Javascript must be enabled to continue!
Pengaturan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur
View through CrossRef
Bayi prematur sebagian besar lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Perawatan bayi prematur membutuhkan perhatian yang intensif. Perawatan ini bertujuan untuk meningkatkan berat badan (BB). Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan BB bayi prematur yaitu melalui intervensi pengaturan siklus pencahayaan dan pemberian nesting. Tujuan studi kasus ini adalah mengevaluasi hasil penerapan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur. Desain studi ini menggunakan metode case report dengan multi case melalui pendekatan pemberian asuhan keperawatan. Variabel yang dievalua s i adalah berat badan bayi prematur. Subyek studi kasus ini adalah 2 bayi prematur dengan BBLR yang dirawat di ruang NRT RSUP Dr.Kariadi Semarang. Intervensi yang diberikan adalah pengaturan siklus pencahayaan dan nesting diberikan 7 hari. Hasil studi kasus ini menunjukka n kedua subyek studi mengalami masalah keperawatan resiko hipotermia. Bayi prematur yang diberikan siklus pencahayan dan nesting menunjukkan berat badan bayi meningkat. Subyek 1 menunjukkan hasil berat badan sebelum diberikan intervensi 1525 gram setelah diberikan intervensi 1705 gram, sedangkan subyek studi ke-2 menunjukkan hasil berat badan sebelum diberikan intervensi 1215 gram setelah diberikan intervensi 1571 gram. Kesimpulan Hasil penerapan studi kasus ini sama seperti penelitian sebelumnya yang menunjukkan terdapat peningkatan berat badan bayi melalui pengaturan siklus pencahayaan dan nesting.
Title: Pengaturan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur
Description:
Bayi prematur sebagian besar lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
Perawatan bayi prematur membutuhkan perhatian yang intensif.
Perawatan ini bertujuan untuk meningkatkan berat badan (BB).
Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan BB bayi prematur yaitu melalui intervensi pengaturan siklus pencahayaan dan pemberian nesting.
Tujuan studi kasus ini adalah mengevaluasi hasil penerapan siklus pencahayaan dan nesting terhadap berat badan bayi prematur.
Desain studi ini menggunakan metode case report dengan multi case melalui pendekatan pemberian asuhan keperawatan.
Variabel yang dievalua s i adalah berat badan bayi prematur.
Subyek studi kasus ini adalah 2 bayi prematur dengan BBLR yang dirawat di ruang NRT RSUP Dr.
Kariadi Semarang.
Intervensi yang diberikan adalah pengaturan siklus pencahayaan dan nesting diberikan 7 hari.
Hasil studi kasus ini menunjukka n kedua subyek studi mengalami masalah keperawatan resiko hipotermia.
Bayi prematur yang diberikan siklus pencahayan dan nesting menunjukkan berat badan bayi meningkat.
Subyek 1 menunjukkan hasil berat badan sebelum diberikan intervensi 1525 gram setelah diberikan intervensi 1705 gram, sedangkan subyek studi ke-2 menunjukkan hasil berat badan sebelum diberikan intervensi 1215 gram setelah diberikan intervensi 1571 gram.
Kesimpulan Hasil penerapan studi kasus ini sama seperti penelitian sebelumnya yang menunjukkan terdapat peningkatan berat badan bayi melalui pengaturan siklus pencahayaan dan nesting.
Related Results
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
ABSTRACT Infant morbidity and mortality rates are influenced by various factors, including the circumstances at birth, in this case babies born with low birth weight or LBW. One of...
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
Tujuan dari pembangunan kesehatan salah satunya adalah menurunkan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi menurut Sustainanble Depelovment Goals (SDGs) tahun 2015 berjumlah 40 per...
Hubungan Pijat Bayi dengan Kenaikan Berat Badan
Hubungan Pijat Bayi dengan Kenaikan Berat Badan
Sentuhan alamiah pada bayi merupakan tindakan memijat yang dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan tekni pemijatan bayi. Terapi sentuhan (pijat ) bisa memberikan e...
Hubungan Pijat Bayi Dengan Kenaikan Berat Badan
Hubungan Pijat Bayi Dengan Kenaikan Berat Badan
Sentuhan alamiah pada bayi merupakan tindakan memijat yang dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan tekni pemijatan bayi. Terapi sentuhan (pijat ) bisa memberikan e...
EFEKTIFITAS STIMULASI TAKTIL KINESTETIK TERHADAP KESTABILAN TANDA VITAL BAYI PREMATUR
EFEKTIFITAS STIMULASI TAKTIL KINESTETIK TERHADAP KESTABILAN TANDA VITAL BAYI PREMATUR
Latar Belakang: Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada gestasi kurang dari 37 minggu dihitung dari periode menstruasi terakhir. Pada bayi prematur dengan usia gestasi yang belum...
Pengaruh Baby Massage terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi
Pengaruh Baby Massage terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi
The first five years are a golden time for children starting from infancy from birth. Infancy is a golden period as well as a critical period of a person's development. Baby massag...
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL Lc 7e SISWA MTsN 1 ACEH BARAT
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL Lc 7e SISWA MTsN 1 ACEH BARAT
Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII A MTsN 1 Aceh Barat setelah menggunakan model pembelajaran Lc 7e. Pada siklus I dan s...

