Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN KEPELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA 21 YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-MARET 2018
View through CrossRef
Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu, dimana apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan pelayanan kefarmasian yang berkualitas (Anonim, 2016). Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasaan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 Yogyakarta berdasarkan 5 dimensi kualitas pelayanan yang mencakup dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance serta empathy dan untuk mengetahui faktor-faktor yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini bersifat deskriptif dimana penelitian ini akan Mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 Yogyakarta . Populasi adalah semua pasien yang berkunjung di Apotek Kimia Farma. Sampel penelitian ini adalah semua pasien yang membeli obat dengan resep di Apotek Kimia Farma yang berjumlah sebanyak 118 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan persentase tiap jawaban yang diberikan oleh responden. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, dapat dilihat tingkat kepuasan pasien untuk setiap butir pertanyaan pada masing-masing dimensi . Hasil secara keseluruhan menunjukkan pasien memiliki persepsi puas terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 yang diperoleh dengan menjumlahkan persepsi sangat puas dan puas, pada dimensi Tangible (bentuk fisik) sebesar 96,4%, pada dimensi Reliability (keandalan) 98,7%, pada dimensi Responsiveness (cepat tanggap) 98,9%, pada dimensi Assurance (jaminan) 99,4% , dan pada dimensi Empathy ( empati) 97,7% . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 dipersepsikan puas oleh sebagian besar pasien. Hal ini menunjukkan Apotek Kimia Farma 21 perlu mempertahankan kualitas pelayanan kefarmasiannya serta lebih ditingkatkan lagi.
Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta
Title: HUBUNGAN KEPELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA 21 YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-MARET 2018
Description:
Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu, dimana apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan pelayanan kefarmasian yang berkualitas (Anonim, 2016).
Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasaan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 Yogyakarta berdasarkan 5 dimensi kualitas pelayanan yang mencakup dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance serta empathy dan untuk mengetahui faktor-faktor yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Penelitian ini bersifat deskriptif dimana penelitian ini akan Mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 Yogyakarta .
Populasi adalah semua pasien yang berkunjung di Apotek Kimia Farma.
Sampel penelitian ini adalah semua pasien yang membeli obat dengan resep di Apotek Kimia Farma yang berjumlah sebanyak 118 orang.
Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner.
Pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan persentase tiap jawaban yang diberikan oleh responden.
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, dapat dilihat tingkat kepuasan pasien untuk setiap butir pertanyaan pada masing-masing dimensi .
Hasil secara keseluruhan menunjukkan pasien memiliki persepsi puas terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 yang diperoleh dengan menjumlahkan persepsi sangat puas dan puas, pada dimensi Tangible (bentuk fisik) sebesar 96,4%, pada dimensi Reliability (keandalan) 98,7%, pada dimensi Responsiveness (cepat tanggap) 98,9%, pada dimensi Assurance (jaminan) 99,4% , dan pada dimensi Empathy ( empati) 97,7% .
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma 21 dipersepsikan puas oleh sebagian besar pasien.
Hal ini menunjukkan Apotek Kimia Farma 21 perlu mempertahankan kualitas pelayanan kefarmasiannya serta lebih ditingkatkan lagi.
Related Results
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. This study aims to determine the effect of emotional intelligence and motivation on employee performance at PT. Kimia Farma Tbk Plant Banjaran. This research is motivated...
KEPASTIAN HUKUM APOTEK RAKYAT DAN PEKERJAAN KEFARMASIAN
KEPASTIAN HUKUM APOTEK RAKYAT DAN PEKERJAAN KEFARMASIAN
Apotek merupakan tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian, penyaluran sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Pekerjaan kefarmasiaan meliputi pembuatan...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. This study aims to determine the effect of emotional intelligence and motivation on employee performance at PT. This research is motivated by the unstable performance of ...
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK TASIKMADU KARANGANYAR
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK TASIKMADU KARANGANYAR
Kepuasan pasien merupakan indikator penting dan krusial terhadap kualitas pelayanan dan kinerja apotek. Oleh karena itu, apotek harus berorientasi pada kepuasan pasien dan keselama...
PROFIL PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK BERDASARKAN RESEP DOKTER DI APOTEK KIMIA FARMA TITIBUMI
PROFIL PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK BERDASARKAN RESEP DOKTER DI APOTEK KIMIA FARMA TITIBUMI
Pendahuluan: Permasalahan kesehatan yang sering dihadapi salah satunya yaitu rasa nyeri pada anggota tubuh. Rasa nyeri dapat diatasi dengan menggunakan obat analgetik. Penggunaan o...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek 128 Kartasura
Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek 128 Kartasura
Pelayanan kefarmasian yang berorientasi kepada pasien (Pharmaceutical care) senantiasa memperhatikan dan berfokus pada kepuasan pasien. Pelayanan yang berfokus pada kepuasan pasien...
TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI APOTEK SELAKAU FARMA
TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI APOTEK SELAKAU FARMA
Apotek merupakan suatu sarana untuk melakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran perbekalan farmasi kepada masyarakat umum. Salah satu indikator untuk mengetahui mutu pelayana...

