Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Sedimentologi dan Geokimia Endapan Tsunami di Teluk Busong, Pulau Simeulue
View through CrossRef
Sejarah tsunami modern di Pulau Simeulue tercatat telah terjadi tahun 1861, 1907, 2004 dan 2005. Teluk Busong yang terletak di pesisir barat Pulau Simeulue menjadi salah satu wilayah terdampak. Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan mengetahui karakteristik endapan tsunami tersebut di Teluk Busong. Metode yang digunakan adalah analisis granulometri, paleontologi, analisis loss on ignition, geokimia XRF, dan FTIR pada sampel inti sedimen. Endapan tsunami pada daerah penelitian memiliki sortasi buruk dengan ukuran butir pasir sedang – kasar yang terdistribusi bimodal. Analisis LOI menunjukkan bahwa endapan tsunami memiliki kandungan material organik dan karbonat yang tinggi, menunjukkan pengaruh darat dan laut. Pengaruh laut ditunjukkan kandungan material karbonat yang signifikan, terkonfirmasi dari keberadaan cangkang foraminifera. Secara geokimia, terdapat anomali kelimpahan unsur pada endapan tsunami dibanding dengan endapan nontsunami. Unsur kimia Zr, Sr, Fe, Ti, K, Cr, dan Rb menunjukkan anomali pada endapan tsunami yaitu cenderung naik, terutama Sr yang menjadi penciri pengaruh laut. Berdasarkan analisis FTIR, ditemukan mineral kuarsa, kalsit, feldspar, aragonit, monmorilonit, paligorskit, dan magnetit pada endapan tsunami yang menunjukkan asosiasi mineral asal darat dan laut.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Karakteristik Sedimentologi dan Geokimia Endapan Tsunami di Teluk Busong, Pulau Simeulue
Description:
Sejarah tsunami modern di Pulau Simeulue tercatat telah terjadi tahun 1861, 1907, 2004 dan 2005.
Teluk Busong yang terletak di pesisir barat Pulau Simeulue menjadi salah satu wilayah terdampak.
Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan mengetahui karakteristik endapan tsunami tersebut di Teluk Busong.
Metode yang digunakan adalah analisis granulometri, paleontologi, analisis loss on ignition, geokimia XRF, dan FTIR pada sampel inti sedimen.
Endapan tsunami pada daerah penelitian memiliki sortasi buruk dengan ukuran butir pasir sedang – kasar yang terdistribusi bimodal.
Analisis LOI menunjukkan bahwa endapan tsunami memiliki kandungan material organik dan karbonat yang tinggi, menunjukkan pengaruh darat dan laut.
Pengaruh laut ditunjukkan kandungan material karbonat yang signifikan, terkonfirmasi dari keberadaan cangkang foraminifera.
Secara geokimia, terdapat anomali kelimpahan unsur pada endapan tsunami dibanding dengan endapan nontsunami.
Unsur kimia Zr, Sr, Fe, Ti, K, Cr, dan Rb menunjukkan anomali pada endapan tsunami yaitu cenderung naik, terutama Sr yang menjadi penciri pengaruh laut.
Berdasarkan analisis FTIR, ditemukan mineral kuarsa, kalsit, feldspar, aragonit, monmorilonit, paligorskit, dan magnetit pada endapan tsunami yang menunjukkan asosiasi mineral asal darat dan laut.
Related Results
PUSAT SENI BUDAYA SIMEULUE DI KOTA SINABANG
PUSAT SENI BUDAYA SIMEULUE DI KOTA SINABANG
Simeulue memiliki berbagai macam seni budaya yang khas, yaitu seni nandong dan debus yang sejak lama sudah ada dan selalu diajarkan dari generasi ke generasi dan seiring berjalanny...
The NEAM-COMMITMENT EU project aiming to support improved tsunami risk management and planning in the NEAM region
The NEAM-COMMITMENT EU project aiming to support improved tsunami risk management and planning in the NEAM region
NEAM-COMMITMENT is a two-year project funded by the European Commission’s DG-ECHO, starting in 2025. We will present an overview of the project, its expected outcomes, an...
PENENTUAN CEPAT RAMBAT DAN DECAY TIME METEO-TSUNAMI AKIBAT ERUPSI VULKANIK HUNGA TONGA-HUNGA HA’APAI, TONGA 2022
PENENTUAN CEPAT RAMBAT DAN DECAY TIME METEO-TSUNAMI AKIBAT ERUPSI VULKANIK HUNGA TONGA-HUNGA HA’APAI, TONGA 2022
Penelitian ini menganalisis kinematika perambatan gelombang tsunami lintas Samudera Pasifik akibat erupsi vulkanik Hunga Tonga–Hunga Ha’apai (HTHH), Tonga pada tanggal 15 Januari 2...
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...
Physics-Informed Neural Networks for Offshore Tsunami Data Assimilation
Physics-Informed Neural Networks for Offshore Tsunami Data Assimilation
In recent years, offshore tsunami observation networks equipped with ocean bottom pressure gauges (OBPGs), such as S-net, DONET, and N-net, have been deployed around Japan, enablin...
Physics-Informed Neural Networks for Offshore Tsunami Data Assimilation
Physics-Informed Neural Networks for Offshore Tsunami Data Assimilation
In recent years, offshore tsunami observation networks equipped with ocean bottom pressure gauges (OBPGs), such as S-net, DONET, and N-net, have been deployed around Japan, enablin...
Physics-Informed Neural Networks for Offshore Tsunami Data Assimilation
Physics-Informed Neural Networks for Offshore Tsunami Data Assimilation
In recent years, offshore tsunami observation networks equipped with ocean bottom pressure gauges (OBPGs), such as S-net, DONET, and N-net, have been deployed around Japan, enablin...
Simulasi Penjalaran Tsunami Di Beberapa Pantai Di Sulawesi Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana
Simulasi Penjalaran Tsunami Di Beberapa Pantai Di Sulawesi Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana
Daerah pantai utara wilayah Sulawesi Utara merupakan kawasan pesisir yang memiliki kepadatan penduduk cukup besar. Sebelah utara laut Sulawesi atau selatan Filipina berdasarkan dat...

