Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Psikologis Anak

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dinamika psikologi anak yang mengalami kekerasan dalam keluarga dan mencari solusi untuk membantu anak dalam menghadapi situasi tersebut. Kekerasan dalam rumah tangga, yang mencakup kekerasan fisik, psikologis, dan sosial, sering kali menyebabkan dampak buruk bagi anak-anak, baik secara fisik maupun mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan dua subjek penelitian, yakni anak berusia 15 tahun yang mengalami kekerasan dari kedua orang tuanya dan anak berusia 11 tahun yang menerima kekerasan dari ayah tirinya. Pengumpulan data dilakukan melalui metode studi literatur dengan meninjau berbagai sumber terpercaya yang membahas fenomena kekerasan anak ,dampaknya, serta pendekatan psikologis untuk menangani kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan yang dialami oleh anak-anak tersebut berdampak signifikan pada perkembangan fisik, emosional, dan sosial mereka. Kekerasan fisik mengakibatkan luka dan rasa malu, sementara kekerasan psikis menciptakan rasa tidak aman, minder, dan menurunnya harga diri anak. Kekerasan sosial, yang berupa penelantaran dan kurangnya perhatian dari orang tua, juga berdampak pada kesejahteraan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencegah dan mengatasi dampak kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak, diperlukan perlindungan hukum yang tegas serta pendekatan konseling yang dapat membantu anak untuk mengatasi trauma yang mereka alami. Diharapkan, temuan ini dapat memberikan manfaat dalam bidang konseling dan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai dampak kekerasan terhadap anak.
Title: Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Psikologis Anak
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dinamika psikologi anak yang mengalami kekerasan dalam keluarga dan mencari solusi untuk membantu anak dalam menghadapi situasi tersebut.
Kekerasan dalam rumah tangga, yang mencakup kekerasan fisik, psikologis, dan sosial, sering kali menyebabkan dampak buruk bagi anak-anak, baik secara fisik maupun mental.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan dua subjek penelitian, yakni anak berusia 15 tahun yang mengalami kekerasan dari kedua orang tuanya dan anak berusia 11 tahun yang menerima kekerasan dari ayah tirinya.
Pengumpulan data dilakukan melalui metode studi literatur dengan meninjau berbagai sumber terpercaya yang membahas fenomena kekerasan anak ,dampaknya, serta pendekatan psikologis untuk menangani kasus tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan yang dialami oleh anak-anak tersebut berdampak signifikan pada perkembangan fisik, emosional, dan sosial mereka.
Kekerasan fisik mengakibatkan luka dan rasa malu, sementara kekerasan psikis menciptakan rasa tidak aman, minder, dan menurunnya harga diri anak.
Kekerasan sosial, yang berupa penelantaran dan kurangnya perhatian dari orang tua, juga berdampak pada kesejahteraan anak.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencegah dan mengatasi dampak kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak, diperlukan perlindungan hukum yang tegas serta pendekatan konseling yang dapat membantu anak untuk mengatasi trauma yang mereka alami.
Diharapkan, temuan ini dapat memberikan manfaat dalam bidang konseling dan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai dampak kekerasan terhadap anak.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
<p><em>Mayarakat umum khususnya wanita secara keseluruhan masih belum memahami apa saja yang tergolong kedalam tindakan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga sampai pa...
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) BAGI KESEHATAN MENTAL ANAK
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) BAGI KESEHATAN MENTAL ANAK
Kegiatan pengabdian ini mengkaji dampak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap kesehatan mental anak. Latar belakang mencakup peningkatan kejadian kekerasan dalam rumah tangg...
Kekerasan Fisik Terhadap Anak Pasca Pandemik Covid 19
Kekerasan Fisik Terhadap Anak Pasca Pandemik Covid 19
Anak merupakan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perlindunganĀ  dari segala tindak kejahatan dan kekerasan sesuai ketentuan perundang-undangan. Kekerasan terhadap anak bukanlah...
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG BENTUK-BENTUK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI DESA SUMURAN WETAN KRAGILAN
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG BENTUK-BENTUK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI DESA SUMURAN WETAN KRAGILAN
Pengabdian ini bertujuan: (i) melakukan sosialisasi pentingnya mengetahui bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga (ii) memberikan penjelasan tentang pentingnya mengetahui bentuk...

Back to Top