Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN

View through CrossRef
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan”. Sebenarnya Narkoba adalah obat legal yang digunakan dalam dunia kedokteran, namun dewasa ini Narkoba banyak disalahgunakan. Bahkan di kalangan remaja tidak sedikit yang terjerumus dalam bahaya narkoba. Banyak dari mereka yang menggunakan Narkoba dengan alasan untuk Upaya pemberantasan Narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan Narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah pengaruh Narkoba pada remaja yaitu dari pendidikan, keluarga. Orangtua diharapkan mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba. Dan hingga kini narkoba pun telah merajalela di kalangan para remaja. Hal tersebut akan mengganggu prestasi belajar siswa yang mengkonsumsi Narkoba tersebut. Jika para remaja khususnya usia sekolah mengkonsumsi Narkoba tanpa henti (ketagihan) akan merusak beberapa jaringan di tubuh pecandu yang mengakibatkan tidak konsentrasi dalam pelajaran, selalu gelisah, tidak fokus pada pelajaran sehingga prestasi siswa pecandu akan menurun. Jika banyak remaja yang banyak mengkonsumsi narkoba dan banyak pula remaja yang sekolah akan kehilangan prestasi belajarnya. Kenakalan remaja adalah pelampiasan masalah yang dihadapi oleh kalangan remaja yang tindakannya menyimpang. Menurut ahli sosiologi Kartono, Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Sedangkan menurut Santrock “Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.” Dengan adanya kenakalan remaja maka akan berpengaruh terhadap keuangan pribadi seseorang. Kesuksesan financial seseorang ditentukan oleh perilaku keuangan inividu itu sendiri. Tentunya banyak faktor yang mempengaruhi perilaku manajemen keuangan. Dalam teori perilaku terencana berasumsi bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh sikap dan norma lain yang dipengaruhi oleh faktor eksternal, contohnya pengalaman, tingkat literasi dan pengetahuan seseorang. Perilaku manajemen keuangan adalah “kemampuan seseorang dalam mengatur (perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan) dana keuangan sehari-hari. Munculnya perilaku financial management, merupakan dampak dari besarnya hasrat seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sesuai dengan tingkat pendapatan yang diperoleh” (Al Kholilah & Iramani, 2013). Dalam program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini sasarannya adalah para santriwan santriwati di yayasan Alkamilah dengan memberikan pengetahuan mengenai bahaya narkoba. Lembaga pendidikan diharapkan juga mampu mendidik mereka untuk menjadi generasi bebas narkoba dan kenakalan remaja khususnya para santri. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi anggota Yayasan Alkamilah, Bojongsari, Depok, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) para dosen dan mahasiswa dari Universitas Pamulang mencoba membantu memberikan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan Yayasan Alkamilah untuk para anak didiknya. Diharapkan dengan pelatihan bahaya narkoba dan kenakalan remaja terhadap manajemen keuangan ini dapat membantu menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan wawasan para santri di yayasan tersebut. Kata kunci: Narkoba, Kenakalan Remaja, Manajemen Keuangan
Title: PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Description:
Menurut UU No.
22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan”.
Sebenarnya Narkoba adalah obat legal yang digunakan dalam dunia kedokteran, namun dewasa ini Narkoba banyak disalahgunakan.
Bahkan di kalangan remaja tidak sedikit yang terjerumus dalam bahaya narkoba.
Banyak dari mereka yang menggunakan Narkoba dengan alasan untuk Upaya pemberantasan Narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan Narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa.
Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah pengaruh Narkoba pada remaja yaitu dari pendidikan, keluarga.
Orangtua diharapkan mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba.
Dan hingga kini narkoba pun telah merajalela di kalangan para remaja.
Hal tersebut akan mengganggu prestasi belajar siswa yang mengkonsumsi Narkoba tersebut.
Jika para remaja khususnya usia sekolah mengkonsumsi Narkoba tanpa henti (ketagihan) akan merusak beberapa jaringan di tubuh pecandu yang mengakibatkan tidak konsentrasi dalam pelajaran, selalu gelisah, tidak fokus pada pelajaran sehingga prestasi siswa pecandu akan menurun.
Jika banyak remaja yang banyak mengkonsumsi narkoba dan banyak pula remaja yang sekolah akan kehilangan prestasi belajarnya.
Kenakalan remaja adalah pelampiasan masalah yang dihadapi oleh kalangan remaja yang tindakannya menyimpang.
Menurut ahli sosiologi Kartono, Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.
Akibatnya mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang.
Sedangkan menurut Santrock “Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.
” Dengan adanya kenakalan remaja maka akan berpengaruh terhadap keuangan pribadi seseorang.
Kesuksesan financial seseorang ditentukan oleh perilaku keuangan inividu itu sendiri.
Tentunya banyak faktor yang mempengaruhi perilaku manajemen keuangan.
Dalam teori perilaku terencana berasumsi bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh sikap dan norma lain yang dipengaruhi oleh faktor eksternal, contohnya pengalaman, tingkat literasi dan pengetahuan seseorang.
Perilaku manajemen keuangan adalah “kemampuan seseorang dalam mengatur (perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan) dana keuangan sehari-hari.
Munculnya perilaku financial management, merupakan dampak dari besarnya hasrat seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sesuai dengan tingkat pendapatan yang diperoleh” (Al Kholilah & Iramani, 2013).
Dalam program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini sasarannya adalah para santriwan santriwati di yayasan Alkamilah dengan memberikan pengetahuan mengenai bahaya narkoba.
Lembaga pendidikan diharapkan juga mampu mendidik mereka untuk menjadi generasi bebas narkoba dan kenakalan remaja khususnya para santri.
Berdasarkan permasalahan yang dihadapi anggota Yayasan Alkamilah, Bojongsari, Depok, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) para dosen dan mahasiswa dari Universitas Pamulang mencoba membantu memberikan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan Yayasan Alkamilah untuk para anak didiknya.
Diharapkan dengan pelatihan bahaya narkoba dan kenakalan remaja terhadap manajemen keuangan ini dapat membantu menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan wawasan para santri di yayasan tersebut.
Kata kunci: Narkoba, Kenakalan Remaja, Manajemen Keuangan.

Related Results

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANGANI MASALAH KENAKALAN REMAJA
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANGANI MASALAH KENAKALAN REMAJA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kenakalan remaja yang dilakukan oleh Siswa, mengetahui faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja pada Siswa dan m...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
makalah jenis jenis narkoba-vania
makalah jenis jenis narkoba-vania
BAB 1PENDAHULUANA.Latar BelakangNarkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya BNN (2006). Narkoba pada awalnya digunakan untuk keperluan medis, p...
Penyuluhan tentang Kenakalan Remaja
Penyuluhan tentang Kenakalan Remaja
Masa remaja merupakan masa dimana seorang manusia sedang berada dalam pencarian jati dirinya, ingin mengenal siapa dirinya sebenarnya. Seorang manusia dikatakann remaja, jika ia su...
KENAKALAN REMAJA SEKSUAL DI KOTA BANJARBARU
KENAKALAN REMAJA SEKSUAL DI KOTA BANJARBARU
Tidak kita sadari bahwa setiap anak yang ada disekitar kita memiliki sikap dan sifatnya masing-masing yang berbeda-beda. Jurnal atau artikel ini menulis tentang perilaku kenakalan ...
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Pengukuran Implicit Association terhadap Istilah yang Berkaitan dengan Narkoba pada Kelompok Remaja Beresiko
Abstract. This study aims to determine the level of implicit association with the terms narkoba, NAPZA, pecandu, and penyalahguna in at-risk adolescent groups. The study employs a ...
Sosialisasi Bahaya Narkoba Dan Strategi Penanggulangannya Di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima
Sosialisasi Bahaya Narkoba Dan Strategi Penanggulangannya Di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima
Pengabdian ini membahas mengenai upaya penanggulangan peredaran dan penyalahgunaan narkoba pada masyarakat Kabupaten Bima khusus nya masyarakat Kecamatan Wawo, maraknya penyalahgun...

Back to Top