Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA CANGKUANG KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG

View through CrossRef
Abstrak Peran karang taruna di desa/kelurahan sebagai wadah partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda di bidang kesejahteraan sosial hendaknya benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai cara dan upaya perlu diakukan sehingga karang taruna sebagai organisasi kepemudaan di desa/kelurahan semakin mantap kedudukannya untuk ikut serta aktif dalam mengembangkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran karang taruna dalam pengembangan masyarakat di Desa Cangkuang Rancaekek. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara secara mendalam terhadap beberapa informan seperti Kepala Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Ketua Karang Taruna, dan 1 warga Desa Cangkuang. Hasil penelitian menunjukan bahwa  kegiatan yang sudah dilakukan oleh karang taruna dalam upaya mengembangkan masyarakat di Desa Cangkuang Rancaekek ini seperti Program Kelompok Wanita Tani dan Program Kerja Bakti pada awalnya dapat diimplementasikan dengan baik, namun saat ini terdapat beberapa kendala yang menghambat jalannya program-program tersebut, seperti sikap pasif atau kurangnya antusias anggota Karang Taruna dalam setiap pertemuan/kegiatan yang diadakan, banyaknya anggota yang keluar dari organisasi, orang tua yang kurang mendukung keikutsertaan anaknya dalam organisasi, serta penyebaran informasi yang kurang optimal. Abstract The role of youth organizations in the village/kelurahan as a forum for community participation, especially the younger generation in the field of social welfare, should really be felt by the community. Various ways and efforts need to be done so that Karang Taruna as a youth organization in the village/kelurahan is more stable in its position to actively participate in community development. This study aims to determine how the role of youth organizations in community development in Cangkuang Rancaekek Village. This type of research uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used in this study was an in-depth interview technique with several informants such as the Village Head represented by the Village Secretary, the Head of the Youth Organization, and 1 Cangkuang Village resident. The results showed that the activities that had been carried out by the youth organizations in an effort to develop the community in Cangkuang Rancaekek Village such as the Women Farmers Group Program and the Community Service Program were initially well implemented, but currently there are several obstacles that hinder the running of these programs, such as the passive attitude or lack of enthusiasm of Karang Taruna members in every meeting/activity held, the number of members leaving the organization, parents who do not support their children's participation in the organization, and the dissemination of information that is less than optimal.
Title: PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA CANGKUANG KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG
Description:
Abstrak Peran karang taruna di desa/kelurahan sebagai wadah partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda di bidang kesejahteraan sosial hendaknya benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Berbagai cara dan upaya perlu diakukan sehingga karang taruna sebagai organisasi kepemudaan di desa/kelurahan semakin mantap kedudukannya untuk ikut serta aktif dalam mengembangkan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran karang taruna dalam pengembangan masyarakat di Desa Cangkuang Rancaekek.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara secara mendalam terhadap beberapa informan seperti Kepala Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Ketua Karang Taruna, dan 1 warga Desa Cangkuang.
Hasil penelitian menunjukan bahwa  kegiatan yang sudah dilakukan oleh karang taruna dalam upaya mengembangkan masyarakat di Desa Cangkuang Rancaekek ini seperti Program Kelompok Wanita Tani dan Program Kerja Bakti pada awalnya dapat diimplementasikan dengan baik, namun saat ini terdapat beberapa kendala yang menghambat jalannya program-program tersebut, seperti sikap pasif atau kurangnya antusias anggota Karang Taruna dalam setiap pertemuan/kegiatan yang diadakan, banyaknya anggota yang keluar dari organisasi, orang tua yang kurang mendukung keikutsertaan anaknya dalam organisasi, serta penyebaran informasi yang kurang optimal.
Abstract The role of youth organizations in the village/kelurahan as a forum for community participation, especially the younger generation in the field of social welfare, should really be felt by the community.
Various ways and efforts need to be done so that Karang Taruna as a youth organization in the village/kelurahan is more stable in its position to actively participate in community development.
This study aims to determine how the role of youth organizations in community development in Cangkuang Rancaekek Village.
This type of research uses a qualitative descriptive approach.
The data collection technique used in this study was an in-depth interview technique with several informants such as the Village Head represented by the Village Secretary, the Head of the Youth Organization, and 1 Cangkuang Village resident.
The results showed that the activities that had been carried out by the youth organizations in an effort to develop the community in Cangkuang Rancaekek Village such as the Women Farmers Group Program and the Community Service Program were initially well implemented, but currently there are several obstacles that hinder the running of these programs, such as the passive attitude or lack of enthusiasm of Karang Taruna members in every meeting/activity held, the number of members leaving the organization, parents who do not support their children's participation in the organization, and the dissemination of information that is less than optimal.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
laporan raker karang taruna alief oktafiadi
laporan raker karang taruna alief oktafiadi
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
Peranan Karang Taruna dalam Pengembangan Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Nagari Koto Laweh
Peranan Karang Taruna dalam Pengembangan Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Nagari Koto Laweh
Studi ini menyelidiki peran karang taruna dalam perkembangan Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Nagari Koto Laweh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan ...
laporan lilis hasriyani
laporan lilis hasriyani
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
laporan raker sri mega
laporan raker sri mega
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...

Back to Top