Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Karang Taruna Dalam Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Untuk Mengelola Sampah Menjadi Rupiah
View through CrossRef
This research aims to describe: 1) the implementation of youth youth empowerment in an effort to raise community awareness in waste management, 2) the results of community empowerment through waste management, and 3) supporting and inhibiting factors for community empowerment through waste management in Jelutung Village. The research results reveal that 1) Community empowerment through waste management is carried out in three stages, namely the awareness stage, ability transformation stage, and intellectual ability enhancement stage. 2) The results of community empowerment through waste management in Jelutung Village can be seen in three aspects, namely education, health and economic aspects. 3) Factors that support community empowerment through waste management, namely community awareness of environmental cleanliness; and community motivation to gain knowledge, skills and additional family income. The factors that hinder the process of community empowerment through waste management are that only a few people are interested in becoming waste craftsmen; the realization of waste banks has not been maximized; people are starting to get bored of saving their waste in waste banks; and there are no partners to market recycled waste products. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) pelaksanaan pemberdayaan karang taruna dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, 2) hasil pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah, dan 3) faktor pendukung dan faktor penghambat pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di Desa Jelutung.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan kemampuan intelektual. 2) Hasil dari pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di Desa Jelutung dapat dilihat pada tiga aspek yaitu aspek pendidikan, kesehatan dan ekonomi. 3) Faktor yang mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yaitu kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan; dan motivasi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan tambahan pendapatan keluarga. Adapun faktor yang menghambat proses pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yaitu masyarakat yang tertarik menjadi pengrajin sampah hanya sedikit; belum maksimal terealisasinya bank sampah; masyarakat mulai bosan untuk menabungkan sampah ke bank sampah; dan belum ada mitra untuk memasarkan produk hasil daur ulang sampah.
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Title: Pemberdayaan Karang Taruna Dalam Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Untuk Mengelola Sampah Menjadi Rupiah
Description:
This research aims to describe: 1) the implementation of youth youth empowerment in an effort to raise community awareness in waste management, 2) the results of community empowerment through waste management, and 3) supporting and inhibiting factors for community empowerment through waste management in Jelutung Village.
The research results reveal that 1) Community empowerment through waste management is carried out in three stages, namely the awareness stage, ability transformation stage, and intellectual ability enhancement stage.
2) The results of community empowerment through waste management in Jelutung Village can be seen in three aspects, namely education, health and economic aspects.
3) Factors that support community empowerment through waste management, namely community awareness of environmental cleanliness; and community motivation to gain knowledge, skills and additional family income.
The factors that hinder the process of community empowerment through waste management are that only a few people are interested in becoming waste craftsmen; the realization of waste banks has not been maximized; people are starting to get bored of saving their waste in waste banks; and there are no partners to market recycled waste products.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) pelaksanaan pemberdayaan karang taruna dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, 2) hasil pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah, dan 3) faktor pendukung dan faktor penghambat pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di Desa Jelutung.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan kemampuan intelektual.
2) Hasil dari pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di Desa Jelutung dapat dilihat pada tiga aspek yaitu aspek pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
3) Faktor yang mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yaitu kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan; dan motivasi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan tambahan pendapatan keluarga.
Adapun faktor yang menghambat proses pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yaitu masyarakat yang tertarik menjadi pengrajin sampah hanya sedikit; belum maksimal terealisasinya bank sampah; masyarakat mulai bosan untuk menabungkan sampah ke bank sampah; dan belum ada mitra untuk memasarkan produk hasil daur ulang sampah.
Related Results
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak
Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
Branding Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) Kemantren Gondokusuman Melalui Teknologi Augmented Reality (AR)
Branding Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) Kemantren Gondokusuman Melalui Teknologi Augmented Reality (AR)
Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan Indonesia, yang bertujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para pemuda khususnya remaja dalam bidang keorganisasian, ekonomi...
Peningkatan Kesadaran Kepada Masyarakat Padukuhan Kretek, Kelurahan Jambidan, Kecamatan Baguntapan, Kabupaten Bantul Akan Pentingnya Pengelolaan Sampah Menjadi Hal Yang Berinovatif
Peningkatan Kesadaran Kepada Masyarakat Padukuhan Kretek, Kelurahan Jambidan, Kecamatan Baguntapan, Kabupaten Bantul Akan Pentingnya Pengelolaan Sampah Menjadi Hal Yang Berinovatif
Pengabdian masyarakat sebagai kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban dari Tri Darma perguruan tinggi dimana hal inilah yang menjadi pedoman dan menjadi dasar, Universitas Jana...
PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA CANGKUANG KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG
PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA CANGKUANG KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG
Abstrak
Peran karang taruna di desa/kelurahan sebagai wadah partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda di bidang kesejahteraan sosial hendaknya benar-benar di rasakan ma...
Peran Karang Taruna Dalam Pemberdayaan Pemuda Desa Pasirbungur
Peran Karang Taruna Dalam Pemberdayaan Pemuda Desa Pasirbungur
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Peran Karang Taruna Dalam Pemberdayaan Pemuda Desa Pasirbungur. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN ORGANISASI KEPEMUDAAN DESA GUNA MENDORONG PRODUKTIVITAS ORGANISASI KARANG TARUNA DI DESA BANDING ANYAR KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN ORGANISASI KEPEMUDAAN DESA GUNA MENDORONG PRODUKTIVITAS ORGANISASI KARANG TARUNA DI DESA BANDING ANYAR KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Sebagai salah satu organisasi yang berperan dalam pengembangan dan peningkatan kapasitas pemuda, Karang Taruna menjadi sebuah organisasi penting yang memiliki peranan krusial dalam...

