Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari

View through CrossRef
The development of narcotics in Kendari City has spread to ten sub-districts. The purpose of this research is  (1) for analyzing the spatial pattern of drug crime in Kendari City, (2) for analyze the factors causing drug crime in Kendari City; (3) for analyze the factors causing drug crime in Kendari City. The analytical method used in this research is spatial analysis and qualitative descriptive analysis. The results of the study show (1) The spatial pattern of drug crime in Kendari City spreads across ten sub-districts in Kendari City which tends to cluster. 2) Hypothesis testing states that the infrastructure development program the factors causing drug crime in Kendari City are depression factors, economic factors, education factors, trial and error factors, environmental factors, dependency factors, family factors; and (3) Efforts to overcome narcotics abuse of drug crime in Kendari City are Pre-Emtif Efforts, namely (a) Increasing self-confidence in God Almighty, (b) Providing correct and intensive information, (c) Encouraging the creation of alternative community livelihoods . Preventive Efforts are (a) Conducting Counseling on the Dangers of Narcotics Abuse, (b) Conducting Community Disease Operations (Operation Concentrated), (c) City Government Efforts. Repressive efforts are conducting investigations and investigations of perpetrators of narcotics abuse crimes. Persuasive Efforts are to provide encouragement for anti-drug villages where some of these areas are the most frequent criminal acts of narcotics abuse, curative (treatment), rehabilitative (rehabilitation), and socialization. Keywords: Spatial Pattern, Criminal, DrugsPerkembangan narkotika di Kota Kendari menyebar ke sepuluh kecamatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) menganalisis pola spasial krimalitas narkoba di Kota Kendari, (2) menganalisis faktor penyebab tindak  kriminalitas narkoba di Kota Kendari; dan (3) menganalisis upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika kriminalitas narkoba di Kota Kendari. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) Pola spasial krimalitas narkoba di Kota Kendari menyebar disepuluh kecamatan di Kota Kendari yang cenderung mengelompok. 2) Pengujian hipotesis menyatakan bahwa program pengembangan infrastruktur faktor penyebab tindak  kriminalitas narkoba di Kota Kendari adalah faktor depresi, faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor coba-coba, faktor lingkungan, faktor ketergantungan, faktor keluarga; dan (3) Upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika kriminalitas narkoba di Kota Kendari adalah Upaya Pre - Emtif yaitu (a) Meningkatkan keimanan diri terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (b) Memberikan informasi yang benar dan intensif, (c) Mendorong terciptanya alternative mata pencaharian masyarakat. Upaya Preventif yaitu (a) Mengadakan Penyuluhan mengenai Bahaya Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, (b) Mengadakan Operasi Penyakit Masyarakat (Operasi Pekat), (c) Usaha Pemerintah Kota. Upaya Represif yaitu melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Upaya Persuasif yaitu memberikan dorongan bagi kampung anti narkoba yang mana beberapa wilayah tersebut paling sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Kuratif (pengobatan), Rehabilitatif (rehabilitas), serta sosialisasi. Kata Kunci : Pola Spasial, Kriminalitis, Narkoba
Title: Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
Description:
The development of narcotics in Kendari City has spread to ten sub-districts.
The purpose of this research is  (1) for analyzing the spatial pattern of drug crime in Kendari City, (2) for analyze the factors causing drug crime in Kendari City; (3) for analyze the factors causing drug crime in Kendari City.
The analytical method used in this research is spatial analysis and qualitative descriptive analysis.
The results of the study show (1) The spatial pattern of drug crime in Kendari City spreads across ten sub-districts in Kendari City which tends to cluster.
2) Hypothesis testing states that the infrastructure development program the factors causing drug crime in Kendari City are depression factors, economic factors, education factors, trial and error factors, environmental factors, dependency factors, family factors; and (3) Efforts to overcome narcotics abuse of drug crime in Kendari City are Pre-Emtif Efforts, namely (a) Increasing self-confidence in God Almighty, (b) Providing correct and intensive information, (c) Encouraging the creation of alternative community livelihoods .
Preventive Efforts are (a) Conducting Counseling on the Dangers of Narcotics Abuse, (b) Conducting Community Disease Operations (Operation Concentrated), (c) City Government Efforts.
Repressive efforts are conducting investigations and investigations of perpetrators of narcotics abuse crimes.
Persuasive Efforts are to provide encouragement for anti-drug villages where some of these areas are the most frequent criminal acts of narcotics abuse, curative (treatment), rehabilitative (rehabilitation), and socialization.
 Keywords: Spatial Pattern, Criminal, DrugsPerkembangan narkotika di Kota Kendari menyebar ke sepuluh kecamatan.
Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) menganalisis pola spasial krimalitas narkoba di Kota Kendari, (2) menganalisis faktor penyebab tindak  kriminalitas narkoba di Kota Kendari; dan (3) menganalisis upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika kriminalitas narkoba di Kota Kendari.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial dan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan (1) Pola spasial krimalitas narkoba di Kota Kendari menyebar disepuluh kecamatan di Kota Kendari yang cenderung mengelompok.
2) Pengujian hipotesis menyatakan bahwa program pengembangan infrastruktur faktor penyebab tindak  kriminalitas narkoba di Kota Kendari adalah faktor depresi, faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor coba-coba, faktor lingkungan, faktor ketergantungan, faktor keluarga; dan (3) Upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika kriminalitas narkoba di Kota Kendari adalah Upaya Pre - Emtif yaitu (a) Meningkatkan keimanan diri terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (b) Memberikan informasi yang benar dan intensif, (c) Mendorong terciptanya alternative mata pencaharian masyarakat.
Upaya Preventif yaitu (a) Mengadakan Penyuluhan mengenai Bahaya Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, (b) Mengadakan Operasi Penyakit Masyarakat (Operasi Pekat), (c) Usaha Pemerintah Kota.
Upaya Represif yaitu melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika.
Upaya Persuasif yaitu memberikan dorongan bagi kampung anti narkoba yang mana beberapa wilayah tersebut paling sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Kuratif (pengobatan), Rehabilitatif (rehabilitas), serta sosialisasi.
 Kata Kunci : Pola Spasial, Kriminalitis, Narkoba.

Related Results

Analitik Geovisual Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Pola Dan Kecenderungan Kriminalitas Di Daerah Istimewa Yogyakarta
Analitik Geovisual Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Pola Dan Kecenderungan Kriminalitas Di Daerah Istimewa Yogyakarta
Angka kriminalitas pada pandemi COVID-19 saat ini terus meningkat. COVID-19 tidak hanya memicu kontraksi terhadap ekonomi tetapi juga peningkatan pengangguran secara besar-besaran ...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...
makalah jenis jenis narkoba-vania
makalah jenis jenis narkoba-vania
BAB 1PENDAHULUANA.Latar BelakangNarkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya BNN (2006). Narkoba pada awalnya digunakan untuk keperluan medis, p...
Jenis Jenis Narkoba (Andriany Putri)
Jenis Jenis Narkoba (Andriany Putri)
BAB 1PENDAHULUANA.Latar BelakangNarkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya BNN (2006). Narkoba pada awalnya digunakan untuk keperluan medis, p...
IDENTIFIKASI POLA SPASIAL PERMUKIMAN BANTARAN SUNGAI MARTAPURA DI KAWASAN KOTA BANJARMASIN
IDENTIFIKASI POLA SPASIAL PERMUKIMAN BANTARAN SUNGAI MARTAPURA DI KAWASAN KOTA BANJARMASIN
Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan jumlah kebutuhan ruang yang diperlukan untuk tempat tinggal, fasilitas umum, dan infrastruktur lainnya. Sementara itu, peningkat...
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Abstract. This study aims to determine the level of implicit association with the terms narkoba, NAPZA, pecandu, and penyalahguna in at-risk adolescent groups. The study employs a ...
MODEL BIMBINGAN KONSELING PADA KASUS NARKOBA
MODEL BIMBINGAN KONSELING PADA KASUS NARKOBA
Masalah penyalahgunaan narkoba telah menjadi isu global yang mendesak dalam masyarakat saat ini. Penggunaan narkoba berada di kalangan anak muda berusia 15-35 tahun dengan persenta...
Mekanisme Rehabilitasi Narkoba di Berbagai Negara
Mekanisme Rehabilitasi Narkoba di Berbagai Negara
Masalah penyalahgunaan narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan. Hal ini dikarenakan pengguna narkoba tidak hanya berasal dari masyarakat kota melainkan masyarakat desa yang juga me...

Back to Top