Javascript must be enabled to continue!
PREDIKSI TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KENDARI MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO
View through CrossRef
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Kota Kendari, yang menyebabkan kerugian material dan non-material. Prediksi tingkat kerawanan banjir menjadi langkah preventif penting dalam mitigasi bencana. Kota Kendari memiliki berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir, seperti curah hujan yang tinggi, kondisi topografi, dan kepadatan penduduk. Ketidakpastian dalam data lingkungan menuntut penggunaan metode yang mampu menangani variasi parameter secara fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi tingkat kerawanan banjir di Kota Kendari menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dengan mempertimbangkan tiga parameter utama, yaitu curah hujan, ketinggian wilayah, dan kepadatan penduduk. Model dikembangkan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto, yang memungkinkan integrasi berbagai faktor dalam sistem pengambilan keputusan berbasis aturan. Proses inferensi fuzzy dilakukan dengan 27 aturan dan hasil prediksi dievaluasi menggunakan data selama 12 bulan. Akurasi model diuji dengan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan Root Mean Square Error (RMSE). Evaluasi model menunjukkan nilai MAPE sebesar 3,99% dan RMSE 0,96 yang mengindikasikan tingkat akurasi prediksi yang tinggi. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa 5 bulan memiliki tingkat kerawanan tinggi, 3 bulan dengan tingkat kerawanan sedang, dan 4 bulan dengan tingkat kerawanan rendah. Model ini dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam perencanaan mitigasi banjir di Kota Kendari.
Title: PREDIKSI TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KENDARI MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO
Description:
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Kota Kendari, yang menyebabkan kerugian material dan non-material.
Prediksi tingkat kerawanan banjir menjadi langkah preventif penting dalam mitigasi bencana.
Kota Kendari memiliki berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir, seperti curah hujan yang tinggi, kondisi topografi, dan kepadatan penduduk.
Ketidakpastian dalam data lingkungan menuntut penggunaan metode yang mampu menangani variasi parameter secara fleksibel.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi tingkat kerawanan banjir di Kota Kendari menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dengan mempertimbangkan tiga parameter utama, yaitu curah hujan, ketinggian wilayah, dan kepadatan penduduk.
Model dikembangkan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto, yang memungkinkan integrasi berbagai faktor dalam sistem pengambilan keputusan berbasis aturan.
Proses inferensi fuzzy dilakukan dengan 27 aturan dan hasil prediksi dievaluasi menggunakan data selama 12 bulan.
Akurasi model diuji dengan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan Root Mean Square Error (RMSE).
Evaluasi model menunjukkan nilai MAPE sebesar 3,99% dan RMSE 0,96 yang mengindikasikan tingkat akurasi prediksi yang tinggi.
Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa 5 bulan memiliki tingkat kerawanan tinggi, 3 bulan dengan tingkat kerawanan sedang, dan 4 bulan dengan tingkat kerawanan rendah.
Model ini dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam perencanaan mitigasi banjir di Kota Kendari.
Related Results
Tingkat Kerawanan Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Tingkat Kerawanan Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Banjir yaitu kondisi ketika laju aliran di sungai yang relatif lebih tinggi dari biasanya, genangan yang terjadi di dataran rendah, kenaikan, penambahan, dan melimpasnya air yang t...
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG
Kejuruan Muda adalah salah satu Kecamatan di Kabupeten Aceh Tamiang dengan luas wilayah 124,48 km2 dan luas pemukiman desa 1.083,40 Ha. Daerah ini sering terjadi kelongsoran pada s...
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Batang Tambuo adalah sebuah sungai yang mengalir melewati di Kecamatan Aur Birugo, Kota Bukittinggi. Daerah Aliran Sungai Batang (DAS) Tambuo ini sering kali mengalami banjir. Musi...
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
Informasi terkait bencana banjir di Kecamatan Mojoagung sangat penting agar pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menanggulanginya. Kebutuhan dalam memahami tingkat...
Mitigasi Banjir Berbasis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember
Mitigasi Banjir Berbasis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember
Kecamatan Rambipuji merupakan salah satu kecamatan yang berdasarkan RPJMD Kabupaten Jember Tahun 2021-2026 dan data historis Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah termasuk w...
Pengendalian Bencana Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Pengendalian Bencana Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Banjir yang terjadi di Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul memiliki 3 tingkat kerawanan. Kelas tingkat kerawanan banjir yang ditemukan yaitu kelas tingkat kerawanan yang rendah selu...
Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Semarang Menggunakan Overlay dan Skoring Memanfaatkan SIG
Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Semarang Menggunakan Overlay dan Skoring Memanfaatkan SIG
Abstrak: Bencana banjir merupakan bencana yang sering terjadi di wilayah iklim tropis khususnya daerah yang letaknya dikelilingi oleh aliran air atau genangan air seperti danau. Ba...
Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
Pola Spasial Kriminalitas Narkoba di Kota Kendari
The development of narcotics in Kendari City has spread to ten sub-districts. The purpose of this research is (1) for analyzing the spatial pattern of drug crime in Kendari City, ...

