Javascript must be enabled to continue!
Analisis Artikulasi Tektonika Pada Fasilitas Penyembuhan bagi Anak Penyandang Disabilitas
View through CrossRef
Disabilitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki keterbatasan, baik secara fisik, mental, intelektual, atau sensorik. Kondisi ini dapat dialami semua kelompok usia, termasuk anak-anak. Anak-anak dengan disabilitas mengalami kesulitan dan hambatan sehari-hari. Fasilitas healing sendiri berperan penting dalam meningkatkan kondisi psikologis anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Perancangan fasilitas healing yang efektif memerlukan teknik tertentu hingga bangunan dapat memberikan dampak emosional bagi anak-anak tersebut. Pemahaman ini sesuai dengan tektonika menurut Eduard Sekler, yaitu struktur dan konstruksi yang membangkitkan emosi pengunjungnya. Penelitian membahas dua studi kasus yang dianalisis sesuai parameter tektonika Eduard Sekler. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur dan data dianalisis secara kualitatif dan interpretatif. Hasil interpretasi menunjukkan adanya pengaruh yang diberikan oleh struktur dan konstruksi terhadap emosi yang muncul pada diri anak-anak di kedua bangunan. Meski begitu, struktur yang sama dapat menghasilkan emosi yang berbeda dengan metode konstruksi yang berbeda. Peneliti menyimpulkan bahwa metode konstruksi lebih berperan dalam membangkitkan emosi tertentu.Keywords: disabilitas, healing, konstruksi, struktur, tektonika
Petra Christian University
Title: Analisis Artikulasi Tektonika Pada Fasilitas Penyembuhan bagi Anak Penyandang Disabilitas
Description:
Disabilitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki keterbatasan, baik secara fisik, mental, intelektual, atau sensorik.
Kondisi ini dapat dialami semua kelompok usia, termasuk anak-anak.
Anak-anak dengan disabilitas mengalami kesulitan dan hambatan sehari-hari.
Fasilitas healing sendiri berperan penting dalam meningkatkan kondisi psikologis anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Perancangan fasilitas healing yang efektif memerlukan teknik tertentu hingga bangunan dapat memberikan dampak emosional bagi anak-anak tersebut.
Pemahaman ini sesuai dengan tektonika menurut Eduard Sekler, yaitu struktur dan konstruksi yang membangkitkan emosi pengunjungnya.
Penelitian membahas dua studi kasus yang dianalisis sesuai parameter tektonika Eduard Sekler.
Penelitian dilakukan melalui kajian literatur dan data dianalisis secara kualitatif dan interpretatif.
Hasil interpretasi menunjukkan adanya pengaruh yang diberikan oleh struktur dan konstruksi terhadap emosi yang muncul pada diri anak-anak di kedua bangunan.
Meski begitu, struktur yang sama dapat menghasilkan emosi yang berbeda dengan metode konstruksi yang berbeda.
Peneliti menyimpulkan bahwa metode konstruksi lebih berperan dalam membangkitkan emosi tertentu.
Keywords: disabilitas, healing, konstruksi, struktur, tektonika .
Related Results
ANALISIS HUKUM ISLAM DAN UU NO. 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP PERSOALAN PEMENUHAN HAK ANAK PENYANDANG DISABILITAS
ANALISIS HUKUM ISLAM DAN UU NO. 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP PERSOALAN PEMENUHAN HAK ANAK PENYANDANG DISABILITAS
Hak anak adalah hak dasar yang wajib diberikan dan didapatkan oleh anak meliputi anak usia dini dan juga remaja. Hak anak ini berlaku baik bagi anak penyandang disabilitas maupun a...
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk stigma dan diskriminasi sehingga belum dapat berkontribusi aktif secara optimal dalam pembangunan....
Naskah Kebijakan Pemenuhan Hak Atas Keadilan, Partisipasi Politik, dan Hak Sipil Lainnya: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pemenuhan Hak Atas Keadilan, Partisipasi Politik, dan Hak Sipil Lainnya: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Pasca Indonesia meratifikasi Convention on the Rights for Person with Disabilities (CRPD) melalui UU Nomor 19 Tahun 2011 ( UU 19/2011), dan disahkannya UU nomor 8 Tahun 2016 tentan...
IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS
IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS
<p class="AbstractText"><em>People with disabilities</em><em> </em><em>in their lives still experience various</em><em> </em>&...
Naskah Kebijakan Peningkatan Hak Akses Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Peningkatan Hak Akses Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat (2) menegaskan bahwa tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Warga negara, tidak terkecuali peny...
PENERAPAN PRINSIP DESAIN RICHARD MEIER PADA PEKANBARU DEVELOPMENTAL CHILDREN OF DISABILITY
PENERAPAN PRINSIP DESAIN RICHARD MEIER PADA PEKANBARU DEVELOPMENTAL CHILDREN OF DISABILITY
ABSTRAKPekanbaru sebagai Ibu Kota dari Provinsi Riau belum adanya fasilitas yang mampu memberikan pelayan secara lengkap terhadap anak penyandang disabilitas berupa pendidikan non ...
PENDIDIKAN ISLAMI TANPA DISKRIMINASI DAN OPSI SLB SERTA PENDIDIKAN INTEGRASI DAN INKLUSI
PENDIDIKAN ISLAMI TANPA DISKRIMINASI DAN OPSI SLB SERTA PENDIDIKAN INTEGRASI DAN INKLUSI
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran supaya peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk mempunyai...
Naskah Kebijakan Pendanaan Riset Disabilitas sebagai Bagian dari Prioritas Nasional: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pendanaan Riset Disabilitas sebagai Bagian dari Prioritas Nasional: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Indonesia adalah salah satu negara yang turut menyepakati rencana aksi global atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesen...

