Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori

View through CrossRef
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik. Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses dekomposisi. Sampah yang telah didekompoisi ini dikenal sebagai kompos.Dengan melalui proses seperti itu maka lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai bidangperesap air juga sekaligus berfungsi sebagai "pabrik" pembuat kompos.Jenis sampah yang dimasukkan akan mempengaruhi kecepatan proses pengomposanyang ditandai dengan kecepatan menurunnya ketinggian sampah dalam lubang resapan biopori.Dengan semakin cepat terjadi penurunan ketinggian sampah maka lubang resapan akan dapatdigunakan setiap hari.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data: (1) lubang resapan biopori yang diisi sampahdaun akan membutuhkan waktu 1 bulan untuk membusuk, (2) lubang resapan biopori yang diisisampah daun kering dan sampah dapur atau sisa makanan butuh waktu 7 hari untuk terjadidekomposisi sedangkan (3) lubang resapan biopori yang diisi sampah dapur saja akanmengalami proses dekomposisi dalam waktu 1- 3 hari.
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Description:
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik.
Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses dekomposisi.
Sampah yang telah didekompoisi ini dikenal sebagai kompos.
Dengan melalui proses seperti itu maka lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai bidangperesap air juga sekaligus berfungsi sebagai "pabrik" pembuat kompos.
Jenis sampah yang dimasukkan akan mempengaruhi kecepatan proses pengomposanyang ditandai dengan kecepatan menurunnya ketinggian sampah dalam lubang resapan biopori.
Dengan semakin cepat terjadi penurunan ketinggian sampah maka lubang resapan akan dapatdigunakan setiap hari.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data: (1) lubang resapan biopori yang diisi sampahdaun akan membutuhkan waktu 1 bulan untuk membusuk, (2) lubang resapan biopori yang diisisampah daun kering dan sampah dapur atau sisa makanan butuh waktu 7 hari untuk terjadidekomposisi sedangkan (3) lubang resapan biopori yang diisi sampah dapur saja akanmengalami proses dekomposisi dalam waktu 1- 3 hari.

Related Results

Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air ...
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Pada Daerah Permukiman yang berpotensi Genangan
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Pada Daerah Permukiman yang berpotensi Genangan
Limpasan permukaan merupakan air yang muncul diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang jatuh pada suatu kawasan. Limpasan yang mengakibatkan genangan terjadi selain buruknya sist...
Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Antisipasi Kelangkaan Air Sumur di Musim Kemarau
Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Antisipasi Kelangkaan Air Sumur di Musim Kemarau
Curah bujan yang sudah mulai tinggi menyebabkan terjadinya genangan air hujan di kawasan Komplek Masjid Al-Muhajirin, Tiyasan, Kelurahan Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman, D.I....
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
LUBANG BIOPORI: SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM MENGELOLA SAMPAH ORGANIK DI DESA NEGERI NGARIP
LUBANG BIOPORI: SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM MENGELOLA SAMPAH ORGANIK DI DESA NEGERI NGARIP
Dalam pengolahan sampah, masyarakat desa kebanyakan masih bertumpu pada unsur penimbunan sampah kemudian dilakukan pembuangan ke tempat pemrosesan akhir sampah. Selain itu, masih b...
Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Biopori Melalui Program Kkn-05 Tematik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Biopori Melalui Program Kkn-05 Tematik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Kelurahan Pandeyan, salah satu dari tujuh kelurahan di Kemantren Umbulharjo, memiliki luas wilayah sekitar 118,499 hektar atau sekitar 1,2 kilometer persegi. Terdiri dari 13 RW, 52...
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN
Di era teknologi yang semakin maju ini banyak sekali perangkat teknologi yang menggunakan tenaga listrik. Tenaga listrik menjadi bahan pembangkit utama untuk membangkitkan teknolog...

Back to Top