Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UPAYA MENJAGA HADIS DARI PEMALSUAN: PERSPEKTIF ABI AL-HASAN IBN ‘ALI IBN MUHAMMAD IBN ‘IRĀQ AL-KINĀNĪ

View through CrossRef
Penelitian ini berangkat dari peristiwa pemalsuan hadis yang menjadi warna dalam sejarah perkembangan Islam. Karena pemalsuan hadis semakin berkembang dan membahayakan pemahaman agama Islam, maka para ulama melakukan beberapa upaya untuk menjaga hadis, yaitu; meneliti karakteristik perawi dan periwayatannya, memberikan peringatan kepada pendusta, menguji kebenaran suatu hadis dengan membandingkan riwayat jalur lain yang telah diakui kesahihannya, menetapkan kaidah-kaidah umum untuk mengetahui karakteristik hadis mauḍu’ dan menghafal hadis serta kualitasnya sehingga melahirkan karya yang khusus membahas mengenai hadis palsu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penulis memaparkan data-data terkait upaya ulama dalam menjaga hadis. Salah satunya yakni Ibn ‘Irāq al-Kināni menjadi ulama yang menjaga hadis lewat karyanya, hasil temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa Ibn ‘Irāq al-Kināni ikut berupaya dalam menanggulangi persoalan hadis palsu, upayanya tertuang dalam kitabnya yakni Tanzīh al-Sharī’ah al-Marfū’ah ‘An al-Akhbār al-Shanī’ah al-Mauḍū’ah. Terdapat beberapa upaya yang tertuang dalam kitab ini yaitu diantaranya; menyebutkan nama-nama orang yang tertuduh berbohong serta memalsukan hadis, menyebutkan golongan-golongan yang memalsukan hadis, dan menyebutkan hadis-hadis palsu yang kemudian Ibn ‘Irāq al-Kināni menguraikan penyebab terjadinya kerusakan dalam hadis sehingga menjadi hadis palsu.
Title: UPAYA MENJAGA HADIS DARI PEMALSUAN: PERSPEKTIF ABI AL-HASAN IBN ‘ALI IBN MUHAMMAD IBN ‘IRĀQ AL-KINĀNĪ
Description:
Penelitian ini berangkat dari peristiwa pemalsuan hadis yang menjadi warna dalam sejarah perkembangan Islam.
Karena pemalsuan hadis semakin berkembang dan membahayakan pemahaman agama Islam, maka para ulama melakukan beberapa upaya untuk menjaga hadis, yaitu; meneliti karakteristik perawi dan periwayatannya, memberikan peringatan kepada pendusta, menguji kebenaran suatu hadis dengan membandingkan riwayat jalur lain yang telah diakui kesahihannya, menetapkan kaidah-kaidah umum untuk mengetahui karakteristik hadis mauḍu’ dan menghafal hadis serta kualitasnya sehingga melahirkan karya yang khusus membahas mengenai hadis palsu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penulis memaparkan data-data terkait upaya ulama dalam menjaga hadis.
Salah satunya yakni Ibn ‘Irāq al-Kināni menjadi ulama yang menjaga hadis lewat karyanya, hasil temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa Ibn ‘Irāq al-Kināni ikut berupaya dalam menanggulangi persoalan hadis palsu, upayanya tertuang dalam kitabnya yakni Tanzīh al-Sharī’ah al-Marfū’ah ‘An al-Akhbār al-Shanī’ah al-Mauḍū’ah.
Terdapat beberapa upaya yang tertuang dalam kitab ini yaitu diantaranya; menyebutkan nama-nama orang yang tertuduh berbohong serta memalsukan hadis, menyebutkan golongan-golongan yang memalsukan hadis, dan menyebutkan hadis-hadis palsu yang kemudian Ibn ‘Irāq al-Kināni menguraikan penyebab terjadinya kerusakan dalam hadis sehingga menjadi hadis palsu.

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN OBAT
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PEMALSUAN OBAT
<p>Abstrak-Tindakan pidana pemalsuan obat semakin merajalela, disebabkan karena penanggulangan tindakan pemalsuan obat belum dikoordinasikan secara sistematis, sehingga penin...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
Semua hadis rasulullah SAW yang telah sampai pada kita terlebih dahulu diperhatikan dari aspek kualitasnya, Baik yang diterapkan maupun tidak. Dilihat dari kualitasnya hadis bisa d...

Back to Top