Javascript must be enabled to continue!
Penggunaan Serat Carbon Untuk Pembuatan Helm
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arah serat dan fraksi volume serat terhadap kekuatan impak komposit berbasis serat karbon untuk aplikasi helm. Spesimen dibuat menggunakan metode vacuum infusion dengan kombinasi serat karbon dan resin epoxy infusion. Pengujian impak dilakukan menggunakan metode Charpy dengan variasi arah serat (0°, 30°, 60°, dan 90°) serta dua tingkat fraksi volume serat (31% dan 46%). Hasil menunjukkan bahwa arah serat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kekuatan impak. Spesimen dengan arah serat 0°, yaitu sejajar dengan arah beban tumbukan, menghasilkan kekuatan impak tertinggi. Semakin besar penyimpangan sudut dari 0°, kekuatan impaknya menurun secara signifikan. Peningkatan fraksi volume dari 31% menjadi 46% juga meningkatkan kekuatan impak, namun pengaruhnya tidak sebesar arah serat. Nilai kekuatan impak tertinggi sebesar 0,2459 J/mm² diperoleh pada spesimen dengan fraksi volume 46% dan arah serat 0°, jauh melebihi standar minimum helm SNI sebesar 0,00972 J/mm². Temuan ini menunjukkan bahwa penyusunan serat sejajar dengan arah beban serta peningkatan fraksi volume serat merupakan faktor penting dalam menghasilkan helm komposit yang kuat, ringan, dan memenuhi standar keselamatan.
Indonesian Journal Publisher
Title: Penggunaan Serat Carbon Untuk Pembuatan Helm
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arah serat dan fraksi volume serat terhadap kekuatan impak komposit berbasis serat karbon untuk aplikasi helm.
Spesimen dibuat menggunakan metode vacuum infusion dengan kombinasi serat karbon dan resin epoxy infusion.
Pengujian impak dilakukan menggunakan metode Charpy dengan variasi arah serat (0°, 30°, 60°, dan 90°) serta dua tingkat fraksi volume serat (31% dan 46%).
Hasil menunjukkan bahwa arah serat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kekuatan impak.
Spesimen dengan arah serat 0°, yaitu sejajar dengan arah beban tumbukan, menghasilkan kekuatan impak tertinggi.
Semakin besar penyimpangan sudut dari 0°, kekuatan impaknya menurun secara signifikan.
Peningkatan fraksi volume dari 31% menjadi 46% juga meningkatkan kekuatan impak, namun pengaruhnya tidak sebesar arah serat.
Nilai kekuatan impak tertinggi sebesar 0,2459 J/mm² diperoleh pada spesimen dengan fraksi volume 46% dan arah serat 0°, jauh melebihi standar minimum helm SNI sebesar 0,00972 J/mm².
Temuan ini menunjukkan bahwa penyusunan serat sejajar dengan arah beban serta peningkatan fraksi volume serat merupakan faktor penting dalam menghasilkan helm komposit yang kuat, ringan, dan memenuhi standar keselamatan.
Related Results
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
Dalam proses perawatan prasarana perkeretaapian, dibutuhkan alat transportasi yang mampu mempercepat proses perawatan, efisiensi waktu, dan proses yang mudah dalam pengoperasian. L...
Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor
Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor
Serat bahan alam dapat dijadikan pengganti material komposit yang ramah lingkungan. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu serat alam hasil pengolahan industr...
Review: Pembuatan Serat Rayon
Review: Pembuatan Serat Rayon
Serat sintetis dari minyak bumi memiliki posisi penting dalam produk tekstil. Lebih dari 50% produksi serat dunia didominasi oleh serat sintetik. Meskipun serat sintetik lebih mura...
Anoman Angrĕrĕpi Munggeng Nagasĕkar: dari Rubrikasi Hingga Hubungan Intertekstual Sĕrat Rama Jayakusuman dengan Sĕrat Rama Yasadipuran
Anoman Angrĕrĕpi Munggeng Nagasĕkar: dari Rubrikasi Hingga Hubungan Intertekstual Sĕrat Rama Jayakusuman dengan Sĕrat Rama Yasadipuran
This research discusses the rubrication of "Anoman Angrĕrĕpi munggeng Nagasekar" in the manuscript of Sĕrat Rama (Jayakusuman) in the collection of the Sonobudoyo Yogyakarta Museum...
Pengaruh Arah Serat Terhadap Kekuatan Lentur Komposit Hybrid Serat Daun Nanas dan Lidah Mertua
Pengaruh Arah Serat Terhadap Kekuatan Lentur Komposit Hybrid Serat Daun Nanas dan Lidah Mertua
Material komposit berpenguat serat alam merupakan alternatif ramah lingkungan dalam pengembangan material struktur ringan. Serat alam daun nanas (PALF) dan serat lidah mertua (Sans...

