Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023

View through CrossRef
Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas pasien BPJS dan pasien umum dengan layanan farmasi yang diberikan di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak pada tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan lembaran kuesioner. Subyek penelitian ini adalah pasien BPJS dan pasien umum di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dimana penetapan sampel berdasarkan pertimbangan dari peneliti dan pengambilan sampel berdasarkan syarat yang berhubungan dengan penelitian sehingga sampel yang diambil harus memenuhi kriteria inklusi dan yang masuk kriteria eksklusi tidak dimasukkan dalam sampel penelitian. Penelitian ini melibatkan 270 responden di Puskesmas Warunggunung dan 260 responden di Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian di Puskesmas Warunggunung diperoleh hasil reliability pasien BPJS (70,18%) umum (70,74%), responsiveness BPJS (70,18%) umum (69,44%), assurance BPJS (71,11%) umum (72,22%), empathy BPJS (72,40%) umum (71,11%), tangible BPJS (70,18%) umum (70,56%) pada Puskesmas Baros diperoleh hasil reliability BPJS (73,84%) umum (74,23%), responsiveness BPJS (76,34%) umum (76,73%), assurance BPJS (74,80%) umum (75,96%), empathy BPJS (72,69%) umum (72,5%), tangible BPJS (66,15%) umum (66,92%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan Puskesmas Warunggunung pada pasien BPJS nilai rata-rata (70,81%) umum (70,81%) sedangkan di Puskesmas Baros pasien BPJS nilai rata-rata (72,76%) umum (73,26%) klasifikasi puas. Tidak terdapat hubungan antara karakteristik usia (p=0,996), jenis kelamin (p=0,084) dan tingkat pendidikan (p=0,140) dengan tingkat kepuasan. Ada hubungan karakteristik pekerjaan p value (0,022) dengan kepuasan pasien BPJS dan pasien umum terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak.
Title: ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
Description:
Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas pasien BPJS dan pasien umum dengan layanan farmasi yang diberikan di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak pada tahun 2023.
Pengumpulan data dilakukan dengan lembaran kuesioner.
Subyek penelitian ini adalah pasien BPJS dan pasien umum di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dimana penetapan sampel berdasarkan pertimbangan dari peneliti dan pengambilan sampel berdasarkan syarat yang berhubungan dengan penelitian sehingga sampel yang diambil harus memenuhi kriteria inklusi dan yang masuk kriteria eksklusi tidak dimasukkan dalam sampel penelitian.
Penelitian ini melibatkan 270 responden di Puskesmas Warunggunung dan 260 responden di Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi.
Hasil penelitian di Puskesmas Warunggunung diperoleh hasil reliability pasien BPJS (70,18%) umum (70,74%), responsiveness BPJS (70,18%) umum (69,44%), assurance BPJS (71,11%) umum (72,22%), empathy BPJS (72,40%) umum (71,11%), tangible BPJS (70,18%) umum (70,56%) pada Puskesmas Baros diperoleh hasil reliability BPJS (73,84%) umum (74,23%), responsiveness BPJS (76,34%) umum (76,73%), assurance BPJS (74,80%) umum (75,96%), empathy BPJS (72,69%) umum (72,5%), tangible BPJS (66,15%) umum (66,92%).
Dari penelitian ini dapat disimpulkan Puskesmas Warunggunung pada pasien BPJS nilai rata-rata (70,81%) umum (70,81%) sedangkan di Puskesmas Baros pasien BPJS nilai rata-rata (72,76%) umum (73,26%) klasifikasi puas.
Tidak terdapat hubungan antara karakteristik usia (p=0,996), jenis kelamin (p=0,084) dan tingkat pendidikan (p=0,140) dengan tingkat kepuasan.
Ada hubungan karakteristik pekerjaan p value (0,022) dengan kepuasan pasien BPJS dan pasien umum terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI PUSKESMAS X TANGERANG SELATAN
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI PUSKESMAS X TANGERANG SELATAN
Pelayanan kefarmasian merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, serta mengatasi masalah terkait obat dan kesehatan. Dalam upaya meningkatkan m...
HUBUNGAN KEPELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA 21 YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-MARET 2018
HUBUNGAN KEPELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA 21 YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-MARET 2018
    Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu, dimana apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan mempun...
Perilaku Minat Wisatawan Terhadap Ekowisata Hutan Mangrove Baros Bantul
Perilaku Minat Wisatawan Terhadap Ekowisata Hutan Mangrove Baros Bantul
Abstract - The purpose of this study was to determine the behavioral interest of tourists who visited the Baros Bantul Mangrove Forest Ecotourism destination. To this end, field su...
EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN BERDASARKAN PMK NO. 26 TAHUN 2020 DI PUSKESMAS RAWAMERTA KARAWANG
EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN BERDASARKAN PMK NO. 26 TAHUN 2020 DI PUSKESMAS RAWAMERTA KARAWANG
Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan tingkat pertama (primary health care) yang merupakan pelayanan bersifat pokok (basic health services). Pelayanan kefarmasian di puskesmas sa...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien pada Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tahun 2022
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien pada Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tahun 2022
Pendahuluan: Salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan adalah kepuasan pasien. Puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan pertama yang di tuntut untuk dapat memenuhi ...

Back to Top