Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK DAN WAKTU PROSES ANODIZING PADA ALUMUNIUM TERHADAP LAJU KOROSI DALAM MEDIA LARUTAN GARAM
View through CrossRef
Alumunium merupakan material yang digunakan secara luas di industri karena keunggulan karakteristik yang dimilikinya dibandingkan material lain, hal ini karena Alumunium dikenal sebagai material yang ringan, memiliki kemampuan cor, mampu machining serta ketahanan terhadap korosi akibat lapisan oksida yang baik pada permukaannya. Beberapa komponen yang terbuat dari bahan Alumunium dan bekerja pada lingkungan yang abrasif maupun korosif menyebabkan material tersebut cenderung lebih cepat aus. Proses tersebut disebabkan oleh rusaknya lapisan Alumunium oksida pada permukaan Alumunium. Besarnya rapat arus mempengaruhi besarnya laju korosi logam Alumunium pada media garam sebagai contoh pada larutan NaCl dengan konsentrasi 1% rapat arus 0,01A/cm2 memberikan pengaruh laju korosi yang paling tinggi dan rapat arus 0,005 A/cm2 memiliki laju korosi yang paling rendah. Lamanya waktu proses anodizing juga memberikan pengaruh terhadap besarnya laju korosi logam Alumunium, dimana semakin lama proses anodizing menunjukkan rata-rata laju korosi semakin tinggi. Konsentrasi larutan garam juga mempengaruhi laju korosi logam Alumunium dimana besar laju korosi lebih tinggi ketika berada pada konsentrasi larutan yang semakin tinggi pula.
Politeknik Negeri Malang
Title: PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK DAN WAKTU PROSES ANODIZING PADA ALUMUNIUM TERHADAP LAJU KOROSI DALAM MEDIA LARUTAN GARAM
Description:
Alumunium merupakan material yang digunakan secara luas di industri karena keunggulan karakteristik yang dimilikinya dibandingkan material lain, hal ini karena Alumunium dikenal sebagai material yang ringan, memiliki kemampuan cor, mampu machining serta ketahanan terhadap korosi akibat lapisan oksida yang baik pada permukaannya.
Beberapa komponen yang terbuat dari bahan Alumunium dan bekerja pada lingkungan yang abrasif maupun korosif menyebabkan material tersebut cenderung lebih cepat aus.
Proses tersebut disebabkan oleh rusaknya lapisan Alumunium oksida pada permukaan Alumunium.
Besarnya rapat arus mempengaruhi besarnya laju korosi logam Alumunium pada media garam sebagai contoh pada larutan NaCl dengan konsentrasi 1% rapat arus 0,01A/cm2 memberikan pengaruh laju korosi yang paling tinggi dan rapat arus 0,005 A/cm2 memiliki laju korosi yang paling rendah.
Lamanya waktu proses anodizing juga memberikan pengaruh terhadap besarnya laju korosi logam Alumunium, dimana semakin lama proses anodizing menunjukkan rata-rata laju korosi semakin tinggi.
Konsentrasi larutan garam juga mempengaruhi laju korosi logam Alumunium dimana besar laju korosi lebih tinggi ketika berada pada konsentrasi larutan yang semakin tinggi pula.
.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Warna Pelapis dan Ketebalan Lapisan Pada Proses Zinc Electroplating Terhadap Laju Korosi Baja AISI 1015
Pengaruh Warna Pelapis dan Ketebalan Lapisan Pada Proses Zinc Electroplating Terhadap Laju Korosi Baja AISI 1015
Memperbaiki ketahanan korosi material dapat dilakukan dengan cara pelapisan logam. Tujuan utama electroplating adalah meningkatkan ketahanan korosi dan memperindah tampilan dengan ...
PERBANDINGAN LAJU KOROSI PADA TULANGAN BETON BUSA NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN
PERBANDINGAN LAJU KOROSI PADA TULANGAN BETON BUSA NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN
Abstract: Reinforced concrete foam is one alternative to replace conventional reinforced concrete on structural elements. This study aims to measure the The media immersion and var...
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
Generator salah satu bagian dari sistem tenaga listrik yang digunakan untuk mengkon-versi energi mekanik yang berasal dari putaran turbin menjadi energi listrik dengan memanfaatkan...
PENGARUH PACK CARBURIZING ARANG ENCENG GONDOK TERHADAP LAJU KOROSI CAST IRON ALAT TURBOCHARGER
PENGARUH PACK CARBURIZING ARANG ENCENG GONDOK TERHADAP LAJU KOROSI CAST IRON ALAT TURBOCHARGER
Ketahanan korosi merupakan faktor krusial dalam meningkatkan umur pakai komponen turbocharger berbahan cast iron, terutama dalam lingkungan yang bersifat korosif. Salah satu upaya ...
STUDI ANALISIS LAJU KOROSI PADA PERMUKAAN MATERIAL PAKU KOMERSIL DALAM MEDIA AGAR-AGAR
STUDI ANALISIS LAJU KOROSI PADA PERMUKAAN MATERIAL PAKU KOMERSIL DALAM MEDIA AGAR-AGAR
Abstrak
Korosi merupakan fenomena alamiah yang terjadi pada material logam. Pengendalian korosi ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya korosi pada material loga...

