Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)

View through CrossRef
Udang windu merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena rasa udang windu yang enak dan gurih serta kandungan gizinya sangat tinggi. Kendala yang sering dihadapi dalam budidaya yaiutu lambatnya pertumbuhan dan rendahnya kelangsungan hidup benur udang windu (Penaeus monodon), maka penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan astaxanthin dalam pakan komersil terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benur udang windu (Penaeus monodon) dan Menentukan dosis terbaik astaxanthin yang di tambahkan dalam pakan komersil yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang windu (Penaeus monodon). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 tiga ulangan. Adapun perlakuan yang akan dilakukan adalah:  kontrol, PA1 (150 g/ 1/2 kg pakan), PA2 (250 g/ 1/2 kg pakan) dan PA3 (500 g/ 1/2 kg pakan). Parameter yang diamati: Pertumbuhan Panjang Mutlak, Pertumbuhan Bobot Mutlak, Laju Harian Pertumbuhan, Survial rate (SR), Efisiensi Pakan dan Rasio Konversi Pakan. Hasil penelitian ini, pengaruh terbaik Astaxanthin pada pakan komersil bagi pertumbuhan udang windu yaitu pada perlakuan PA2 (penambahan astaxanthin dengan dosis 250 g). Kata Kunci: astaxanthin, pertumbuhan, sintasan, udang windu
Title: PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Description:
Udang windu merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena rasa udang windu yang enak dan gurih serta kandungan gizinya sangat tinggi.
Kendala yang sering dihadapi dalam budidaya yaiutu lambatnya pertumbuhan dan rendahnya kelangsungan hidup benur udang windu (Penaeus monodon), maka penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan astaxanthin dalam pakan komersil terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benur udang windu (Penaeus monodon) dan Menentukan dosis terbaik astaxanthin yang di tambahkan dalam pakan komersil yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang windu (Penaeus monodon).
Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 tiga ulangan.
Adapun perlakuan yang akan dilakukan adalah:  kontrol, PA1 (150 g/ 1/2 kg pakan), PA2 (250 g/ 1/2 kg pakan) dan PA3 (500 g/ 1/2 kg pakan).
Parameter yang diamati: Pertumbuhan Panjang Mutlak, Pertumbuhan Bobot Mutlak, Laju Harian Pertumbuhan, Survial rate (SR), Efisiensi Pakan dan Rasio Konversi Pakan.
Hasil penelitian ini, pengaruh terbaik Astaxanthin pada pakan komersil bagi pertumbuhan udang windu yaitu pada perlakuan PA2 (penambahan astaxanthin dengan dosis 250 g).
Kata Kunci: astaxanthin, pertumbuhan, sintasan, udang windu.

Related Results

Teknologi RNAi dan Transgenesis terhadap Pengembangan Induk dan Benih Unggul Udang Windu (Penaeus monodon)
Teknologi RNAi dan Transgenesis terhadap Pengembangan Induk dan Benih Unggul Udang Windu (Penaeus monodon)
Udang windu (Penaeus monodon) adalah spesies asli Indonesia dan komoditas perikanan utama yang berkontribusi pada devisa negara. Udang windu memiliki potensi besar di Indonesia kar...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
PENGARUH KOMBINASI PENAMBAHAN TEPUNG GURITA (Octopus sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN IKAN LELE (Clarias sp.)
PENGARUH KOMBINASI PENAMBAHAN TEPUNG GURITA (Octopus sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN IKAN LELE (Clarias sp.)
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk malakukan analisa pengaruh kombinasi penambahan tepung gurita terhadap laju  pertumbuhan ikan lele (Clarias sp). Rancangan penelitian y...
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
Sebagai wilayah kepulauan, Kota Batam dikelilingi lautan yang terdapat pulau-pulau kecil atau disebut sebagai kawasan hinterlands. Sejauh ini belum diketahui ragam jenis udang yang...
PENAMBAHAN TEPUNG TENTAKEL GURITA (Octopus sp) PADA PAKAN KOMERSIL IKAN LELE (Clarias sp)
PENAMBAHAN TEPUNG TENTAKEL GURITA (Octopus sp) PADA PAKAN KOMERSIL IKAN LELE (Clarias sp)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung tentakel gurita (Octopus sp) pada pakan komersil terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias sp). Penelitian ini ...
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ik...

Back to Top