Javascript must be enabled to continue!
makalah jenis jenis narkoba-vania
View through CrossRef
BAB 1PENDAHULUANA.Latar BelakangNarkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya BNN (2006). Narkoba pada awalnya digunakan untuk keperluan medis, pemakaiannya akan menjadi aman dan efektif apabila digunakan pada dosis tertentu, bentuk – bentuk tertentu dan juga pada waktu yang tepat. Narkoba menjadi disalahgunakan apabila digunakan untuk tujuan non medis seperti: mabuk, menurunkan berat badan dan menambah massa otot Anonymous (2006). Menurut Joewana dan Martono (2006) dibalik dampak negatifnya, penggunaan narkoba mampu untuk menimbulkan kesenangan dan juga perasaan –perasaan bahagia yang semu. Jika tidak, seseorang tidak akan mengambil resiko yang begitu besar untuk kehilangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan lingkungan sosialnya. Efek yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba adalah: hilangnya rasa kesepian, hilangnya perasaan – perasaan negatif, halusinasi, euforia berlebihan, mampu menggendalikan situasi, terbebas dari kejaran waktu, meningkatkan semangat dan rasa percaya diri. Apabila narkoba dikonsumsi secara terus menerus dan berlebihan maka pemakai akan menjadi bergantung / adiksi pada zat tersebut. Ketergantungan narkoba ini akan menimbulkan efek – efek negatif pada fisik dan juga psikologis jika pemakaiannya dihentikan, contohnya seperti: rasa nyeri pada badan, kejang – kejang, gelisah, sulit tidur, takut air, cemas, mudah tersinggung, melakukan kekerasan dan cenderung untuk bunuh diri Joewana & Martono (2006). Efek yang paling berbahaya dalam penyalahgunaan narkoba adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh yang akan meningkatkan kemungkinan terjangkit virus HIV, hepatitis C bahkan sampai menyebabkan kematian (Anonymous, 2005). Pada saat ini penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja Indonesia menunjukan peningkatan. Berdasarkan survei nasional yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berkerja sama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia, pada tahun 2011 terdapat 2,2 persen atau sekitar 4 juta penduduk Indonesia yang menyalahgunakan narkoba. Dari jumlah tersebut 22 persen atau sekitar 880 ribu orang merupakan remaja yang masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa(Anonymous, 2013). Dari data survei penyalahgunaan narkoba yang dilakukan BNN dan Universitas Indonesia pada tahun 2011 menyebutkan bahwa lokasi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh dan Kalimantan tengah angkanya relatif stabil bahkan khusus untuk daerah DKI Jakarta cenderung mengalami peningkatan. Responden yang mengikuti survei ini berimbang antara pria dengan wanita dengan kisaran umur antara 15 tahun sampai dengan 21 tahun yang masih berada dalam kelompok usia remaja. Hasil dari survei ini juga menyebutkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan umur dari responden maka semakin tinggi juga penyalahgunaan terhadap narkoba. Angka penyalahgunaan lebih tinggi di kota dibandingkan dengan kabupaten dan lebih tinggi juga pada sekolah / perguruan tinggi swasta dibandingkan dengan yang lainnya (Nugroho, 2012). B. Identifikasi masalahDari latar belakang yang ada, dapat diidentifikasi masalah yang terjadi sebagai berikut :1.Jenis jenis narkoba2.Pencegahannya C. Pembatasan masalah Makalah ini hanya membahas tentang jenis jenis narkoba Dan cara pencegahannya.D. Rumusan masalahBerdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:1.Apa saja jenis jenis narkoba yang di konsumsi masyarakat?2.Bagaimana pencegahannya?E. Tujuan masalah1.Menjelaskan apa saja jenis jenis narkoba2.Menjelaskan pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.
Title: makalah jenis jenis narkoba-vania
Description:
BAB 1PENDAHULUANA.
Latar BelakangNarkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya BNN (2006).
Narkoba pada awalnya digunakan untuk keperluan medis, pemakaiannya akan menjadi aman dan efektif apabila digunakan pada dosis tertentu, bentuk – bentuk tertentu dan juga pada waktu yang tepat.
Narkoba menjadi disalahgunakan apabila digunakan untuk tujuan non medis seperti: mabuk, menurunkan berat badan dan menambah massa otot Anonymous (2006).
Menurut Joewana dan Martono (2006) dibalik dampak negatifnya, penggunaan narkoba mampu untuk menimbulkan kesenangan dan juga perasaan –perasaan bahagia yang semu.
Jika tidak, seseorang tidak akan mengambil resiko yang begitu besar untuk kehilangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan lingkungan sosialnya.
Efek yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba adalah: hilangnya rasa kesepian, hilangnya perasaan – perasaan negatif, halusinasi, euforia berlebihan, mampu menggendalikan situasi, terbebas dari kejaran waktu, meningkatkan semangat dan rasa percaya diri.
Apabila narkoba dikonsumsi secara terus menerus dan berlebihan maka pemakai akan menjadi bergantung / adiksi pada zat tersebut.
Ketergantungan narkoba ini akan menimbulkan efek – efek negatif pada fisik dan juga psikologis jika pemakaiannya dihentikan, contohnya seperti: rasa nyeri pada badan, kejang – kejang, gelisah, sulit tidur, takut air, cemas, mudah tersinggung, melakukan kekerasan dan cenderung untuk bunuh diri Joewana & Martono (2006).
Efek yang paling berbahaya dalam penyalahgunaan narkoba adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh yang akan meningkatkan kemungkinan terjangkit virus HIV, hepatitis C bahkan sampai menyebabkan kematian (Anonymous, 2005).
Pada saat ini penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja Indonesia menunjukan peningkatan.
Berdasarkan survei nasional yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berkerja sama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia, pada tahun 2011 terdapat 2,2 persen atau sekitar 4 juta penduduk Indonesia yang menyalahgunakan narkoba.
Dari jumlah tersebut 22 persen atau sekitar 880 ribu orang merupakan remaja yang masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa(Anonymous, 2013).
Dari data survei penyalahgunaan narkoba yang dilakukan BNN dan Universitas Indonesia pada tahun 2011 menyebutkan bahwa lokasi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh dan Kalimantan tengah angkanya relatif stabil bahkan khusus untuk daerah DKI Jakarta cenderung mengalami peningkatan.
Responden yang mengikuti survei ini berimbang antara pria dengan wanita dengan kisaran umur antara 15 tahun sampai dengan 21 tahun yang masih berada dalam kelompok usia remaja.
Hasil dari survei ini juga menyebutkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan umur dari responden maka semakin tinggi juga penyalahgunaan terhadap narkoba.
Angka penyalahgunaan lebih tinggi di kota dibandingkan dengan kabupaten dan lebih tinggi juga pada sekolah / perguruan tinggi swasta dibandingkan dengan yang lainnya (Nugroho, 2012).
B.
Identifikasi masalahDari latar belakang yang ada, dapat diidentifikasi masalah yang terjadi sebagai berikut :1.
Jenis jenis narkoba2.
Pencegahannya C.
Pembatasan masalah Makalah ini hanya membahas tentang jenis jenis narkoba Dan cara pencegahannya.
D.
Rumusan masalahBerdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:1.
Apa saja jenis jenis narkoba yang di konsumsi masyarakat?2.
Bagaimana pencegahannya?E.
Tujuan masalah1.
Menjelaskan apa saja jenis jenis narkoba2.
Menjelaskan pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.
Related Results
Jenis Jenis Narkoba (Andriany Putri)
Jenis Jenis Narkoba (Andriany Putri)
BAB 1PENDAHULUANA.Latar BelakangNarkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya BNN (2006). Narkoba pada awalnya digunakan untuk keperluan medis, p...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Abstract. This study aims to determine the level of implicit association with the terms narkoba, NAPZA, pecandu, and penyalahguna in at-risk adolescent groups. The study employs a ...
MODEL BIMBINGAN KONSELING PADA KASUS NARKOBA
MODEL BIMBINGAN KONSELING PADA KASUS NARKOBA
Masalah penyalahgunaan narkoba telah menjadi isu global yang mendesak dalam masyarakat saat ini. Penggunaan narkoba berada di kalangan anak muda berusia 15-35 tahun dengan persenta...
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PECANDU NARKOBA REHABILITASI DI RSJ GRHASIA YOGYAKARTA
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PECANDU NARKOBA REHABILITASI DI RSJ GRHASIA YOGYAKARTA
ABSTRAKLatar belakang : Ketergantungan narkoba dapat direhabilitasi secara medis namun rehabilitasi tidak menjamin pecandu narkoba akan sembuh dari ketergantungannya. Tujuan Peneli...
Analisis Gaya Berkomunikasi Online Influencer Vania Winola Melalui Akun Tiktok @Vania
Analisis Gaya Berkomunikasi Online Influencer Vania Winola Melalui Akun Tiktok @Vania
Penelitian ini membahas tentang gaya komunikasi influencer @vania di media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Tiktok sebagai pemahaman lebih bai...
Mekanisme Rehabilitasi Narkoba di Berbagai Negara
Mekanisme Rehabilitasi Narkoba di Berbagai Negara
Masalah penyalahgunaan narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan. Hal ini dikarenakan pengguna narkoba tidak hanya berasal dari masyarakat kota melainkan masyarakat desa yang juga me...
Perasaan Bersalah (Guilty Feeling) Pada Mantan Penyalahguna Narkoba Di Pusat Rehabilitasi Narkoba YPRN Ar-Rahman
Perasaan Bersalah (Guilty Feeling) Pada Mantan Penyalahguna Narkoba Di Pusat Rehabilitasi Narkoba YPRN Ar-Rahman
Perasaan bersalah (Guilty Feeling) adalah emosi yang dialami seseorang ketika merasa telah melakukan tindakan yang salah atau melanggar norma atau nilai yang dipegang. Perasaan ber...

