Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan antara Sikap Kerja terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Angkat Angkut Penyuplai Minimarket Lely

View through CrossRef
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan sekumpulan kelainan sistem muskuloskeletal pada titik ekstrim tubuh ekstremitas atas serta bawah. Beberapa faktor utama yang memicu timbulnya keluhan tersebut adalah peregangan berlebihan pada otot, gerakan berulang, serta sikap kerja tidak alamiah. Pekerja angkat angkut secara umum bekerja menggunakan tubuhnya sebagai alat angkut. Selain itu, pekerjaan ini membutuhkan tenaga cukup besar sehingga sering sekali pekerja lebih mementingkan agar pekerjaan tersebut cepat selesai tanpa mempertimbangkan sikap kerja saat bekerja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara sikap kerja terhadap keluhan muskuloskeletal yang ada pada pekerja angkat angkut penyuplai Minimarket Lely. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekataan cross sectional. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan versi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pekerja angkat angkut adalah laki-laki (92,5%), kategori usia dewasa awal, dan bekerja 7-12 jam per hari. Mayoritas pekerja (72,5%) memiliki indeks massa tubuh normal dan 64% memiliki masa kerja <5 tahun. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden (55%) memiliki sikap kerja dengan risiko sangat tinggi berupa punggung yang membungkuk, lengan atas terangkat serta menjauhi tubuh, dan leher fleksi-ekstensi. Keluhan MSDs yang dialami responden mayoritas dalam kategori tinggi terutama pada area lengan atas (85%), punggung (87.5%), dan pinggang (92.5%).  Hasil analisis uji Spearman Correlation menunjukkan adanya hubungan bermakna antara sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal (r=0.600, p<0.05) pada pekerja angkat angkut penyuplai Minimarket Lely Denpasar. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perbaikan pada sikap kerja menjadi hal yang penting untuk mengurangi keluhan MSDs, berupa penyediaan alat bantu angkat angkut yang ditujukan pada pemiliki usaha.
Title: Hubungan antara Sikap Kerja terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Angkat Angkut Penyuplai Minimarket Lely
Description:
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan sekumpulan kelainan sistem muskuloskeletal pada titik ekstrim tubuh ekstremitas atas serta bawah.
Beberapa faktor utama yang memicu timbulnya keluhan tersebut adalah peregangan berlebihan pada otot, gerakan berulang, serta sikap kerja tidak alamiah.
Pekerja angkat angkut secara umum bekerja menggunakan tubuhnya sebagai alat angkut.
Selain itu, pekerjaan ini membutuhkan tenaga cukup besar sehingga sering sekali pekerja lebih mementingkan agar pekerjaan tersebut cepat selesai tanpa mempertimbangkan sikap kerja saat bekerja.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara sikap kerja terhadap keluhan muskuloskeletal yang ada pada pekerja angkat angkut penyuplai Minimarket Lely.
Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekataan cross sectional.
Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan versi SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pekerja angkat angkut adalah laki-laki (92,5%), kategori usia dewasa awal, dan bekerja 7-12 jam per hari.
Mayoritas pekerja (72,5%) memiliki indeks massa tubuh normal dan 64% memiliki masa kerja <5 tahun.
Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden (55%) memiliki sikap kerja dengan risiko sangat tinggi berupa punggung yang membungkuk, lengan atas terangkat serta menjauhi tubuh, dan leher fleksi-ekstensi.
Keluhan MSDs yang dialami responden mayoritas dalam kategori tinggi terutama pada area lengan atas (85%), punggung (87.
5%), dan pinggang (92.
5%).
 Hasil analisis uji Spearman Correlation menunjukkan adanya hubungan bermakna antara sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal (r=0.
600, p<0.
05) pada pekerja angkat angkut penyuplai Minimarket Lely Denpasar.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, perbaikan pada sikap kerja menjadi hal yang penting untuk mengurangi keluhan MSDs, berupa penyediaan alat bantu angkat angkut yang ditujukan pada pemiliki usaha.

Related Results

Hubungan Status Gizi dan Aspek Ergonomi dengan Kejadian Low Back Pain pada Pekerja di PT. Varia Usaha Beton
Hubungan Status Gizi dan Aspek Ergonomi dengan Kejadian Low Back Pain pada Pekerja di PT. Varia Usaha Beton
WHO mengatakan bahwa 50-80% pekerja di seluruh dunia pernah mengalami low back pain. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui hubungan status gizi, sikap kerja badan, sikap ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
Perbaikan Sistem Kerja Melalui Analisis Ergonomi
Perbaikan Sistem Kerja Melalui Analisis Ergonomi
Pekerja kelelahan dan keluhan akibat pengangkatan pompa yang manual. Penelitian bertujuan menganalisis keluhan musculoskeletal dan memberikan solusi rancangan yang ergonomis. Metod...
Identifikasi Faktor Risiko Ergonomi pada Karyawan Minimarket di Denpasar
Identifikasi Faktor Risiko Ergonomi pada Karyawan Minimarket di Denpasar
Karyawan minimarket adalah salah satu contoh tenaga kerja manusia yang bekerja secara manual, sehingga sering  menimbulkan masalah ergonomi yang cenderung memiliki risiko. Sikap ke...
Pencegahan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Dengan Metode Rula Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja (Literature Review )
Pencegahan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Dengan Metode Rula Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja (Literature Review )
Musculoskeletal disorders (MSD’s) adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit. Apabila otot m...

Back to Top