Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Perilaku Mom Shaming dengan Parenting Self-Efficacy Ibu

View through CrossRef
ABSTRACT Parenting self-efficacy is parents' confidence in their competence in carrying out their role as parents, especially in parenting. A mother who has high self-confidence can help with the parenting process. This can be influenced by several parenting efficacy factors, one of which is social support. However, at this time, this is inversely proportional to the phenomenon that is currently rife, namely the phenomenon of mom shaming. Mom shaming is a behavior used as a pretext for criticism that embarrasses individuals regarding the role of mother and parenting style by positioning oneself as a more ideal individual in terms of parenting. Based on this, researchers conducted research to find out the relationship between mom-shaming behavior and parenting self-efficacy. The subjects of this study are mothers aged 20–35 years who have children aged 0–5 years and live in the South Jakarta area. The results of this study based on the Spearman rank correlation test obtained a value of 0.007<0.05, which means that there is a relationship between the variable "mom shaming" and parenting self-efficacy. Parenting self-efficacy is -0.269, or a strong enough correction in a negative or opposite direction, so that the higher the mother-shaming behavior, the lower the mother's parenting self-efficacy. So it can be concluded that there is a significant and quite strong relationship between mom shaming and mothers' parenting self-efficacy in the South Jakarta area.   ABSTRAK Parenting self-efficacy merupakan kepercayaan diri orang tua terhadap kompetensinya dalam menjalankan peran sebagai orang tua terutama dalam pengasuhan. Seorang ibu yang memiliki kepercayaan diri tinggi dapat membantu proses pengasuhan yang dilakukan, hal tersebut dapat dipengaruhi beberapa faktor parenting self-efficacy salah satunya dukungan sosial.  Namun saat ini hal tersebut berbanding terbalik dengan fenomena yang sedang marak terjadi yaitu fenomena mom shaming. Mom shaming merupakan perilaku dalih kritik yang mempermalukan individu terkait peran ibu maupun gaya pengasuhan anak dengan memposisikan diri sendiri adalah individu yang lebih ideal dalam hal pengasuhan anak. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara perilaku mom shaming dengan parenting self-efficacy. Adapun subjek penelitian ini yaitu ibu dengan usia 20-35 tahun yang memiliki anak usia 0-5 tahun dan bertempat tinggal diwilayah Jakarta Selatan. Hasil penelitian ini berdasarkan uji korelasi spearman rank mendapatkan nilai 0,007 ? 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara variabel mom shaming dengan parenting self-efficacy dan  Adapun tingkat kekuatan hubungan diperoleh hasil -0.269 yang artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antara  variabel mom shaming dengan parenting self-efficacy adalah sebesar -0.269  atau korekasi cukup kuat dengan arah negatif atau berlawanan sehingga semakin tinggi perilaku mom shaming semakin rendah pula parenting self-efficacy ibu. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara mom shaming dengan parenting self-efficacy ibu di wilayah Jakarta Selatan.
Title: Hubungan Perilaku Mom Shaming dengan Parenting Self-Efficacy Ibu
Description:
ABSTRACT Parenting self-efficacy is parents' confidence in their competence in carrying out their role as parents, especially in parenting.
A mother who has high self-confidence can help with the parenting process.
This can be influenced by several parenting efficacy factors, one of which is social support.
However, at this time, this is inversely proportional to the phenomenon that is currently rife, namely the phenomenon of mom shaming.
Mom shaming is a behavior used as a pretext for criticism that embarrasses individuals regarding the role of mother and parenting style by positioning oneself as a more ideal individual in terms of parenting.
Based on this, researchers conducted research to find out the relationship between mom-shaming behavior and parenting self-efficacy.
The subjects of this study are mothers aged 20–35 years who have children aged 0–5 years and live in the South Jakarta area.
The results of this study based on the Spearman rank correlation test obtained a value of 0.
007<0.
05, which means that there is a relationship between the variable "mom shaming" and parenting self-efficacy.
Parenting self-efficacy is -0.
269, or a strong enough correction in a negative or opposite direction, so that the higher the mother-shaming behavior, the lower the mother's parenting self-efficacy.
So it can be concluded that there is a significant and quite strong relationship between mom shaming and mothers' parenting self-efficacy in the South Jakarta area.
  ABSTRAK Parenting self-efficacy merupakan kepercayaan diri orang tua terhadap kompetensinya dalam menjalankan peran sebagai orang tua terutama dalam pengasuhan.
Seorang ibu yang memiliki kepercayaan diri tinggi dapat membantu proses pengasuhan yang dilakukan, hal tersebut dapat dipengaruhi beberapa faktor parenting self-efficacy salah satunya dukungan sosial.
  Namun saat ini hal tersebut berbanding terbalik dengan fenomena yang sedang marak terjadi yaitu fenomena mom shaming.
Mom shaming merupakan perilaku dalih kritik yang mempermalukan individu terkait peran ibu maupun gaya pengasuhan anak dengan memposisikan diri sendiri adalah individu yang lebih ideal dalam hal pengasuhan anak.
Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara perilaku mom shaming dengan parenting self-efficacy.
Adapun subjek penelitian ini yaitu ibu dengan usia 20-35 tahun yang memiliki anak usia 0-5 tahun dan bertempat tinggal diwilayah Jakarta Selatan.
Hasil penelitian ini berdasarkan uji korelasi spearman rank mendapatkan nilai 0,007 ? 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara variabel mom shaming dengan parenting self-efficacy dan  Adapun tingkat kekuatan hubungan diperoleh hasil -0.
269 yang artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antara  variabel mom shaming dengan parenting self-efficacy adalah sebesar -0.
269  atau korekasi cukup kuat dengan arah negatif atau berlawanan sehingga semakin tinggi perilaku mom shaming semakin rendah pula parenting self-efficacy ibu.
Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara mom shaming dengan parenting self-efficacy ibu di wilayah Jakarta Selatan.

Related Results

Perlawanan Penyintas Body Shaming Melalui Media Sosial
Perlawanan Penyintas Body Shaming Melalui Media Sosial
As the era progresses, technological advances bring ease in accessing information from various media, one of which is social media. One of the most popular social media is Instagra...
Pengaruh Mindful Parenting terhadap Stres Pengasuhan Orang Tua yang Memiliki Anak Usia Dini
Pengaruh Mindful Parenting terhadap Stres Pengasuhan Orang Tua yang Memiliki Anak Usia Dini
Abstract. Parenting for early childhood-age children is the challenges and pressures tasks of the parents so that if the parents is unable to handle these challenges and pressures,...
Pengaruh Self-Compassion terhadap Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Toddler
Pengaruh Self-Compassion terhadap Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Toddler
Abstract. Parenting stress among mothers of toddlers in Bandung is relatively high and may have negative impacts on both maternal and child psychological well-being. The experience...
Gambaran Harga Diri Remaja Yang Mengalami Body Shaming
Gambaran Harga Diri Remaja Yang Mengalami Body Shaming
ABSTRAKLatar Belakang: Harga diri merupakan sikap individu berdasarkan persepsi tentang bagaimana ia menghargai dan menilai dirinya sendiri secara keseluruhan, yang berupa sikap po...
Hubungan Kualitas Hidup, Interaksi Ibu-Anak Dan Resiliensi Dengan Parenting Stress Ibu Anak Autisme
Hubungan Kualitas Hidup, Interaksi Ibu-Anak Dan Resiliensi Dengan Parenting Stress Ibu Anak Autisme
Pengasuhan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan Autisme, menuntut keterlibatan fisik dan emosional yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan parenting stress pada ibu...
HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTRI
HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTRI
Tujuan: Remaja putri cenderung mengalami ketidakpuasan terhadap bagian tubuh dan penampilannya, yang disebabkan oleh sensitivitas yang lebih tinggi terhadap bentuk tubuh, sehingga ...
The Impact of HIPPY on Maternal Self-Efficacy
The Impact of HIPPY on Maternal Self-Efficacy
Parenting self-efficacy refers to the ability of parents to have confidence in their abilities to effectively parent their children. Parenting self-efficacy can be divided into two...

Back to Top