Javascript must be enabled to continue!
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
View through CrossRef
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas mengenai Personal branding perempuan-perempuan Batak Toba melalui budaya sinamot dalam pernikahan adat Batak Toba. Tujuan dari riset penelitian ini untuk mengetahui peran sinamot dalam sistem pernikahan adat Batak Toba sebagai tolak ukur nilai seorang perempuan pada masyarakat adat Batak Toba dan mengetahui personal branding perempuan Batak Toba melalui budaya sinamot dalam pernikahan adat Batak Toba. Riset penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran sinamot dalam sistem pernikahan adat Batak Toba secara tidak langsung dinilai sebagai tolak ukur atas nilai seorang perempuan pada masyarakat adat Batak Toba dan perempuan-perempuan Batak Toba telah membangun personal branding dari konsep spesialisasi dan konsep nama baik, sehingga memberikan dampak yang besar dalam membangun personal branding melalui budaya sinamot dalam adat pernikahan Batak Toba.
Kata kunci: Budaya Sinamot, Personal Branding.
Abstract
Personal branding is important to create a positive self-image by describing one's true self. This research discusses the personal branding of Toba Batak women through the sinamot culture in traditional Toba Batak marriages. The purpose of this research is to find out the role of sinamot in the Toba Batak traditional marriage system as a measure of the value of a woman in the Toba Batak traditional society and to find out the personal branding of Toba Batak women through the sinamot culture in Toba Batak traditional marriage. This research uses a qualitative approach with descriptive research. The results of the study state that the role of sinamot in the Toba Batak traditional marriage system is indirectly assessed as a benchmark for the value of a woman in the Toba Batak traditional society and Toba Batak women have built personal branding from the concept of specialization and the concept of good name, so that it has a big impact in building personal branding through the sinamot culture in Toba Batak traditional marriage.
Keywords: Personal Branding, Sinamot Culture.
Universitas Indonesia Maju (UIMA)
Title: Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Description:
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya.
Riset penelitian ini membahas mengenai Personal branding perempuan-perempuan Batak Toba melalui budaya sinamot dalam pernikahan adat Batak Toba.
Tujuan dari riset penelitian ini untuk mengetahui peran sinamot dalam sistem pernikahan adat Batak Toba sebagai tolak ukur nilai seorang perempuan pada masyarakat adat Batak Toba dan mengetahui personal branding perempuan Batak Toba melalui budaya sinamot dalam pernikahan adat Batak Toba.
Riset penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Hasil penelitian menyatakan bahwa peran sinamot dalam sistem pernikahan adat Batak Toba secara tidak langsung dinilai sebagai tolak ukur atas nilai seorang perempuan pada masyarakat adat Batak Toba dan perempuan-perempuan Batak Toba telah membangun personal branding dari konsep spesialisasi dan konsep nama baik, sehingga memberikan dampak yang besar dalam membangun personal branding melalui budaya sinamot dalam adat pernikahan Batak Toba.
Kata kunci: Budaya Sinamot, Personal Branding.
Abstract
Personal branding is important to create a positive self-image by describing one's true self.
This research discusses the personal branding of Toba Batak women through the sinamot culture in traditional Toba Batak marriages.
The purpose of this research is to find out the role of sinamot in the Toba Batak traditional marriage system as a measure of the value of a woman in the Toba Batak traditional society and to find out the personal branding of Toba Batak women through the sinamot culture in Toba Batak traditional marriage.
This research uses a qualitative approach with descriptive research.
The results of the study state that the role of sinamot in the Toba Batak traditional marriage system is indirectly assessed as a benchmark for the value of a woman in the Toba Batak traditional society and Toba Batak women have built personal branding from the concept of specialization and the concept of good name, so that it has a big impact in building personal branding through the sinamot culture in Toba Batak traditional marriage.
Keywords: Personal Branding, Sinamot Culture.
Related Results
Analisis Sinamot Sebagai Simbol Stratifikasi Sosial Masyarakat Batak Toba di Desa Amborgang Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi
Analisis Sinamot Sebagai Simbol Stratifikasi Sosial Masyarakat Batak Toba di Desa Amborgang Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi
This research aims to discuss sinamot in the Toba Batak tradition and find out that sinamot is a social stratification of the Toba Batak traditional community in Amborgang Village,...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
Legal Memorandum Tentang Hak Mewaris Anak Tiri Laki-Laki Pada Masyarakat Batak Toba Ditinjau Berdasarkan Hukum Adat Batak Toba Dan Hukum Positif Indonesia
Legal Memorandum Tentang Hak Mewaris Anak Tiri Laki-Laki Pada Masyarakat Batak Toba Ditinjau Berdasarkan Hukum Adat Batak Toba Dan Hukum Positif Indonesia
Hukum Adat mengatur mengenai perkawinan, kelahiran, kematian, dan pemberian waris. Masyarakat Adat Batak Toba menganut sistem patrilineal, dimana dalam sistem ini kedudukan anak la...
CORRESPONDENCE OF THE PROTO-AUSTRONESIAN CONSONANT PHONEMES IN TOBA BATAK LANGUAGE
CORRESPONDENCE OF THE PROTO-AUSTRONESIAN CONSONANT PHONEMES IN TOBA BATAK LANGUAGE
Abstrak—Bahasa Proto Austronesia merupakan nama sebuah rumpun bahasa yang mendiami wilayah daratan Asia Tenggara. Bahasa Batak merupakan bahasa yang digunakan oleh penutur asli bah...
Cephalometry Variation of Bataknese
Cephalometry Variation of Bataknese
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa, salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia adalah suku Batak. Suku Batak terbag...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN
Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi serta identitas suatu masyarakat harus terus dijaga. Namun ada sekitar 145 bahasa terus mengalami kemunduran. Bahasa yang berangsur-angsur ...

