Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tingkat Kerawanan Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret

View through CrossRef
Banjir yaitu kondisi ketika laju aliran di sungai yang relatif lebih tinggi dari biasanya, genangan yang terjadi di dataran rendah, kenaikan, penambahan, dan melimpasnya air yang tidak biasanya terjadi di daratan. Banjir di daerah yang diteliti terjadi akibat dari kondisi Sub DAS Pesing yang tidak memadai. Pada saat curah hujan tinggi, debit aliran juga meningkat sehingga outlet Sub DAS Pesing yang bermuara ke DAS Opak penuh dan mengakibatkan terjadinya luapan di Sub DAS Pesing. Banjir di daerah penelitian pernah terjadi pada tahun 2012, 2015 dan 2019. Berdasarkan banjir yang telah terjadi di daerah yang diteliti, perlu diketahui penyebab terjadinya banjir dan tingkat kerawanan sebagai acuan pengendalian yang dapat digunakan untuk mengurangi tingkat kerawanan banjir di daerah tersebut. Oleh karena itu penelitian ini akan mengkaji mengenai tingkat kerawanan banjir pada Sub DAS Pesing. Hasil penelitian yang didapat ditemukan 3 kelas tingkat kerawanan banjir dari total 5 kelas. Kelas tingkat kerawanan banjir yang ditemukan yaitu kelas tingkat kerawanan yang rendah seluas 584.446 ha atau 35,69% dari luas daerah penelitian, kelas tingkat kerawanan yang sedang seluas 925.243 ha atau 56,501% dari luas daerah penelitian, dan kelas tingkat kerawanan yang tinggi seluas 127.877 ha atau 7,809% dari luas daerah penelitian.
Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (Dinasti)
Title: Tingkat Kerawanan Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Description:
Banjir yaitu kondisi ketika laju aliran di sungai yang relatif lebih tinggi dari biasanya, genangan yang terjadi di dataran rendah, kenaikan, penambahan, dan melimpasnya air yang tidak biasanya terjadi di daratan.
Banjir di daerah yang diteliti terjadi akibat dari kondisi Sub DAS Pesing yang tidak memadai.
Pada saat curah hujan tinggi, debit aliran juga meningkat sehingga outlet Sub DAS Pesing yang bermuara ke DAS Opak penuh dan mengakibatkan terjadinya luapan di Sub DAS Pesing.
Banjir di daerah penelitian pernah terjadi pada tahun 2012, 2015 dan 2019.
Berdasarkan banjir yang telah terjadi di daerah yang diteliti, perlu diketahui penyebab terjadinya banjir dan tingkat kerawanan sebagai acuan pengendalian yang dapat digunakan untuk mengurangi tingkat kerawanan banjir di daerah tersebut.
Oleh karena itu penelitian ini akan mengkaji mengenai tingkat kerawanan banjir pada Sub DAS Pesing.
Hasil penelitian yang didapat ditemukan 3 kelas tingkat kerawanan banjir dari total 5 kelas.
Kelas tingkat kerawanan banjir yang ditemukan yaitu kelas tingkat kerawanan yang rendah seluas 584.
446 ha atau 35,69% dari luas daerah penelitian, kelas tingkat kerawanan yang sedang seluas 925.
243 ha atau 56,501% dari luas daerah penelitian, dan kelas tingkat kerawanan yang tinggi seluas 127.
877 ha atau 7,809% dari luas daerah penelitian.

Related Results

Pengendalian Bencana Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Pengendalian Bencana Banjir pada Sub DAS Pesing Kecamatan Pleret
Banjir yang terjadi di Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul memiliki 3 tingkat kerawanan. Kelas tingkat kerawanan banjir yang ditemukan yaitu kelas tingkat kerawanan yang rendah selu...
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG
Kejuruan Muda adalah salah satu Kecamatan di Kabupeten Aceh Tamiang dengan luas wilayah 124,48 km2 dan luas pemukiman desa 1.083,40 Ha. Daerah ini sering terjadi kelongsoran pada s...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Batang Tambuo adalah sebuah sungai yang mengalir melewati di Kecamatan Aur Birugo, Kota Bukittinggi. Daerah Aliran Sungai Batang (DAS) Tambuo ini sering kali mengalami banjir. Musi...
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
PEMETAAN KERAWANAN BENCANA BANJIR DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
Informasi terkait bencana banjir di Kecamatan Mojoagung sangat penting agar pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menanggulanginya. Kebutuhan dalam memahami tingkat...
Mitigasi Banjir Berbasis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember
Mitigasi Banjir Berbasis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember
Kecamatan Rambipuji merupakan salah satu kecamatan yang berdasarkan RPJMD Kabupaten Jember Tahun 2021-2026 dan data historis Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah termasuk w...
KAJIAN BANJIR DI SUB DAS BATI-BATI DAS MALUKA KABUPATEN TANAH LAUT
KAJIAN BANJIR DI SUB DAS BATI-BATI DAS MALUKA KABUPATEN TANAH LAUT
Flooding has the potential to pose a danger to the human life and environment, and so it is necessary to conduct a flood study. This study have a purpose to identify the frequency ...
Pendekatan Analisis Spasial untuk Deteksi Kerawanan Longsor di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro
Pendekatan Analisis Spasial untuk Deteksi Kerawanan Longsor di Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro
Kecamatan Kedungadem adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang sering mengalami kejadian tanah longsor. Kejadian tersebut dipicu dengan kondisi topografi curam serta...

Back to Top