Desa Wisata Pinge. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasidengan mempraktekkan hasil pelatihan pembuatan American Breakfast dan Fresh Juicedengan menggunakan sumber daya alam lokal. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen ProgramMagister Manajemen dan melibatkan mahasiswa. Kegiatan diawali dengan Pretest, sosialisasi, ceramah dan diskusi mengenai Penguatan Pengembangan Desa Wisata Pinge, KecamatanMarga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Dilanjutkan dengan pelatihan pembuatanAmerican Breakfast dan Fresh Juice dengan menggunakan sumber daya alamlokal. Diakhiridengan Postest, monitoring dan evaluasi.
Title: PENGUATAN PENGEMBANGAN DESA WISATAPINGEKECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI
Description:
Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan ini memiliki potensi daya tarikwisata yang sangat potensial.
Namun menghadapi masalah dalam penguatan pengembanganDesa Wisata yang telah terbentuk.
Salah satu kendala yang dihadapi adalahketidakmampuan pengelola desa wisata memenuhi permintaan wisatawan asing terkaitmenu breakfast internasional.
Berdasarkan informasi tersebut, maka kami timpengabdimengusulkan sosialisasi penguatan Desa Wisata Pinge dan pelatihan pembuatan AmericanBreakfast dan Fresh Juice dengan menggunakan sumber daya alam lokal.
Tujuan darikegiatan pendampingan, yaitu: 1).
Untuk memberikan wawasan dan sosialisasi mengenaipenguatan Desa Wisata Pinge, menganalisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantanganyang dihadapi.
2).
Untuk memberikan wawasan guna meningkatkan kualitas layanan kepadawisatawan dalam bentuk pelatihan pembuatan American Breakfast dan Fresh Juice denganmenggunakan sumber daya alam lokal.
3).
Memberikan wawasan Prinsip-prinsip dasarmanajemen pemasaran mengenai bagaimana menciptakan kepuasan konsumen.
Adapunmanfaat dari kegiatan ini, yaitu: 1).
Kemampuan mengenai penguatan Desa Wisata Pinge, dengan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dihadapi.
2).
Kemampuan meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan dalam bentuk pelatihanpembuatan American Breakfast dan Fresh Juice dengan menggunakan sumber daya alamlokal.
3).
Kemampuan prinsip dasar pemasaran dalam menciptakan kepuasan konsumen.
Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan di Desa Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Bali berupa ceramah dan diskusi serta pelatihansesuai yang dibutuhkan.
Masyarakat diberikan kesempatan bertanya untuk memperjelaspemahaman tentang penguatan Desa Wisata Pinge.
Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasidengan mempraktekkan hasil pelatihan pembuatan American Breakfast dan Fresh Juicedengan menggunakan sumber daya alam lokal.
Kegiatan ini dilakukan oleh dosen ProgramMagister Manajemen dan melibatkan mahasiswa.
Kegiatan diawali dengan Pretest, sosialisasi, ceramah dan diskusi mengenai Penguatan Pengembangan Desa Wisata Pinge, KecamatanMarga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.
Dilanjutkan dengan pelatihan pembuatanAmerican Breakfast dan Fresh Juice dengan menggunakan sumber daya alamlokal.
Diakhiridengan Postest, monitoring dan evaluasi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penelitian yang dilaksanakan di kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dimana fokus penelitian mengkaji tentang penguatan kelembagaan desa dalam mempersiapkan pelaksanaan musrenbang desa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Penguatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan
Penguatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan
 Secara umum dapat dilihat bahwa peran BPD dalam ketiga fungsi yang ada pada UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa tidak berjalan dengan optimal. Pada prosesnya fungsi BPD sebagai pihak ...

Back to Top