Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perencanaan Lubang Resapan Biopori Pada Daerah Permukiman yang berpotensi Genangan

View through CrossRef
Limpasan permukaan merupakan air yang muncul diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang jatuh pada suatu kawasan. Limpasan yang mengakibatkan genangan terjadi selain buruknya sistem drainase dan kurangnya ruang terbuka hijau (RTH), genangan juga disebabkan oleh kurangnya kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan. Seperti yang terjadi pada kawasan Jalan Mayor Ruslan Kota Pagar Alam yang merupakan Kawasan perumahan dan permukiman, serta menjadi jalur utama perkotaan. Kawasan ini sering terjadi genangan pada saluran drainase dikarenakan kesadaran masyarakat yang membuang sampah, hal ini yang dapat memperburuk aliran limpasan sehingga dapat mengakibatkan genangan di Kawasan tersebut. Berdasarkan masalah tersebut maka dibutuhkan adannya perencanaan Lubang Resapan Biopori dalam mengurangi adanya genangan Pada Kawasan Jalan Mayor Ruslan. Tujuan dari penelitian ini adalah Perencanaan lubang resapan biopori di lokasi kawasan yang berpotensi rawan genangan pada Jalan Mayor Ruslan Kota Pagar Alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis curah hujan dengan menghitung frekuensi curah hujan, menghitung intensitas curah hujan dengan metode mononobe, pengukuran laju infitrasi dengan menggunakan alat single ring infiltrometer sehingga menghasilkan kurva horton, dan menggunakan perhitungan rumus Lubang Resapan Biopori untuk merencanakan jumlah lubang yang dibu. Berdasarkan hasil penelitian perencanaan Lubang Resapan Biopori diperoleh dimensi dengan diameter pipa 15 cm (0,15 m) dan kedalaman 100 cm (1 m) dengan jumlah Lubang Resapan Biopori 13 buah dengan jarak per 30 meter. Perencanaan lubang resapan biopori dengan ukuran diameter pipa 15 cm dan kedalaman 100 cm sepanjang jarak 400 meter diberikan 1 lubang resapan biopori pada setiap 20 cm. Berdasarkan rekomendasi dengan adanya Perencanaan Lubang Resapan Biopori pada Kawasan Jalan Mayor Ruslan bahwa satu buah lubang resapan biopori sepanjang 400 meter dapat mereduksi debit limpasan sebesar 5,16%.  
Jurnal UNITEK, Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Title: Perencanaan Lubang Resapan Biopori Pada Daerah Permukiman yang berpotensi Genangan
Description:
Limpasan permukaan merupakan air yang muncul diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang jatuh pada suatu kawasan.
Limpasan yang mengakibatkan genangan terjadi selain buruknya sistem drainase dan kurangnya ruang terbuka hijau (RTH), genangan juga disebabkan oleh kurangnya kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Seperti yang terjadi pada kawasan Jalan Mayor Ruslan Kota Pagar Alam yang merupakan Kawasan perumahan dan permukiman, serta menjadi jalur utama perkotaan.
Kawasan ini sering terjadi genangan pada saluran drainase dikarenakan kesadaran masyarakat yang membuang sampah, hal ini yang dapat memperburuk aliran limpasan sehingga dapat mengakibatkan genangan di Kawasan tersebut.
Berdasarkan masalah tersebut maka dibutuhkan adannya perencanaan Lubang Resapan Biopori dalam mengurangi adanya genangan Pada Kawasan Jalan Mayor Ruslan.
Tujuan dari penelitian ini adalah Perencanaan lubang resapan biopori di lokasi kawasan yang berpotensi rawan genangan pada Jalan Mayor Ruslan Kota Pagar Alam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis curah hujan dengan menghitung frekuensi curah hujan, menghitung intensitas curah hujan dengan metode mononobe, pengukuran laju infitrasi dengan menggunakan alat single ring infiltrometer sehingga menghasilkan kurva horton, dan menggunakan perhitungan rumus Lubang Resapan Biopori untuk merencanakan jumlah lubang yang dibu.
Berdasarkan hasil penelitian perencanaan Lubang Resapan Biopori diperoleh dimensi dengan diameter pipa 15 cm (0,15 m) dan kedalaman 100 cm (1 m) dengan jumlah Lubang Resapan Biopori 13 buah dengan jarak per 30 meter.
Perencanaan lubang resapan biopori dengan ukuran diameter pipa 15 cm dan kedalaman 100 cm sepanjang jarak 400 meter diberikan 1 lubang resapan biopori pada setiap 20 cm.
Berdasarkan rekomendasi dengan adanya Perencanaan Lubang Resapan Biopori pada Kawasan Jalan Mayor Ruslan bahwa satu buah lubang resapan biopori sepanjang 400 meter dapat mereduksi debit limpasan sebesar 5,16%.
 .

Related Results

Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air ...
Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Antisipasi Kelangkaan Air Sumur di Musim Kemarau
Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Antisipasi Kelangkaan Air Sumur di Musim Kemarau
Curah bujan yang sudah mulai tinggi menyebabkan terjadinya genangan air hujan di kawasan Komplek Masjid Al-Muhajirin, Tiyasan, Kelurahan Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman, D.I....
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik. Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses ...
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
Adanya genangan air hujan, banjir di daerah yang rendah, kurangnya kemampuan selokan menyalurkan air hujan, dan meningkatnya volume sampah sebagai masalah yang...
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Desa Kademangan yakni salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba. Untuk menanggulangi kasus di atas d...
Pemanfaatan LRB Dalam Mengatasi Genangan Air, Banjir Dan Kekeringan Di Kecamatan Banyumanik
Pemanfaatan LRB Dalam Mengatasi Genangan Air, Banjir Dan Kekeringan Di Kecamatan Banyumanik
<p><em>Permukaanjalan-jalan di desa Tanjungsari Kelurahan Sumurboto Kecamatan Banyumanik Semarang, berupa paving dan aspal.Padajalan masuk desa dekat gapura utama masuk...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...

Back to Top