Javascript must be enabled to continue!
BULANG (WOMEN’S HEAD COVERING) SIMALUNGUN BATAK ETHNIC
View through CrossRef
This article was written to reveal the meaning of the head covering for women or bulang for the Simalungun Batak community. The use of bulang or head coverings for women and what the meaning and function are for millennials, especially those who live in urban areas, has very little understanding. Therefore, the author created this article for describing the types of bulang and what the function and meaning of bulang are for the Simalungun Batak ethnic community. This research uses a qualitative approach and descriptive method and uses semiotic theory by Charles Sanders Pierce and data collection is carried out by observation, interviews and literature study. Data analysis was carried out using data reduction, translation and conclusions and suggestions. There are 4 types of bulang, namely Bulang Sulappei, Bulang Teget, Bulang Suyuk /Gijang and Bulang Hurbu Salalu. Bulang is for head cover and for giving identity. The meaning of wearing this bulang is as a symbol of maturity for Simalungun women.
Title: BULANG (WOMEN’S HEAD COVERING) SIMALUNGUN BATAK ETHNIC
Description:
This article was written to reveal the meaning of the head covering for women or bulang for the Simalungun Batak community.
The use of bulang or head coverings for women and what the meaning and function are for millennials, especially those who live in urban areas, has very little understanding.
Therefore, the author created this article for describing the types of bulang and what the function and meaning of bulang are for the Simalungun Batak ethnic community.
This research uses a qualitative approach and descriptive method and uses semiotic theory by Charles Sanders Pierce and data collection is carried out by observation, interviews and literature study.
Data analysis was carried out using data reduction, translation and conclusions and suggestions.
There are 4 types of bulang, namely Bulang Sulappei, Bulang Teget, Bulang Suyuk /Gijang and Bulang Hurbu Salalu.
Bulang is for head cover and for giving identity.
The meaning of wearing this bulang is as a symbol of maturity for Simalungun women.
Related Results
Tinjauan Historis Penggunaan Gotong Dan Bulang Pada Masyarakat Simalungun
Tinjauan Historis Penggunaan Gotong Dan Bulang Pada Masyarakat Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah penggunaan gootong dan bulang serta mengetahui apa makna dan fungsi penggunaannya pada masyarakat Simalungun. Penelitian ini dilak...
Cephalometry Variation of Bataknese
Cephalometry Variation of Bataknese
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa, salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia adalah suku Batak. Suku Batak terbag...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
Narasi Counter-Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022)
Narasi Counter-Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana narasi counter-stereotype direpresentasikan dalam film Ngeri-Ngeri Sedap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif de...
Perabot Tradisional dalam Bahasa Batak Simalungun (Analisis Semantik Medan Makna)
Perabot Tradisional dalam Bahasa Batak Simalungun (Analisis Semantik Medan Makna)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan komponen makna, peran semantis perabot tradisional dalam bahasa batak Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif...
Melestarikan Multikulturalisme Budaya Kesenian Simalungun Di Era Digitalisasi
Melestarikan Multikulturalisme Budaya Kesenian Simalungun Di Era Digitalisasi
The Simalungun tribe is one of the Batak tribes in the Simalungun Regency, North Sumatra Province. The Simalungun tribe is located between two cultures, namely the Toba Batak tribe...
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Angkola, dengan melakukan perbandingan antara Bahasa Batak An...
Women in Australian Politics: Maintaining the Rage against the Political Machine
Women in Australian Politics: Maintaining the Rage against the Political Machine
Women in federal politics are under-represented today and always have been. At no time in the history of the federal parliament have women achieved equal representation with men. T...

