Javascript must be enabled to continue!
STUDI PERBANDINGAN SIFAT MEKANIK SERAT BAMBU
View through CrossRef
Natural fibers have application in almost every item used in our daily routine and been contributing explicitly to the economic prosperity and sustainability in our lives. Among the natural fiber plants, bamboo is the most popular, because of its versatile applications and significant contribution to the environment. Bamboo fibers have been used in various application such as decoration, weaving, paper makin, textile, and high-performance composites for the past many years. They have several advantages such as superior tensile strength, low density, and high flexibility under flexible and compressive loads. In order to meet the requirements of each bamboo application, there is a need to study the mechanical properties of bamboo fibers. This study reviews mechanical properties of bamboo fibers for various species, extraction methods, plant age, sizes, and moisture contents. Keywords: bamboo fiber; bamboo extraction method; mechanical properties; mechanical testing; tensile strength AbstrakIndonesia kaya akan tanaman yang dapat diambil seratnya untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat. Di antara tanaman penghasil serat alami, bambu adalah yang paling populer, karena memiliki aplikasi yang serba guna, mudah tumbuh, tidak memerlukan perawatan dan dapat mengurangi pencemaran udara. Serat bambu telah digunakan dalam berbagai aplikasi seperti dekorasi, perabot, tekstil, kertas dan komposit. Beberapa keunggulan serat bambu adalah memiliki kekuatan tarik yang besar, densitas yang rendah dan fleksibilitas yang tinggi. Dalam rangka memenuhi persyaratan masing-masing aplikasi dari serat bambu, diperlukan studi mengenai sifat mekanik serat bambu. Penelitian ini membandingkan beberapa penelitian yang sudah dilakukan mengenai sifat mekanik serat bambu berdasarkan spesies, metode pengolahan dari batang bambu menjadi serat, umur tanaman, ukuran serat dan kadar kelembaban. Serat bambu yang dihasilkan dapat memiliki sifat mekanik yang optimal jika bambu yang dipilih adalah dari spesies tertentu, memiliki kadar kelembaban yang rendah dan menggunakan metode ekstraksi yang tepat.
Universitas Tarumanagara
Title: STUDI PERBANDINGAN SIFAT MEKANIK SERAT BAMBU
Description:
Natural fibers have application in almost every item used in our daily routine and been contributing explicitly to the economic prosperity and sustainability in our lives.
Among the natural fiber plants, bamboo is the most popular, because of its versatile applications and significant contribution to the environment.
Bamboo fibers have been used in various application such as decoration, weaving, paper makin, textile, and high-performance composites for the past many years.
They have several advantages such as superior tensile strength, low density, and high flexibility under flexible and compressive loads.
In order to meet the requirements of each bamboo application, there is a need to study the mechanical properties of bamboo fibers.
This study reviews mechanical properties of bamboo fibers for various species, extraction methods, plant age, sizes, and moisture contents.
Keywords: bamboo fiber; bamboo extraction method; mechanical properties; mechanical testing; tensile strength AbstrakIndonesia kaya akan tanaman yang dapat diambil seratnya untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat.
Di antara tanaman penghasil serat alami, bambu adalah yang paling populer, karena memiliki aplikasi yang serba guna, mudah tumbuh, tidak memerlukan perawatan dan dapat mengurangi pencemaran udara.
Serat bambu telah digunakan dalam berbagai aplikasi seperti dekorasi, perabot, tekstil, kertas dan komposit.
Beberapa keunggulan serat bambu adalah memiliki kekuatan tarik yang besar, densitas yang rendah dan fleksibilitas yang tinggi.
Dalam rangka memenuhi persyaratan masing-masing aplikasi dari serat bambu, diperlukan studi mengenai sifat mekanik serat bambu.
Penelitian ini membandingkan beberapa penelitian yang sudah dilakukan mengenai sifat mekanik serat bambu berdasarkan spesies, metode pengolahan dari batang bambu menjadi serat, umur tanaman, ukuran serat dan kadar kelembaban.
Serat bambu yang dihasilkan dapat memiliki sifat mekanik yang optimal jika bambu yang dipilih adalah dari spesies tertentu, memiliki kadar kelembaban yang rendah dan menggunakan metode ekstraksi yang tepat.
Related Results
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
Serat Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Teralkalisasi sebagai Penguat Komposit Polimer
Serat Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Teralkalisasi sebagai Penguat Komposit Polimer
The alkalized of petung bamboo fiber (Dendrocalamus asper) as reinforcement of polymer compositeAbstractPetung bamboo (Dendrocalamus asper) has good fiber characteristic and it has...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...
Penggunaan Serat Bambu sebagai Bahan Tambah Pada Beton
Penggunaan Serat Bambu sebagai Bahan Tambah Pada Beton
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bambu terhadap beton normal. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif dengan eksperimen ten...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
SIFAT KOMPOSIT EPOKSI BERPENGUAT SERAT BAMBU PADA AKIBAT PENYERAPAN AIR
SIFAT KOMPOSIT EPOKSI BERPENGUAT SERAT BAMBU PADA AKIBAT PENYERAPAN AIR
Serat bambu memiliki potensi sebagai serat penguat pengganti serat gelas dalam pembuatan komposit polimer, karena sifatnya yang terbaharui dan ramah lingkungan. Namun, karena serat...

