Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Mitigasi Banjir Berbasis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember

View through CrossRef
Kecamatan Rambipuji merupakan salah satu kecamatan yang berdasarkan RPJMD Kabupaten Jember Tahun 2021-2026 dan data historis Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah termasuk wilayah rawan banjir yang disebabkan curah hujan ekstrim, kondisi geografis, dan kurangnya sistem informasi kebencanaan. Pada kisaran tahun 2005 dan 2006, banjir menyebabkan kerugian materi hingga nyawa berdasarkan data BPBD Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerawanan banjir berdasarkan tingkatannya dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kerawanan banjir untuk perumusan strategi mitigasi efektif. Metode yang digunakan meliputi pendekatan geospasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), analisis Weight of Evidence (WoE) untuk menentukan faktor utama penyebab banjir, serta analisis SWOT dan IFAS EFAS untuk perumusan strategi mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawanan banjir di Kecamatan Rambipuji terklasifikasi pada kelas sangat rendah hingga sangat tinggi dimana faktor penggunaan lahan sebagai penyebab utama. Dirumuskan strategi mitigasi yang mencakup pembangunan infrastruktur pengendali banjir, peningkatan sistem peringatan dini, serta edukasi masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana. Output penelitian diharapkan menjadi  sumbangsih sebagai upaya pengurangan resiko bencana banjir dan peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana
Title: Mitigasi Banjir Berbasis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember
Description:
Kecamatan Rambipuji merupakan salah satu kecamatan yang berdasarkan RPJMD Kabupaten Jember Tahun 2021-2026 dan data historis Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah termasuk wilayah rawan banjir yang disebabkan curah hujan ekstrim, kondisi geografis, dan kurangnya sistem informasi kebencanaan.
Pada kisaran tahun 2005 dan 2006, banjir menyebabkan kerugian materi hingga nyawa berdasarkan data BPBD Kabupaten Jember.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kerawanan banjir berdasarkan tingkatannya dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kerawanan banjir untuk perumusan strategi mitigasi efektif.
Metode yang digunakan meliputi pendekatan geospasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), analisis Weight of Evidence (WoE) untuk menentukan faktor utama penyebab banjir, serta analisis SWOT dan IFAS EFAS untuk perumusan strategi mitigasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawanan banjir di Kecamatan Rambipuji terklasifikasi pada kelas sangat rendah hingga sangat tinggi dimana faktor penggunaan lahan sebagai penyebab utama.
Dirumuskan strategi mitigasi yang mencakup pembangunan infrastruktur pengendali banjir, peningkatan sistem peringatan dini, serta edukasi masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana.
Output penelitian diharapkan menjadi  sumbangsih sebagai upaya pengurangan resiko bencana banjir dan peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG
Kejuruan Muda adalah salah satu Kecamatan di Kabupeten Aceh Tamiang dengan luas wilayah 124,48 km2 dan luas pemukiman desa 1.083,40 Ha. Daerah ini sering terjadi kelongsoran pada s...
Tingkat Kerawanan Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Tingkat Kerawanan Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Banjir yaitu kondisi ketika laju aliran di sungai yang relatif lebih tinggi dari biasanya, genangan yang terjadi di dataran rendah, kenaikan, penambahan, dan melimpasnya air yang t...
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Indonesia memiliki kondisi topografi yang beragam dan beriklim tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir....
PREDIKSI TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KENDARI MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO
PREDIKSI TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KENDARI MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Kota Kendari, yang menyebabkan kerugian material dan non-material. Prediksi tingkat kerawan...
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
Informasi terkait bencana banjir di Kecamatan Mojoagung sangat penting agar pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menanggulanginya. Kebutuhan dalam memahami tingkat...
Pengendalian Bencana Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Pengendalian Bencana Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Banjir yang terjadi di Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul memiliki 3 tingkat kerawanan. Kelas tingkat kerawanan banjir yang ditemukan yaitu kelas tingkat kerawanan yang rendah selu...
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KERAWANAN KEJAHATAN DI KAWASAN PERKOTAAN Studi Kasus di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KERAWANAN KEJAHATAN DI KAWASAN PERKOTAAN Studi Kasus di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung
Kejahatan merupakan perubahan yang tidak direncanakan akibat proses pengembangan perkotaan. Pendekatan geografis dalam analisis kejahatan mampu menganalisis pola kejahatan mengguna...

Back to Top