Javascript must be enabled to continue!
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
View through CrossRef
Sebagai wilayah kepulauan, Kota Batam dikelilingi lautan yang terdapat pulau-pulau kecil atau disebut sebagai kawasan hinterlands. Sejauh ini belum diketahui ragam jenis udang yang ada karena itu dilakukan penelitian tentang struktur komunitas udang (Crustacea) di Sungai Teluk Sepaku, tujuan mengkaji ragam dan jenis udang pada kawasan sungai Teluk Sepaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dilaksanakan pada bulan April – Juni 2013. Sampel udang diambil dari 5 stasiun pengamatan menggunakan sudu (jala penyorong) dan tekop. Hasil identifikasi dan analisis didapatkan 7 spesies udang kelas Crustacea, ordo Decapoda dan 2 famili Penaeidae dan Palaemonidae, yakni; Penaeus latisulcatus, Metapenaeus affinis, Penaeus sp (1), Penaeus sp (2), Penaeus indicus, Penaeus monodon dan Macrobrachium sp. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemelimpahan beberapa udang, yaitu antara Penaeus monodon dengan Penaeus sp (2). Sedangkan tingkat similaritas udang antar tiap stasiun pengamatan adalah tinggi dan terdiri dari 2 (dua) kelompok, yaitu kelompok 1 : hanya mencakup Stasiun 1. Lokasi stasiun 1 dan keempat lokasi stasiun penelitian udang lainnya hanya memiliki tingkat similaritas 22,83%. Kelompok 2: Stasiun 2, Stasiun 3, Stasiun 4 dan Stasiun 5. Lokasi stasiun 2, stasiun 4 dan stasiun 5 memiliki tingkat similaritas 46,26%. Lokasi stasiun 2 dan stasiun 4 memiliki tingkat similaritas 79,86%
Title: STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
Description:
Sebagai wilayah kepulauan, Kota Batam dikelilingi lautan yang terdapat pulau-pulau kecil atau disebut sebagai kawasan hinterlands.
Sejauh ini belum diketahui ragam jenis udang yang ada karena itu dilakukan penelitian tentang struktur komunitas udang (Crustacea) di Sungai Teluk Sepaku, tujuan mengkaji ragam dan jenis udang pada kawasan sungai Teluk Sepaku.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dilaksanakan pada bulan April – Juni 2013.
Sampel udang diambil dari 5 stasiun pengamatan menggunakan sudu (jala penyorong) dan tekop.
Hasil identifikasi dan analisis didapatkan 7 spesies udang kelas Crustacea, ordo Decapoda dan 2 famili Penaeidae dan Palaemonidae, yakni; Penaeus latisulcatus, Metapenaeus affinis, Penaeus sp (1), Penaeus sp (2), Penaeus indicus, Penaeus monodon dan Macrobrachium sp.
Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemelimpahan beberapa udang, yaitu antara Penaeus monodon dengan Penaeus sp (2).
Sedangkan tingkat similaritas udang antar tiap stasiun pengamatan adalah tinggi dan terdiri dari 2 (dua) kelompok, yaitu kelompok 1 : hanya mencakup Stasiun 1.
Lokasi stasiun 1 dan keempat lokasi stasiun penelitian udang lainnya hanya memiliki tingkat similaritas 22,83%.
Kelompok 2: Stasiun 2, Stasiun 3, Stasiun 4 dan Stasiun 5.
Lokasi stasiun 2, stasiun 4 dan stasiun 5 memiliki tingkat similaritas 46,26%.
Lokasi stasiun 2 dan stasiun 4 memiliki tingkat similaritas 79,86%.
Related Results
Tinjauan Historis Penggunaan Gotong Dan Bulang Pada Masyarakat Simalungun
Tinjauan Historis Penggunaan Gotong Dan Bulang Pada Masyarakat Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah penggunaan gootong dan bulang serta mengetahui apa makna dan fungsi penggunaannya pada masyarakat Simalungun. Penelitian ini dilak...
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Pengaruh Species Udang Terhadap Rendemen yang Dihasilkan HeadLess dan Peeled Tain On Effect of Species on Yield Produced on Head Less and Peeled Tain On Shrimp
Salah satu tahapan pengolahan udang adalah pemotongan kepala (deheading) yang berfungsi menghilangkan bagian cephalothorax. Cara potong kepala akan mempengaruhi rendemen udang he...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
Batam telah menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Sejak dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), Pulau Batam telah be...
BULANG (WOMEN’S HEAD COVERING) SIMALUNGUN BATAK ETHNIC
BULANG (WOMEN’S HEAD COVERING) SIMALUNGUN BATAK ETHNIC
This article was written to reveal the meaning of the head covering for women or bulang for the Simalungun Batak community. The use of bulang or head coverings for women and what t...
Analisis Kesesuaian Perairan Untuk Pengembangan Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Kelurahan Sungai Geniot Kota Dumai
Analisis Kesesuaian Perairan Untuk Pengembangan Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Kelurahan Sungai Geniot Kota Dumai
Kelurahan Sungai Geniot merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai yang memiliki potensi perikanan budidaya yang besar untuk dikembangkan khususnya udan...
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma infor...

