Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Kualitas Hidup, Interaksi Ibu-Anak Dan Resiliensi Dengan Parenting Stress Ibu Anak Autisme

View through CrossRef
Pengasuhan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan Autisme, menuntut keterlibatan fisik dan emosional yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan parenting stress pada ibu. Parenting stress yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada kualitas pengasuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas hidup ibu, interaksi ibu–anak, dan resiliensi ibu dengan tingkat parenting stress pada ibu yang memiliki anak autisme di SLB Manunggal Slawi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstandar: WHOQOL-BREF, CPRS, CDRISC-25, dan PSS. Hasil menunjukkan 57,1% responden mengalami parenting stress tinggi; kualitas hidup hampir sama besar ibu yang memiliki kualitas hidup baik yaitu 37,1% dan 34,3% buruk; 40% interaksi ibu-anak buruk; dan 40% resiliensi ibu rendah. Uji chi-square mengindikasikan kualitas hidup tidak berhubungan dengan parenting stress (p = 0,178), sedangkan interaksi ibu-anak (p = 0,008) dan resiliensi (p = 0,002) berhubungan dengan parenting stress. Disimpulkan bahwa parenting stress ibu anak autisme didominasi oleh kategori tinggi. Faktor yang berhubungan dengan parenting stress adalah interaksi ibu-anak dan resiliensi. Oleh karena itu, disarankan adanya upaya peningkatan penguatan resiliensi, serta pengembangan interaksi ibu–anak secara berkelanjutan.
Title: Hubungan Kualitas Hidup, Interaksi Ibu-Anak Dan Resiliensi Dengan Parenting Stress Ibu Anak Autisme
Description:
Pengasuhan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan Autisme, menuntut keterlibatan fisik dan emosional yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan parenting stress pada ibu.
Parenting stress yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada kualitas pengasuhan anak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas hidup ibu, interaksi ibu–anak, dan resiliensi ibu dengan tingkat parenting stress pada ibu yang memiliki anak autisme di SLB Manunggal Slawi.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstandar: WHOQOL-BREF, CPRS, CDRISC-25, dan PSS.
Hasil menunjukkan 57,1% responden mengalami parenting stress tinggi; kualitas hidup hampir sama besar ibu yang memiliki kualitas hidup baik yaitu 37,1% dan 34,3% buruk; 40% interaksi ibu-anak buruk; dan 40% resiliensi ibu rendah.
Uji chi-square mengindikasikan kualitas hidup tidak berhubungan dengan parenting stress (p = 0,178), sedangkan interaksi ibu-anak (p = 0,008) dan resiliensi (p = 0,002) berhubungan dengan parenting stress.
Disimpulkan bahwa parenting stress ibu anak autisme didominasi oleh kategori tinggi.
Faktor yang berhubungan dengan parenting stress adalah interaksi ibu-anak dan resiliensi.
Oleh karena itu, disarankan adanya upaya peningkatan penguatan resiliensi, serta pengembangan interaksi ibu–anak secara berkelanjutan.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pengaruh Mindful Parenting terhadap Stres Pengasuhan Orang Tua yang Memiliki Anak Usia Dini
Pengaruh Mindful Parenting terhadap Stres Pengasuhan Orang Tua yang Memiliki Anak Usia Dini
Abstract. Parenting for early childhood-age children is the challenges and pressures tasks of the parents so that if the parents is unable to handle these challenges and pressures,...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Keperluan Prosedur Operasi Standard (SOP) Tangkapan dan Tahanan Individu Autisme untuk Pegawai Penguatkuasa Agama
Keperluan Prosedur Operasi Standard (SOP) Tangkapan dan Tahanan Individu Autisme untuk Pegawai Penguatkuasa Agama
Individu autisme mengalami kecelaruan perkembangan-neuro dan menyebabkan kekurangan dari segi kemahiran sosial dan imaginasi. Situasi ini menjadikan mereka terdedah dan agak cender...
Hubungan Parenting Stress dengan Kualitas Relasi Orang Tua-Anak pada Orang Tua dengan Anak Autisme
Hubungan Parenting Stress dengan Kualitas Relasi Orang Tua-Anak pada Orang Tua dengan Anak Autisme
Autisme adalah gangguan perkembangan saraf yang dicirikan pada gangguan komunikasi sosial serta interaksi sosial di berbagai konteks. Orang tua menyatakan bahwa mengasuh anak denga...
Hubungan Perilaku Mom Shaming dengan Parenting Self-Efficacy Ibu
Hubungan Perilaku Mom Shaming dengan Parenting Self-Efficacy Ibu
ABSTRACT Parenting self-efficacy is parents' confidence in their competence in carrying out their role as parents, especially in parenting. A mother who has high self-confidence c...
Pengaruh Self-Compassion terhadap Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Toddler
Pengaruh Self-Compassion terhadap Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Toddler
Abstract. Parenting stress among mothers of toddlers in Bandung is relatively high and may have negative impacts on both maternal and child psychological well-being. The experience...

Back to Top