Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIFITAS STIMULASI TAKTIL KINESTETIK TERHADAP KESTABILAN TANDA VITAL BAYI PREMATUR

View through CrossRef
Latar Belakang: Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada gestasi kurang dari 37 minggu dihitung dari periode menstruasi terakhir. Pada bayi prematur dengan usia gestasi yang belum cukup mengakibatkan sistem organ tubuh bayi prematur belum sempurna sehingga akan mengalami kesulitan beradaptasi terhadap kehidupan di luar uterin. Data WHO tahun 2017 menyebutkan kematian neonatal/bayi baru lahir adalah sebanyak 7000 bayi baru lahir di dunia meninggal setiap harinya. Angka kejadian prematur dan angka kematian bayi prematur di Indonesia masih tergolong tinggi. Indonesia termasuk ke dalam peringkat 10 besar dari 184 negara dengan angka kejadian prematur tinggi, yaitu 15,5 kelahiran prematur per 100 kelahiran hidup. Tujuan: Mengetahui efektifitas stimulasi taktil kinestetik terhadap kestabilan tanda vital Bayi Prematur. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen dengan desain penelitian yaitu rancangan two group pretest-posttest design. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan tanda vital Suhu dengan p value 0,003, Nadi dengan p value 0,014, RR dengan p value 0,000 dan Saturasi Oksigen dengan p value 0,003 pada bayi premature (BBLR) pada kelompok kontrol (tanpa diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik) dengan kelompok intervensi (bayi premature yang diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan tanda vital (Suhu, Nadi, RR dan Saturasi Oksigen) pada bayi premature (BBLR) pada kelompok kontrol (tanpa diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik) dengan kelompok intervensi (bayi premature yang diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik)
Title: EFEKTIFITAS STIMULASI TAKTIL KINESTETIK TERHADAP KESTABILAN TANDA VITAL BAYI PREMATUR
Description:
Latar Belakang: Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada gestasi kurang dari 37 minggu dihitung dari periode menstruasi terakhir.
Pada bayi prematur dengan usia gestasi yang belum cukup mengakibatkan sistem organ tubuh bayi prematur belum sempurna sehingga akan mengalami kesulitan beradaptasi terhadap kehidupan di luar uterin.
Data WHO tahun 2017 menyebutkan kematian neonatal/bayi baru lahir adalah sebanyak 7000 bayi baru lahir di dunia meninggal setiap harinya.
Angka kejadian prematur dan angka kematian bayi prematur di Indonesia masih tergolong tinggi.
Indonesia termasuk ke dalam peringkat 10 besar dari 184 negara dengan angka kejadian prematur tinggi, yaitu 15,5 kelahiran prematur per 100 kelahiran hidup.
Tujuan: Mengetahui efektifitas stimulasi taktil kinestetik terhadap kestabilan tanda vital Bayi Prematur.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen dengan desain penelitian yaitu rancangan two group pretest-posttest design.
Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan tanda vital Suhu dengan p value 0,003, Nadi dengan p value 0,014, RR dengan p value 0,000 dan Saturasi Oksigen dengan p value 0,003 pada bayi premature (BBLR) pada kelompok kontrol (tanpa diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik) dengan kelompok intervensi (bayi premature yang diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan tanda vital (Suhu, Nadi, RR dan Saturasi Oksigen) pada bayi premature (BBLR) pada kelompok kontrol (tanpa diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik) dengan kelompok intervensi (bayi premature yang diberikan perlakuan stimulasi taktil kinestetik).

Related Results

Pengaruh Stimulasi Oromotor dalam Memperbaiki Refleks Isap Bayi Prematur
Pengaruh Stimulasi Oromotor dalam Memperbaiki Refleks Isap Bayi Prematur
Latar belakang. Masalah menyusu sering kali ditemukan pada bayi prematur akibat refleks isap dan menelan yang belum berkembang dengan sempurna. Intervensi berupa stimulasi oromotor...
Pengaturan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur
Pengaturan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur
Bayi prematur sebagian besar lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Perawatan bayi prematur membutuhkan perhatian yang intensif. Perawatan ini bertujuan untuk meningkatkan b...
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
 Asfiksia neonatorum termasuk dalam bayi baru lahir dengan risiko tinggii karena memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonat...
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
 Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Evaluasi Pelaksanaan Stimulasi Pijat Bayi Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang
Evaluasi Pelaksanaan Stimulasi Pijat Bayi Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang
Pijat bayi merupakan terapi sentuh paling tua dan paling populer yang dikenal manusia serta salah satu bentuk stimulasi dini yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak...
Analisis Praktik Keperawatan Dengan Intervensi Stimulasi Oral Terhadap Peningkatan Berat Badan BBLR
Analisis Praktik Keperawatan Dengan Intervensi Stimulasi Oral Terhadap Peningkatan Berat Badan BBLR
Latar Belakang: Bayi BBLR memiliki sistem fisiologis yang belum matang, termasuk fungsi oral-motor, sehingga berisiko tinggi mengalami masalah menyusui tidak efektif. Kondisi ini d...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...

Back to Top