Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau

View through CrossRef
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma informal yang dimiliki oleh kelompok masyarat dalam membagun kerjasamanya. Lingkup penelitian pada pembahasan ini adalah terfokus pada pengaruh modal sosial terhadap perkembangan pariwisata di Kepulauan Riau dalam hal ini Pulau Batam, Pulau Bintan, dan Pulau Karimun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dikondisikan sebagai penelitian kualitatif melalui strategi studi kasus. Sistem pendekatan yang digunakan juga merupakan pendekatan deskriptif analitik. Melakukan pengamatan langsung, mengumpulkan data-data kemudian menghubungkannya dengan kajian teori yang digunakan. Lokus penelitian ini terdapat di Kepulauan Riau dengan melihat pengaruh modal sosial pada perkembangan pariwisata di ketiga pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Berdasarkan hasil survey yang saya lakukan di Kepulauan Riau, terutama pada ketiga pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Bintan, dan Pulau Karimun, dari ketiga pulau tersebut ternyata pada Pulau Karimun perkembangan pariwisatanya tidak terlalu berkembang karena masyarakat yang tidak menerima adanya wisatawan terutama wisatawan mancanegara. Riau Islands is a province consisting of several islands including Batam Island, Bintan Island and Karimun Island. Social capital is a set of informal values ​​and norms that are owned by community groups in building cooperation. The scope of research in this discussion is focused on the influence of social capital on the development of tourism in the Riau Islands, in this case Batam Island, Bintan Island, and Karimun Island. The research method used in this research is descriptive qualitative research. This research is conditioned as qualitative research through a case study strategy. The system approach used is also a descriptive analytic approach. Make direct observations, collect data and then relate it to the study of the theories used. The locus of this research is in the Riau Islands by looking at the influence of social capital on the development of tourism in the three islands, namely Batam Island, Bintan Island and Karimun Island. Based on the results of a survey I conducted in the Riau Islands, especially on the three islands, namely Batam Island, Bintan Island, and Karimun Island, of the three islands, it turns out that on Karimun Island the development of tourism is not very developed because people do not accept tourists, especially foreign tourists.
Title: Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Description:
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun.
Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma informal yang dimiliki oleh kelompok masyarat dalam membagun kerjasamanya.
Lingkup penelitian pada pembahasan ini adalah terfokus pada pengaruh modal sosial terhadap perkembangan pariwisata di Kepulauan Riau dalam hal ini Pulau Batam, Pulau Bintan, dan Pulau Karimun.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.
Penelitian ini dikondisikan sebagai penelitian kualitatif melalui strategi studi kasus.
Sistem pendekatan yang digunakan juga merupakan pendekatan deskriptif analitik.
Melakukan pengamatan langsung, mengumpulkan data-data kemudian menghubungkannya dengan kajian teori yang digunakan.
Lokus penelitian ini terdapat di Kepulauan Riau dengan melihat pengaruh modal sosial pada perkembangan pariwisata di ketiga pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun.
Berdasarkan hasil survey yang saya lakukan di Kepulauan Riau, terutama pada ketiga pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Bintan, dan Pulau Karimun, dari ketiga pulau tersebut ternyata pada Pulau Karimun perkembangan pariwisatanya tidak terlalu berkembang karena masyarakat yang tidak menerima adanya wisatawan terutama wisatawan mancanegara.
Riau Islands is a province consisting of several islands including Batam Island, Bintan Island and Karimun Island.
Social capital is a set of informal values ​​and norms that are owned by community groups in building cooperation.
The scope of research in this discussion is focused on the influence of social capital on the development of tourism in the Riau Islands, in this case Batam Island, Bintan Island, and Karimun Island.
The research method used in this research is descriptive qualitative research.
This research is conditioned as qualitative research through a case study strategy.
The system approach used is also a descriptive analytic approach.
Make direct observations, collect data and then relate it to the study of the theories used.
The locus of this research is in the Riau Islands by looking at the influence of social capital on the development of tourism in the three islands, namely Batam Island, Bintan Island and Karimun Island.
Based on the results of a survey I conducted in the Riau Islands, especially on the three islands, namely Batam Island, Bintan Island, and Karimun Island, of the three islands, it turns out that on Karimun Island the development of tourism is not very developed because people do not accept tourists, especially foreign tourists.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Modal Sosial Masyarakat Dusun Melayang dalam Pemanfaatan Buah Tengkawang di Hutan Adat Pikul
Modal Sosial Masyarakat Dusun Melayang dalam Pemanfaatan Buah Tengkawang di Hutan Adat Pikul
AbstrakModal sosial adalah kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai suatu tujuan bersama didalam suatu kelompok. Hutan Adat Pikul memiliki potensi tengkawang yang sanga...
Pendampingan Pembuatan Akun Sinta Dosen Homebase STIT Hidayatullah Batam
Pendampingan Pembuatan Akun Sinta Dosen Homebase STIT Hidayatullah Batam
In this community service and management training activity for the management of the Sinta Lecturer Account at the STIT. Hidayatullah Batam Kepulauan Riau College of Science, this ...
Dampak Covid-19 terhadap Pariwisata Bali Ditinjau dari Sektor Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan (Sebuah Tinjauan Pustaka)
Dampak Covid-19 terhadap Pariwisata Bali Ditinjau dari Sektor Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan (Sebuah Tinjauan Pustaka)
Dampak covid-19 sangat berpengaruh besar dalam berbagai sektor, khususnya bagi pelaku dan usaha pariwisata, apalagi Bali sangat mengandalkan sektor pariwisata. Dalam tulisan berupa...
Tantangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kepulauan di Sumatera Pasca Pandemi
Tantangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kepulauan di Sumatera Pasca Pandemi
Industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) merupakan bentuk transformasi sektor riil dengan prospek masa depan yang baik. Namun demikian penerapan new normal pasca Covid 19...
ANALISIS EKONOMI BISNIS SYARIAH INDUSTRI PARIWISATA DAN PERHOTELAN DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
ANALISIS EKONOMI BISNIS SYARIAH INDUSTRI PARIWISATA DAN PERHOTELAN DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
Industri Perhotelan dan Pariwisata Syariah Kabupaten Administratif yang terletak di Kepulauan Seribu DKI Jakarta melakukan penelitian, dilakukan untuk menganalisis pengaruh kondisi...

Back to Top