Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Warna Pelapis dan Ketebalan Lapisan Pada Proses Zinc Electroplating Terhadap Laju Korosi Baja AISI 1015

View through CrossRef
Memperbaiki ketahanan korosi material dapat dilakukan dengan cara pelapisan logam. Tujuan utama electroplating adalah meningkatkan ketahanan korosi dan memperindah tampilan dengan variasi warna. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh variasi warna pelapis terhadap laju korosi baja karbon rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Menggunakan proses zinc electroplating dan trivalent passivation treatment. Pengujian laju korosi menggunakan metode weight loss, masa perendaman 7 hari dengan medium korosif NaCl 3,5%. Pengujian ketebalan lapisan dilakukan menggunakan metode foto mikro. Hasil penelitian diperoleh dengan cara mengamati langsung hasil eksperimen yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh variasi warna pelapis terhadap laju korosi baja Baja AISI 1015 berupa penurunan laju korosi pada masing-masing variasi warna pelapis. Laju korosi terendah terdapat pada warna hitam yakni 0,016840030 mmpy. Ketebalan lapisan juga berpengaruh terhadap laju korosi baja Baja AISI 1015. Semakin tinggi ketebalan lapisan pada proses zinc electroplating maka semakin rendah laju korosi baja Baja AISI 1015.
Title: Pengaruh Warna Pelapis dan Ketebalan Lapisan Pada Proses Zinc Electroplating Terhadap Laju Korosi Baja AISI 1015
Description:
Memperbaiki ketahanan korosi material dapat dilakukan dengan cara pelapisan logam.
Tujuan utama electroplating adalah meningkatkan ketahanan korosi dan memperindah tampilan dengan variasi warna.
Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh variasi warna pelapis terhadap laju korosi baja karbon rendah.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen.
Menggunakan proses zinc electroplating dan trivalent passivation treatment.
Pengujian laju korosi menggunakan metode weight loss, masa perendaman 7 hari dengan medium korosif NaCl 3,5%.
Pengujian ketebalan lapisan dilakukan menggunakan metode foto mikro.
Hasil penelitian diperoleh dengan cara mengamati langsung hasil eksperimen yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh variasi warna pelapis terhadap laju korosi baja Baja AISI 1015 berupa penurunan laju korosi pada masing-masing variasi warna pelapis.
Laju korosi terendah terdapat pada warna hitam yakni 0,016840030 mmpy.
Ketebalan lapisan juga berpengaruh terhadap laju korosi baja Baja AISI 1015.
Semakin tinggi ketebalan lapisan pada proses zinc electroplating maka semakin rendah laju korosi baja Baja AISI 1015.

Related Results

PENGARUH PACK CARBURIZING ARANG ENCENG GONDOK TERHADAP LAJU KOROSI CAST IRON ALAT TURBOCHARGER
PENGARUH PACK CARBURIZING ARANG ENCENG GONDOK TERHADAP LAJU KOROSI CAST IRON ALAT TURBOCHARGER
Ketahanan korosi merupakan faktor krusial dalam meningkatkan umur pakai komponen turbocharger berbahan cast iron, terutama dalam lingkungan yang bersifat korosif. Salah satu upaya ...
Remaining Service Life Discharge Conveyor E pada Tambang Batubara PT XYZ di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi
Remaining Service Life Discharge Conveyor E pada Tambang Batubara PT XYZ di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi
Abstract. The Conveyor is a tool to move material from one place to another efficiently. Conveyor structures are made of steel that is subject to corrosion caused by certain condit...
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK DAN WAKTU PROSES ANODIZING PADA ALUMUNIUM TERHADAP LAJU KOROSI DALAM MEDIA LARUTAN GARAM
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK DAN WAKTU PROSES ANODIZING PADA ALUMUNIUM TERHADAP LAJU KOROSI DALAM MEDIA LARUTAN GARAM
Alumunium merupakan material yang digunakan secara luas di industri karena keunggulan karakteristik yang dimilikinya dibandingkan material lain, hal ini karena...
ANALISA LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON A53 DAN GALVANIS PADA MEDIA CAIRAN TETES TEBU
ANALISA LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON A53 DAN GALVANIS PADA MEDIA CAIRAN TETES TEBU
Berdasarkan aplikasinya, baja karbon dan galvanis merupakan bahan logam yang sering digunakan dalam industri, terutama dalam lingkungan asam atau basa. Namun, kedua jenis material ...
Remaining Service Life Discharge Conveyor E pada Tambang Batubara di PT XYZ Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Remaining Service Life Discharge Conveyor E pada Tambang Batubara di PT XYZ Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Abstract. Conveyor is a tool that is applied to the mining industry as a tool that supports the process of moving excavated materials such as coal. The structure of the conveyor is...
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
Baja AISI 1045 memiliki kadar komposisi kandungan karbon sekitar 0,43 sampai dengan 0,50. Aplikasi baja AISI 1045[1], [2]. banyak digunakan dalam bidang otomotif. seperti pembuatan...
PERBANDINGAN LAJU KOROSI PADA TULANGAN BETON BUSA NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN
PERBANDINGAN LAJU KOROSI PADA TULANGAN BETON BUSA NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN
Abstract: Reinforced concrete foam is one alternative to replace conventional reinforced concrete on structural elements. This study aims to measure the The media immersion and var...

Back to Top