Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera

View through CrossRef
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ikan dalam mendukung produksi ikan gurami nasional. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap menggunakan rancangan acak lengkap. Penelitian tahap I bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi pakan maggot dan cacing sutera terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian tahap I terdiri dari tiga perlakuan dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah: P1 (pemberian maggot), P2 (pemberian cacing sutera), dan P3 (pemberian kombinasi maggot dan cacing sutera). Penelitian tahap II bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaan pakan benih ikan gurami. Penelitian tahap II terdiri dari dua perlakuan dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah: P1 (pemberian maggot) dan P2 (pemberian cacing sutera). Parameter yang diamati adalah kecernaan pakan. Data hasil penelitian tahap I dan II yang meliputi pertumbuhan, efisiensi pakan, kecernaan pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami dianalisis menggunakan sidik ragam. Jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pakan maggot (Hermetia illucens) dan cacing sutera (Tubifex sp.) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kecernaan pakan, namun tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan gurami. Pertumbuhan dan efisiensi pakan tertinggi diperoleh pada benih ikan gurami yang diberi kombinasi pakan maggot dan cacing sutera. Kecernaan pakan benih ikan gurami yang diberi pakan maggot lebih tinggi daripada  benih ikan gurami yang diberi pakan cacing sutera.
Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
Title: Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Description:
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan.
Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ikan dalam mendukung produksi ikan gurami nasional.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap menggunakan rancangan acak lengkap.
Penelitian tahap I bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi pakan maggot dan cacing sutera terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami (Osphronemus gouramy).
Penelitian tahap I terdiri dari tiga perlakuan dengan tiga kali ulangan.
Perlakuan yang diujikan adalah: P1 (pemberian maggot), P2 (pemberian cacing sutera), dan P3 (pemberian kombinasi maggot dan cacing sutera).
Penelitian tahap II bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaan pakan benih ikan gurami.
Penelitian tahap II terdiri dari dua perlakuan dengan tiga kali ulangan.
Perlakuan yang diujikan adalah: P1 (pemberian maggot) dan P2 (pemberian cacing sutera).
Parameter yang diamati adalah kecernaan pakan.
Data hasil penelitian tahap I dan II yang meliputi pertumbuhan, efisiensi pakan, kecernaan pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami dianalisis menggunakan sidik ragam.
Jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pakan maggot (Hermetia illucens) dan cacing sutera (Tubifex sp.
) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kecernaan pakan, namun tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan gurami.
Pertumbuhan dan efisiensi pakan tertinggi diperoleh pada benih ikan gurami yang diberi kombinasi pakan maggot dan cacing sutera.
Kecernaan pakan benih ikan gurami yang diberi pakan maggot lebih tinggi daripada  benih ikan gurami yang diberi pakan cacing sutera.

Related Results

ANALISIS USAHA PEMBENIHAN IKAN GURAMI
ANALISIS USAHA PEMBENIHAN IKAN GURAMI
ABSTRAK Usaha ikan gurami sangat profitabel karena dapat dibudidaya mulai dari telur di sarang, bibit yang memiliki ukuran kecil atau besar hingga menjadi induk, atau sebagai...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
KOMBINASI KOTORAN BURUNG PUYUH, SUSU BUBUK AFKIR, DAN TAPIOKA TERFERMENTASI PADA MEDIA KULTIVASI CACING SUTERA (Tubifex sp)
KOMBINASI KOTORAN BURUNG PUYUH, SUSU BUBUK AFKIR, DAN TAPIOKA TERFERMENTASI PADA MEDIA KULTIVASI CACING SUTERA (Tubifex sp)
Cacing sutera (Tubifex sp.) merupakan pakan alami yang banyak digunakan pada kegiatan pembenihan ikan. Cacing sutera ini mampu memberikan nutrisi yang baik bagi pertumbuhan larva i...
EVALUASI PEMBERIAN PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MARU (Channa marulioides) SEBAGAI UPAYA DOMESTIKASI AWAL
EVALUASI PEMBERIAN PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MARU (Channa marulioides) SEBAGAI UPAYA DOMESTIKASI AWAL
Ikan maru Channa marulioides merupakan salah satu ikan asli Indonesia yang hidup di aliran sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Selain dikonsumsi oleh masyarakat lokal, ikan maru juga ...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...

Back to Top