Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) pada perairan pesisir Kabupaten Aceh Jaya

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) dan kondisi lingkungan perairannya ditinjau dari aspek fisika kimia perairan pada kawasan perairan kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey dan teknologi system informasi geografis. Kawasan penangkapan induk udang di Kabupaten Aceh Jaya pada umumnya terdapat pada titik ordinat: (1) H 950 34’ bujur timur dan 040 38’ lintang utara, (2) H 950 33’ bujur timur dan 040 39’ lintang utara, (3) H 950 34’ bujur timur dan 040 40’ lintang utara, (4) H 950 34’ bujur timur dan 040 33’ lintang utara. Parameter fisika kimia perairan yang diukur pada kawasan penangkapan induk udang menunjukkan kondisi yang sangat sesuai bagi sistem kehidupan udang.The aims of this study was to establish the broodstock catchment areas of tiger prawn (Penaeus monodon) and the condition of the waters which was surrounding their habitat in terms of environmental aspects of physical chemical water parameter in the coastal waters of Aceh Jaya region. This study used survey approach and geographic information system technology as methodelogy. The catching areas of broodstock in Aceh Jaya region commonly found on the ordinate point: (1) H 950 34' east longitude and 040 38' north, (2) H 950 33' east and 040 39' north, (3) H 950 34' east and 040 40' north, (4) H 950 34' east and 040 33' north. Physical and chemical parameters of water measured at catchment areas showed that the water parameters in the prawn habitat were very suitable for supporting of tiger prawn living.
Title: Identifikasi kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) pada perairan pesisir Kabupaten Aceh Jaya
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) dan kondisi lingkungan perairannya ditinjau dari aspek fisika kimia perairan pada kawasan perairan kabupaten Aceh Jaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan survey dan teknologi system informasi geografis.
Kawasan penangkapan induk udang di Kabupaten Aceh Jaya pada umumnya terdapat pada titik ordinat: (1) H 950 34’ bujur timur dan 040 38’ lintang utara, (2) H 950 33’ bujur timur dan 040 39’ lintang utara, (3) H 950 34’ bujur timur dan 040 40’ lintang utara, (4) H 950 34’ bujur timur dan 040 33’ lintang utara.
Parameter fisika kimia perairan yang diukur pada kawasan penangkapan induk udang menunjukkan kondisi yang sangat sesuai bagi sistem kehidupan udang.
The aims of this study was to establish the broodstock catchment areas of tiger prawn (Penaeus monodon) and the condition of the waters which was surrounding their habitat in terms of environmental aspects of physical chemical water parameter in the coastal waters of Aceh Jaya region.
This study used survey approach and geographic information system technology as methodelogy.
The catching areas of broodstock in Aceh Jaya region commonly found on the ordinate point: (1) H 950 34' east longitude and 040 38' north, (2) H 950 33' east and 040 39' north, (3) H 950 34' east and 040 40' north, (4) H 950 34' east and 040 33' north.
Physical and chemical parameters of water measured at catchment areas showed that the water parameters in the prawn habitat were very suitable for supporting of tiger prawn living.

Related Results

Teknologi RNAi dan Transgenesis terhadap Pengembangan Induk dan Benih Unggul Udang Windu (Penaeus monodon)
Teknologi RNAi dan Transgenesis terhadap Pengembangan Induk dan Benih Unggul Udang Windu (Penaeus monodon)
Udang windu (Penaeus monodon) adalah spesies asli Indonesia dan komoditas perikanan utama yang berkontribusi pada devisa negara. Udang windu memiliki potensi besar di Indonesia kar...
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Udang windu merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena rasa udang windu yang enak dan gurih serta kandungan gizinya sangat tinggi. Kendala ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEBIASAAN MAKANAN DAN INTERAKSI TROFIK KOMUNITAS UDANG PENAEID DI PERAIRAN ACEH TIMUR
KEBIASAAN MAKANAN DAN INTERAKSI TROFIK KOMUNITAS UDANG PENAEID DI PERAIRAN ACEH TIMUR
Udang penaeid merupakan komoditas perikanan udang yang umum tertangkap di perairan Aceh Timur. Pengelolaan perikanan udang dengan pendekatan ekosistem membutuhkan informasi terkait...
Spesies Udang yang Ditemukan di Perairan Desa Menco, Wedung, Demak
Spesies Udang yang Ditemukan di Perairan Desa Menco, Wedung, Demak
Wilayah Menco terletak di Kec. Wedung, Kab. Demak dan merupakan salah satu desa penghasil udang.Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan. Tujuan penelitian adalah untuk...
ASPEK BIOLOGI, SEBARAN, DAN DAERAH ASUHAN UDANG Metapenaeus dobsoni (MIERS, 1878) DI PERAIRAN ACEH TIMUR
ASPEK BIOLOGI, SEBARAN, DAN DAERAH ASUHAN UDANG Metapenaeus dobsoni (MIERS, 1878) DI PERAIRAN ACEH TIMUR
Udang Metapenaeus dobsoni (Miers 1878) atau dikenal sebagai udang halus/kapur merupakan jenis udang penaeid yang dominan tertangkap di pesisir perairan Aceh Timur. Penelitian yang ...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan  ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...

Back to Top