Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI PEMBERIAN PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MARU (Channa marulioides) SEBAGAI UPAYA DOMESTIKASI AWAL
View through CrossRef
Ikan maru Channa marulioides merupakan salah satu ikan asli Indonesia yang hidup di aliran sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Selain dikonsumsi oleh masyarakat lokal, ikan maru juga memiliki pasar ekspor sebagai ikan hias. Kebutuhan pasar ikan maru hingga saat ini masih diperoleh dari tangkapan alam. Eksploitasi berlebihan dan kurangnya daya dukung lingkungan akan semakin mengancam keberadaan ikan maru di alam. Penurunan populasi yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kepunahan spesies ikan. Oleh karena itu, sebelum punah perlu dilakukan domestikasi melalui kegiatan budidaya. Saat ini, pakan alternatif yang umum digunakan dalam pemeliharaan benih ikan maru adalah maggot kering. Namun, maggot belum maksimal dijadikan pakan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi substitusi maggot kering dengan palet pada benih ikan maru sebagai upaya domestikasi tahap awal. Pemeliharaan benih ikan maru dilaksanakan selama 90 hari. Benih berasal dari hasil tangkapan alam di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan pada penelitian ini adalah kombinasi maggot kering dan pellet. Perlakuan M100 (Maggot kering 100 %), Perlakuan M75P25 (Maggot kering 75 % + Pellet 25 %), Perlakuan M50P50 (Maggot kering 50 % + Pellet 50 %) dan Perlakuan M25P75 (Maggot kering 25 % + Pellet 75 %). Masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih yang dipelihara dengan pakan Maggot kering 50 % + Pellet 50 % memiliki pertumbuhan akhir, laju pertumbuhan akhir, efisiensi pakan dan FCR terendah dibandingkan perlakuan lainnya
Title: EVALUASI PEMBERIAN PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MARU (Channa marulioides) SEBAGAI UPAYA DOMESTIKASI AWAL
Description:
Ikan maru Channa marulioides merupakan salah satu ikan asli Indonesia yang hidup di aliran sungai Kapuas, Kalimantan Barat.
Selain dikonsumsi oleh masyarakat lokal, ikan maru juga memiliki pasar ekspor sebagai ikan hias.
Kebutuhan pasar ikan maru hingga saat ini masih diperoleh dari tangkapan alam.
Eksploitasi berlebihan dan kurangnya daya dukung lingkungan akan semakin mengancam keberadaan ikan maru di alam.
Penurunan populasi yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kepunahan spesies ikan.
Oleh karena itu, sebelum punah perlu dilakukan domestikasi melalui kegiatan budidaya.
Saat ini, pakan alternatif yang umum digunakan dalam pemeliharaan benih ikan maru adalah maggot kering.
Namun, maggot belum maksimal dijadikan pakan utama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi substitusi maggot kering dengan palet pada benih ikan maru sebagai upaya domestikasi tahap awal.
Pemeliharaan benih ikan maru dilaksanakan selama 90 hari.
Benih berasal dari hasil tangkapan alam di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.
Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).
Perlakuan pada penelitian ini adalah kombinasi maggot kering dan pellet.
Perlakuan M100 (Maggot kering 100 %), Perlakuan M75P25 (Maggot kering 75 % + Pellet 25 %), Perlakuan M50P50 (Maggot kering 50 % + Pellet 50 %) dan Perlakuan M25P75 (Maggot kering 25 % + Pellet 75 %).
Masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih yang dipelihara dengan pakan Maggot kering 50 % + Pellet 50 % memiliki pertumbuhan akhir, laju pertumbuhan akhir, efisiensi pakan dan FCR terendah dibandingkan perlakuan lainnya.
Related Results
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ik...
Domestikasi Ikan Air Tawar Asli Indonesia Mendukung Produksi Perikanan
Domestikasi Ikan Air Tawar Asli Indonesia Mendukung Produksi Perikanan
Domestikasi ikan adalah penjinakan ikan liar melalui penguasaan siklus reproduksi diluar habitat aslinya. Kegiatan domestikasi ikan diawali dengan koleksi, pemilihan populasi yang ...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Pengaruh Probiotik Em4 Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Pengaruh Probiotik Em4 Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Probiotik Effective Microorganisme 4 (EM4) mengandung 90% bakteri Lactobacillus casei dan Streptomyces casei yang mampu meningkatkan daya serap nutrisi dalam pakan, sehingga dapat ...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...

