Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Semarang Menggunakan Overlay dan Skoring Memanfaatkan SIG

View through CrossRef
Abstrak: Bencana banjir merupakan bencana yang sering terjadi di wilayah iklim tropis khususnya daerah yang letaknya dikelilingi oleh aliran air atau genangan air seperti danau. Banjir di Indonesia dipengaruhi oleh pergantian musim yang tidak menentu yang menyebabkan bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah yang rawan terhadap banjir dan mengetahui sebarapa besar tingkat kerawananan banjir yang dapat terjadi di studi area penelitian pada wilayah Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode overlay dengan tumpang susun layer, berdasarkan hasil perhitungan total scoring dari nilai dan bobot dari tiap parameter. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder berupa data spasial dan non spasial dari lembaga resmi Negara Indonesia, yang dipakai untuk mendukung analisis yang dilakukan. Dari hasil analisis yang dilakukan pada studi area penelitian di wilayah Kabupaten Semarang, diketahui terdapat 159 desa pada daerah dengan tingkat kerawanan yang rendah, serta 109 desa pada daerah dengan tingkat kerawanan sedang, sisanya 20 desa berada pada tingkat kerawanan tinggi. Dari analisis yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa wilayah Kabupaten Semarang khususnya pada daerah studi area penelitian menghasilkan informasi dari empat kecamatan yang ada, memiliki tingkat kerentanan yang didominasi oleh tingkat tidak rawan dan cukup rawan. Kata kunci: Bencana Banjir, Overlay, Scoring, Sistem Informasi Geografi.Abstract: Disaster flood disasters that occur in climatic areas, especially areas associated with water flows or puddles such as lakes. Floods in Indonesia are inspired by the changing seasons that are disastrous floods. This study aims to map the areas that are prone to flooding and how much danger is the level of flood vulnerability that can occur in the study area of Semarang Regency. This study uses an overlay method with overlapping layers, based on the calculation of the total score of the values and weights of each parameter. Data collection was carried out by collecting secondary data in the form of spatial data and non-official Indonesian institutions, which were used to support the analysis carried out. From the results of the analysis carried out in the study area of research in Semarang Regency, it is known that there are 159 villages in areas with low levels of vulnerability, as well as 109 villages in areas with moderate levels of vulnerability, the remaining 20 villages are at high levels of vulnerability. From the analysis carried out, it can be concluded that the Semarang Regency area, especially in the study area the research area produces information from the four existing sub-districts, has a level of vulnerability which is dominated by a level of vulnerability which is not vulnerable and quite vulnerable. Keywords: Flood Disaster, Overlay, Scoring, Geographic Information System. 
Title: Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Semarang Menggunakan Overlay dan Skoring Memanfaatkan SIG
Description:
Abstrak: Bencana banjir merupakan bencana yang sering terjadi di wilayah iklim tropis khususnya daerah yang letaknya dikelilingi oleh aliran air atau genangan air seperti danau.
Banjir di Indonesia dipengaruhi oleh pergantian musim yang tidak menentu yang menyebabkan bencana banjir.
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah yang rawan terhadap banjir dan mengetahui sebarapa besar tingkat kerawananan banjir yang dapat terjadi di studi area penelitian pada wilayah Kabupaten Semarang.
Penelitian ini menggunakan metode overlay dengan tumpang susun layer, berdasarkan hasil perhitungan total scoring dari nilai dan bobot dari tiap parameter.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder berupa data spasial dan non spasial dari lembaga resmi Negara Indonesia, yang dipakai untuk mendukung analisis yang dilakukan.
Dari hasil analisis yang dilakukan pada studi area penelitian di wilayah Kabupaten Semarang, diketahui terdapat 159 desa pada daerah dengan tingkat kerawanan yang rendah, serta 109 desa pada daerah dengan tingkat kerawanan sedang, sisanya 20 desa berada pada tingkat kerawanan tinggi.
Dari analisis yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa wilayah Kabupaten Semarang khususnya pada daerah studi area penelitian menghasilkan informasi dari empat kecamatan yang ada, memiliki tingkat kerentanan yang didominasi oleh tingkat tidak rawan dan cukup rawan.
 Kata kunci: Bencana Banjir, Overlay, Scoring, Sistem Informasi Geografi.
Abstract: Disaster flood disasters that occur in climatic areas, especially areas associated with water flows or puddles such as lakes.
Floods in Indonesia are inspired by the changing seasons that are disastrous floods.
This study aims to map the areas that are prone to flooding and how much danger is the level of flood vulnerability that can occur in the study area of Semarang Regency.
This study uses an overlay method with overlapping layers, based on the calculation of the total score of the values and weights of each parameter.
Data collection was carried out by collecting secondary data in the form of spatial data and non-official Indonesian institutions, which were used to support the analysis carried out.
From the results of the analysis carried out in the study area of research in Semarang Regency, it is known that there are 159 villages in areas with low levels of vulnerability, as well as 109 villages in areas with moderate levels of vulnerability, the remaining 20 villages are at high levels of vulnerability.
From the analysis carried out, it can be concluded that the Semarang Regency area, especially in the study area the research area produces information from the four existing sub-districts, has a level of vulnerability which is dominated by a level of vulnerability which is not vulnerable and quite vulnerable.
 Keywords: Flood Disaster, Overlay, Scoring, Geographic Information System.
 .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
Informasi terkait bencana banjir di Kecamatan Mojoagung sangat penting agar pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menanggulanginya. Kebutuhan dalam memahami tingkat...
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Batang Tambuo adalah sebuah sungai yang mengalir melewati di Kecamatan Aur Birugo, Kota Bukittinggi. Daerah Aliran Sungai Batang (DAS) Tambuo ini sering kali mengalami banjir. Musi...
Analisis Hubungan Kerawanan Longsor Lahan dengan Penggunaan Lahan di Sub-Das Kali Arus Kabupaten Banyumas
Analisis Hubungan Kerawanan Longsor Lahan dengan Penggunaan Lahan di Sub-Das Kali Arus Kabupaten Banyumas
Penggunaan lahan di Sub-DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Arus sangatlah beragam yaitu  untuk lahan pertanian dan non pertanian.. menganalisis hubungan kelas kerawanan longsorlahan d...
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KERAWANAN KEJAHATAN DI KAWASAN PERKOTAAN Studi Kasus di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KERAWANAN KEJAHATAN DI KAWASAN PERKOTAAN Studi Kasus di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
Kejahatan merupakan perubahan yang tidak direncanakan akibat proses pengembangan perkotaan. Pendekatan geografis dalam analisis kejahatan mampu menganalisis pola kejahatan mengguna...
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Potensi bencana pada daerah Kabupaten Pringsewu berdasarkan RTRW daerah tersebut diantaranya tanah longsor dan gempa bumi, sehingga diperlukannya Kajian Risiko Bencana terhadap dua...
Analisis Tingkat Risiko Banjir dan Tanah Longsor di Jalur Kereta Api Makassar-Parepare
Analisis Tingkat Risiko Banjir dan Tanah Longsor di Jalur Kereta Api Makassar-Parepare
Transportasi umum merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat di kota-kota dan kabupaten besar di Sulawesi Selatan, seperti Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan K...
Analisis Spasial Daerah Rawan Banjir Di Desa Sumber Rejeki
Analisis Spasial Daerah Rawan Banjir Di Desa Sumber Rejeki
Desa Sumber Rejeki merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, yang sering mengalami banjir akibat curah hujan tinggi dan kondisi topografi yang bervari...

Back to Top