Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pencegahan dan Penanganan Eksploitasi Seksual Anak di Dunia Maya

View through CrossRef
Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan anak-anak, termasuk bahaya eksploitasi dan pelecehan seksual online (ESKA). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perlindungan hukum terhadap anak-anak yang menjadi korban eksploitasi seksual daring di Indonesia, serta masalah dan upaya yang dilakukan untuk mencegahnya. Analisis kasus dan perspektif undang-undang adalah teknik penelitian hukum normatif yang digunakan dalam penelitian ini.  Didasarkan pada prinsip perlindungan anak, kepentingan terbaik anak, non-diskriminasi, kepastian hukum, dan keadilan restoratif, anak dapat dilindungi dari eksploitasi seksual online.  Kerangka hukum yang digunakan termasuk Pasal 28B ayat (2) dan Pasal 28C ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945, UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan amandemennya melalui UU No. 19 Tahun 2016, dan UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kesusilaan (UU TPKS). Perjanjian internasional seperti Konvensi Hak Anak tahun 1989 juga menjadi rujukan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terlepas dari peraturan preskriptif yang tepat, penegakan hukum masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan keterampilan aparat penegak hukum, rendahnya tingkat literasi digital di masyarakat dan kompleksitas yang terkait dengan yurisdiksi lintas batas.  Langkah-langkah pencegahan termasuk mengajarkan literasi digital, memperkuat hukum, membangun saluran pelaporan yang aman, dan kolaborasi internasional yang efektif.  Penelitian ini menyerukan perubahan legislatif yang sejalan dengan kemajuan teknologi dan berfokus pada perlindungan anak yang optimal.
Title: Strategi Pencegahan dan Penanganan Eksploitasi Seksual Anak di Dunia Maya
Description:
Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan anak-anak, termasuk bahaya eksploitasi dan pelecehan seksual online (ESKA).
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perlindungan hukum terhadap anak-anak yang menjadi korban eksploitasi seksual daring di Indonesia, serta masalah dan upaya yang dilakukan untuk mencegahnya.
Analisis kasus dan perspektif undang-undang adalah teknik penelitian hukum normatif yang digunakan dalam penelitian ini.
  Didasarkan pada prinsip perlindungan anak, kepentingan terbaik anak, non-diskriminasi, kepastian hukum, dan keadilan restoratif, anak dapat dilindungi dari eksploitasi seksual online.
  Kerangka hukum yang digunakan termasuk Pasal 28B ayat (2) dan Pasal 28C ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945, UU No.
35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU No.
11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan amandemennya melalui UU No.
19 Tahun 2016, dan UU No.
12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kesusilaan (UU TPKS).
Perjanjian internasional seperti Konvensi Hak Anak tahun 1989 juga menjadi rujukan penting.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terlepas dari peraturan preskriptif yang tepat, penegakan hukum masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan keterampilan aparat penegak hukum, rendahnya tingkat literasi digital di masyarakat dan kompleksitas yang terkait dengan yurisdiksi lintas batas.
  Langkah-langkah pencegahan termasuk mengajarkan literasi digital, memperkuat hukum, membangun saluran pelaporan yang aman, dan kolaborasi internasional yang efektif.
  Penelitian ini menyerukan perubahan legislatif yang sejalan dengan kemajuan teknologi dan berfokus pada perlindungan anak yang optimal.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
Background: Inappropriate sexual behavior with negative attitudes and low knowledge can reduce the quality of life of adolescents. Risky sexual behavior increases the spread of sex...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Putusan Hakim No: 1321/PID.SUS/2021/PN.Medan dalam Tindak Pidana Ekspliotasi Seksual Terhadap Anak
Analisis Putusan Hakim No: 1321/PID.SUS/2021/PN.Medan dalam Tindak Pidana Ekspliotasi Seksual Terhadap Anak
Eksploitasi anak adalah tingkah laku yang diperbuat secara sewenang-sewenangnya terhadap seseorang yang belum dewasa dengan tujuan keuntungan pribadi tanpa memikirkan psikis anak d...

Back to Top