Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Komparatif Implikasi Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada Wajib Pajak Badan

View through CrossRef
Pendahuluan/Tujuan: Perusahaan sebagai pemberi kerja memiliki peran sentral dalam menghitung, memotong, dan menyetorkan pajak dimana terdapat metode perhitungan PPh Pasal 21—yaitu metode net, gross, dan gross-up—yang masing-masing memberikan dampak berbeda terhadap kewajiban pajak dan beban yang ditanggung perusahaan. Latar Belakang Permasalahan: Penelitian ini mengkaji perbandingan antara metode net dan gross-up dalam perhitungan PPh Pasal 21 serta dampaknya terhadap laba perusahaan dan kewajiban PPh Badan pada PT XYZ. Kebaruan: Keunikan dari penelitian ini terletak pada analisis simultan antara pemilihan metode perhitungan PPh Pasal 21 dengan dampaknya terhadap laba perusahaan dan kewajiban PPh Badan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi laporan keuangan dan kebijakan perpajakan yang diterapkan oleh PT XYZ pada tahun 2023. Analisis dilakukan dengan membandingkan dua metode perhitungan PPh Pasal 21 untuk mengetahui implikasinya terhadap laba dan kewajiban PPh Badan perusahaan. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama tahun 2023, PT XYZ menerapkan metode net dalam perhitungan PPh Pasal 21. Kesimpulan: Pentingnya evaluasi strategi perhitungan PPh Pasal 21 oleh perusahaan agar dapat mengoptimalkan efisiensi pajak secara legal dan tepat guna.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PPI
Title: Analisis Komparatif Implikasi Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada Wajib Pajak Badan
Description:
Pendahuluan/Tujuan: Perusahaan sebagai pemberi kerja memiliki peran sentral dalam menghitung, memotong, dan menyetorkan pajak dimana terdapat metode perhitungan PPh Pasal 21—yaitu metode net, gross, dan gross-up—yang masing-masing memberikan dampak berbeda terhadap kewajiban pajak dan beban yang ditanggung perusahaan.
Latar Belakang Permasalahan: Penelitian ini mengkaji perbandingan antara metode net dan gross-up dalam perhitungan PPh Pasal 21 serta dampaknya terhadap laba perusahaan dan kewajiban PPh Badan pada PT XYZ.
Kebaruan: Keunikan dari penelitian ini terletak pada analisis simultan antara pemilihan metode perhitungan PPh Pasal 21 dengan dampaknya terhadap laba perusahaan dan kewajiban PPh Badan.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi laporan keuangan dan kebijakan perpajakan yang diterapkan oleh PT XYZ pada tahun 2023.
Analisis dilakukan dengan membandingkan dua metode perhitungan PPh Pasal 21 untuk mengetahui implikasinya terhadap laba dan kewajiban PPh Badan perusahaan.
Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama tahun 2023, PT XYZ menerapkan metode net dalam perhitungan PPh Pasal 21.
Kesimpulan: Pentingnya evaluasi strategi perhitungan PPh Pasal 21 oleh perusahaan agar dapat mengoptimalkan efisiensi pajak secara legal dan tepat guna.

Related Results

Determinan Kepatuhan Wajib Pajak Restoran di Kota Bogor
Determinan Kepatuhan Wajib Pajak Restoran di Kota Bogor
Latar Belakang : Pajak merupakan kontribusi wajib yang terutang kepada negara oleh orang pribadi maupun badan dan bersifat memaksa berdasarkan Undang – Undang yang tidak mendapatka...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan berbagai macam kebijakan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan sudah mengimplementasikan beberapa cara untuk meningkatkan kepatuhan wa...
ANALISIS PERHITUNGAN DAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PADA PT. CEMPAKA NUSANTARA MAKASSAR
ANALISIS PERHITUNGAN DAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PADA PT. CEMPAKA NUSANTARA MAKASSAR
Rumusan masalah dalam  penelitian ini adalah Apakah Perhitungan dan pemotongan  Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Atas Gaji Karyawan  pada PT. Cempaka Nusantara Makassar telah sesua...
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Tema yang diangkat dari penelitian ini adalah tentang kepatuhan wajib pajak yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Kudus, dengan judul “Pengaruh Religiusitas Terhadap Kepatuhan Wajib P...
ANALISIS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PT. SAWIT UNGGUL AGRO NIAGA DI MUARA BADAK
ANALISIS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PT. SAWIT UNGGUL AGRO NIAGA DI MUARA BADAK
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah Perhitungan Perhitungan PPh Pasal 21 atasgaji karyawan PT. Sawit Unggul Agro Niaga pada tahun 2018 telah sesuai dengan Undang – Un...

Back to Top