Javascript must be enabled to continue!
Teknologi RNAi dan Transgenesis terhadap Pengembangan Induk dan Benih Unggul Udang Windu (Penaeus monodon)
View through CrossRef
Udang windu (Penaeus monodon) adalah spesies asli Indonesia dan komoditas perikanan utama yang berkontribusi pada devisa negara. Udang windu memiliki potensi besar di Indonesia karena kondisi geografis yang mendukung, permintaan pasar tinggi, dan dukungan pemerintah. Produksi berkelanjutan udang windu membutuhkan benih dan induk berkualitas, baik SPF maupun SPR melalui domestikasi, pemuliaan, dan budi daya. Namun, tantangan seperti penyakit, kualitas benih, dan perubahan lingkungan perlu diatasi.
Orasi ini menyajikan riset dan inovasi teknologi, termasuk RNAi dan transgenesis yang diperlukan untuk mengoptimalkan pengembangan udang windu, khususnya dalam dukungan kegiatan domestikasi, pemuliaan, dan budi dayanya. Aplikasi teknologi RNAi dan transgenesis telah menunjukkan potensi besar dalam mendukung domestikasi dan pemuliaan udang windu. Teknologi RNAi berbasis dsRNA-VP dapat meningkatkan resistansi terhadap infeksi virus seperti WSSV dengan menargetkan gen virulensi. Teknologi transgenesis memungkinkan peningkatan ketahanan tubuh udang melalui transfer gen antivirus, menghasilkan induk dan benih unggul. Namun, tantangan seperti metode transfer yang efisien, pemilihan gen yang tepat, serta isu etika, dan regulasi masih perlu diatasi untuk penerapan yang lebih luas dalam budi daya udang windu.
Riset dan inovasi teknologi RNAi dan transgenesis untuk udang windu memerlukan pendekatan komprehensif, didukung kebijakan yang kuat. Riset ke depan harus difokuskan pada pengembangan vaksin dsRNA dan over-ekspresi gen anivirus untuk mendukung domestikasi, dan pemuliaan udang windu serta aplikasi bioteknologi modern lainnya, seperti iptek berbasis -omik dan gene/genome editing. Kebijakan mendukung domestikasi dan pemuliaan secara berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kualitas benih dan induk. Perlu regulasi ketat untuk memastikan keamanan pangan dan lingkungan, serta dukungan litbangjirap untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan industri budi daya udang windu
Title: Teknologi RNAi dan Transgenesis terhadap Pengembangan Induk dan Benih Unggul Udang Windu (Penaeus monodon)
Description:
Udang windu (Penaeus monodon) adalah spesies asli Indonesia dan komoditas perikanan utama yang berkontribusi pada devisa negara.
Udang windu memiliki potensi besar di Indonesia karena kondisi geografis yang mendukung, permintaan pasar tinggi, dan dukungan pemerintah.
Produksi berkelanjutan udang windu membutuhkan benih dan induk berkualitas, baik SPF maupun SPR melalui domestikasi, pemuliaan, dan budi daya.
Namun, tantangan seperti penyakit, kualitas benih, dan perubahan lingkungan perlu diatasi.
Orasi ini menyajikan riset dan inovasi teknologi, termasuk RNAi dan transgenesis yang diperlukan untuk mengoptimalkan pengembangan udang windu, khususnya dalam dukungan kegiatan domestikasi, pemuliaan, dan budi dayanya.
Aplikasi teknologi RNAi dan transgenesis telah menunjukkan potensi besar dalam mendukung domestikasi dan pemuliaan udang windu.
Teknologi RNAi berbasis dsRNA-VP dapat meningkatkan resistansi terhadap infeksi virus seperti WSSV dengan menargetkan gen virulensi.
Teknologi transgenesis memungkinkan peningkatan ketahanan tubuh udang melalui transfer gen antivirus, menghasilkan induk dan benih unggul.
Namun, tantangan seperti metode transfer yang efisien, pemilihan gen yang tepat, serta isu etika, dan regulasi masih perlu diatasi untuk penerapan yang lebih luas dalam budi daya udang windu.
Riset dan inovasi teknologi RNAi dan transgenesis untuk udang windu memerlukan pendekatan komprehensif, didukung kebijakan yang kuat.
Riset ke depan harus difokuskan pada pengembangan vaksin dsRNA dan over-ekspresi gen anivirus untuk mendukung domestikasi, dan pemuliaan udang windu serta aplikasi bioteknologi modern lainnya, seperti iptek berbasis -omik dan gene/genome editing.
Kebijakan mendukung domestikasi dan pemuliaan secara berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kualitas benih dan induk.
Perlu regulasi ketat untuk memastikan keamanan pangan dan lingkungan, serta dukungan litbangjirap untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan industri budi daya udang windu.
Related Results
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Salah satu tahapan pengolahan udang adalah pemotongan kepala (deheading) yang berfungsi menghilangkan bagian cephalothorax. Cara potong kepala akan mempengaruhi rendemen udang he...
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Udang windu merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena rasa udang windu yang enak dan gurih serta kandungan gizinya sangat tinggi. Kendala ...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
Sebagai wilayah kepulauan, Kota Batam dikelilingi lautan yang terdapat pulau-pulau kecil atau disebut sebagai kawasan hinterlands. Sejauh ini belum diketahui ragam jenis udang yang...
Identifikasi kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) pada perairan pesisir Kabupaten Aceh Jaya
Identifikasi kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) pada perairan pesisir Kabupaten Aceh Jaya
Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) dan kondisi lingkungan perairannya ditinjau dari aspek fisika kimia perairan p...
e0157 RNA interference targeting ACE and AT1R gene reduced blood pressure and improved myocardial remodelling in SHR
e0157 RNA interference targeting ACE and AT1R gene reduced blood pressure and improved myocardial remodelling in SHR
Introduction
Angiotensin-converting enzyme (ACE) and angiotensin II (Ang II) Type 1 receptor (ATlR) have been shown to play an important role in the pathogenesis ...
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo
Potensi sektor perikanan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menunjukkan angka yang sangat besar, dengan andalan utama adalah udang. Produksi budidaya udang sebagian besar diperole...
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji viabilitas dan vigor benih manggis dari sumber benih yang berbeda terhadap berbagai media kecambah dan membandingkan viabilitas benih.Peneli...

