Javascript must be enabled to continue!
Integrasi Data Geospasial Pemetaan Sebaran Fasilitas Kesehatan Pendukung BPJS Kesehatan di Kota Kendari Menggunakan Algoritma Bellman-Ford
View through CrossRef
Penyebaran fasilitas kesehatan yang tidak merata di Kota Kendari sering kali menyulitkan masyarakat dalam menemukan lokasi layanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Permasalahan ini memerlukan solusi berbasis teknologi yang mampu menampilkan informasi lokasi secara akurat dan memberikan rekomendasi rute tercepat menuju fasilitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem WebGIS yang mengintegrasikan data geospasial guna memetakan sebaran fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan di Kota Kendari serta menerapkan algoritma Bellman-Ford dalam menentukan rute terpendek menuju fasilitas kesehatan terdekat. Algoritma ini digunakan karena kemampuannya menangani graf berbobot negatif dan menghasilkan lintasan optimal secara iteratif berdasarkan proses relaksasi jarak antar simpul. Hasil pengujian User Acceptance Test (UAT) menunjukkan bahwa sistem memperoleh tingkat kelayakan sebesar 87,11% dari kelompok admin dan 93,14% dari kelompok pengguna umum, keduanya termasuk dalam kategori Sangat Baik. Hal ini menandakan bahwa sistem mudah digunakan, fitur berjalan optimal, dan tampilan antarmuka dapat dipahami dengan baik oleh pengguna. Sementara itu, hasil pengujian akurasi algoritma menunjukkan perbedaan jarak sekitar 26,2% antara hasil perhitungan sistem dan data manual dari Google Maps. Secara keseluruhan, sistem WebGIS berbasis algoritma Bellman-Ford dinilai layak, akurat, dan efektif dalam memetakan sebaran fasilitas kesehatan serta menentukan rute tercepat menuju lokasi layanan kesehatan mitra BPJS. Sistem ini berpotensi membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan efisien serta mendukung BPJS Kesehatan dalam pengelolaan data fasilitas secara spasial. Ke depan, sistem dapat dikembangkan dengan penerapan algoritma optimasi lain seperti Dijkstra atau A*, serta integrasi data real-time untuk meningkatkan akurasi dan performa sistem dalam skala wilayah yang lebih luas
Title: Integrasi Data Geospasial Pemetaan Sebaran Fasilitas Kesehatan Pendukung BPJS Kesehatan di Kota Kendari Menggunakan Algoritma Bellman-Ford
Description:
Penyebaran fasilitas kesehatan yang tidak merata di Kota Kendari sering kali menyulitkan masyarakat dalam menemukan lokasi layanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Permasalahan ini memerlukan solusi berbasis teknologi yang mampu menampilkan informasi lokasi secara akurat dan memberikan rekomendasi rute tercepat menuju fasilitas tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem WebGIS yang mengintegrasikan data geospasial guna memetakan sebaran fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan di Kota Kendari serta menerapkan algoritma Bellman-Ford dalam menentukan rute terpendek menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Algoritma ini digunakan karena kemampuannya menangani graf berbobot negatif dan menghasilkan lintasan optimal secara iteratif berdasarkan proses relaksasi jarak antar simpul.
Hasil pengujian User Acceptance Test (UAT) menunjukkan bahwa sistem memperoleh tingkat kelayakan sebesar 87,11% dari kelompok admin dan 93,14% dari kelompok pengguna umum, keduanya termasuk dalam kategori Sangat Baik.
Hal ini menandakan bahwa sistem mudah digunakan, fitur berjalan optimal, dan tampilan antarmuka dapat dipahami dengan baik oleh pengguna.
Sementara itu, hasil pengujian akurasi algoritma menunjukkan perbedaan jarak sekitar 26,2% antara hasil perhitungan sistem dan data manual dari Google Maps.
Secara keseluruhan, sistem WebGIS berbasis algoritma Bellman-Ford dinilai layak, akurat, dan efektif dalam memetakan sebaran fasilitas kesehatan serta menentukan rute tercepat menuju lokasi layanan kesehatan mitra BPJS.
Sistem ini berpotensi membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan efisien serta mendukung BPJS Kesehatan dalam pengelolaan data fasilitas secara spasial.
Ke depan, sistem dapat dikembangkan dengan penerapan algoritma optimasi lain seperti Dijkstra atau A*, serta integrasi data real-time untuk meningkatkan akurasi dan performa sistem dalam skala wilayah yang lebih luas.
Related Results
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Abstract
The limited financial capacity of BPJS Health is one of the problems faced by the National Health Insurance (JKN) program. As an effort to answer this problem, BPJS ...
Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
The development of narcotics in Kendari City has spread to ten sub-districts. The purpose of this research is (1) for analyzing the spatial pattern of drug crime in Kendari City, ...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
Optimalisasi Implementasi Kebijakan Satu Peta Untuk Penyelesaian Konflik Penggunaan Lahan di Indonesia
Optimalisasi Implementasi Kebijakan Satu Peta Untuk Penyelesaian Konflik Penggunaan Lahan di Indonesia
Salah satu isu strategis penyelesaian konflik penggunaan lahan antar sektor melalui implementasi Kebijakan Satu Peta adalah keterbukaan akses Informasi GeospasialTematik status. Pe...
ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN BPJS KESEHATAN KANTOR KABUPATEN KULON PROGO DAN BPJS KESEHATAN KANTOR KABUPATEN KLATEN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN BPJS KESEHATAN KANTOR KABUPATEN KULON PROGO DAN BPJS KESEHATAN KANTOR KABUPATEN KLATEN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) dibentuk untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. P...
PELAKSANAAN KEGIATAN ADVOKASI ‘PATWAL’ PBI BPJS KESEHATAN DAN ADVOKASI DTD (DOOR TO DOOR) KE MASYARAKAT TERKAIT KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA
PELAKSANAAN KEGIATAN ADVOKASI ‘PATWAL’ PBI BPJS KESEHATAN DAN ADVOKASI DTD (DOOR TO DOOR) KE MASYARAKAT TERKAIT KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA
Pelaksanaaan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dilandasi oleh UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara...
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. P...
Al-Wa'ie Media Politik dan Dakwah, Edisi Maret 2020
Al-Wa'ie Media Politik dan Dakwah, Edisi Maret 2020
Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.Pembaca yang budiman, BPJS (Kesehatan) adalah lembaga gagal. Gagal menjamin layanan kesehatan masyarakat. Ini tentu kontradiksi dengan...

