Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH KEKUATAN IMPAK POLIESTER BERPENGUAT SERAT BAMBU HAUR DAN FIBERGLASS PADA APLIKASI BUMPER MOBIL
View through CrossRef
Abstrak.
Proses pengembangan material komposit sangat meningkat, kebutuhan material komposit yang berkualitas dan perkembangan teknologi pembuatan komposit yang semakin merajai dalam industri permesinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan komposit berpenguat serat bambu haur dan serat glass sebagai alternatif bahan baku otomotif pengganti plastik. Pembuatan spesimen komposit dengan masing-masing penguat dengan fraksi volume 2%, 2.5%, dan 3%.
Bahan polimer yang digunakan yaitu poliester BQTN 157-EX Yukalac sebagai matriksnya. Dengan serat bambu haur dan fiberglass sebagai penguat. Pembuatan spesimen dengan menggunakan metode hand lay up. Pengujian yang dilakukan yaitu uji impak spesimen komposit. Uji Impak dilakukan menggunakan standar ASTM D 5896.
Berdasar hasil pengujian diperoleh kesimpulan pengaruh fraksi volume serat terhadap karakteristik sampel komposit untuk uji impak Komposit berpenguat serbuk bambu haur dan fiberglass pada fraksi volume berat 2,5% memiliki karakteristik paling mendekati ideal yakni memiliki kekuatan impak rata-rata sebesar 0,8412 J/mm2, dan dengan kekuatan impak rata-rata sebesar 0,3180 J/mm2 pada fraksi volume berat 2,5%. Setara dengan bahan baku otomotif yaitu untuk mengembangkan bahan alternatif plastik polyoxymethylene.
Kata Kunci : Komposit, bambu haur, hand lay up, ASTM , polyoxymethylene
Title: PENGARUH KEKUATAN IMPAK POLIESTER BERPENGUAT SERAT BAMBU HAUR DAN FIBERGLASS PADA APLIKASI BUMPER MOBIL
Description:
Abstrak.
Proses pengembangan material komposit sangat meningkat, kebutuhan material komposit yang berkualitas dan perkembangan teknologi pembuatan komposit yang semakin merajai dalam industri permesinan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan komposit berpenguat serat bambu haur dan serat glass sebagai alternatif bahan baku otomotif pengganti plastik.
Pembuatan spesimen komposit dengan masing-masing penguat dengan fraksi volume 2%, 2.
5%, dan 3%.
Bahan polimer yang digunakan yaitu poliester BQTN 157-EX Yukalac sebagai matriksnya.
Dengan serat bambu haur dan fiberglass sebagai penguat.
Pembuatan spesimen dengan menggunakan metode hand lay up.
Pengujian yang dilakukan yaitu uji impak spesimen komposit.
Uji Impak dilakukan menggunakan standar ASTM D 5896.
Berdasar hasil pengujian diperoleh kesimpulan pengaruh fraksi volume serat terhadap karakteristik sampel komposit untuk uji impak Komposit berpenguat serbuk bambu haur dan fiberglass pada fraksi volume berat 2,5% memiliki karakteristik paling mendekati ideal yakni memiliki kekuatan impak rata-rata sebesar 0,8412 J/mm2, dan dengan kekuatan impak rata-rata sebesar 0,3180 J/mm2 pada fraksi volume berat 2,5%.
Setara dengan bahan baku otomotif yaitu untuk mengembangkan bahan alternatif plastik polyoxymethylene.
Kata Kunci : Komposit, bambu haur, hand lay up, ASTM , polyoxymethylene.
Related Results
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Komposit didesain untuk menjadi material alternatif pengganti logam. Unsur utama dari komposit adalah serat dan matriks, serat adalah sumber dari kekuatan dan kekakuan pada komposi...
Penggunaan Serat Carbon Untuk Pembuatan Helm
Penggunaan Serat Carbon Untuk Pembuatan Helm
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arah serat dan fraksi volume serat terhadap kekuatan impak komposit berbasis serat karbon untuk aplikasi helm. Spesimen dibuat me...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI PERBANDINGAN SIFAT MEKANIK SERAT BAMBU
STUDI PERBANDINGAN SIFAT MEKANIK SERAT BAMBU
Natural fibers have application in almost every item used in our daily routine and been contributing explicitly to the economic prosperity and sustainability in our lives. Among th...
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...

