Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KEMAMPUAN MEMAHAMI PADANAN KATA BAHASA INDONESIA
View through CrossRef
Abstract This research is prompted by the prevalent use of foreign
words in Indonesian language communication in public domains. Actually, many of those
words have been assimilated into the Indonesian language as equivalent words. From this
standpoint, this study aims to (1) describe the proficiency of Indonesian language users
in comprehending Indonesian equivalent terms, (2) describe the rationale behind the
utilization of equivalent terms, (3) describe the inclination towards employing
equivalent terms, and (4) describe the endeavors to enhance the comprehension of
equivalent terms. This research is a qualitative descriptive study that employs the
researcher as the primary data collection instrument, assisted by questionnaires. The
listening method, specifically the techniques of active listening and note-taking, is
employed as a data presentation method in this research. The results of this research
show that Indonesian language users have a low understanding of equivalent words. This
is evident from the 15 foreign vocabulary words asked for their equivalents, only 5
words were understood by most respondents. In addition, the reason respondents chose
equivalent words was that they often heard them from others and read articles or news in
the media. Furthermore, most respondents tend to choose and use foreign terms rather
than their equivalents in communication. Efforts to develop Indonesian language users'
understanding of equivalent words include socializing equivalent words, increasing
educators' understanding of equivalent words, and directing public figures and the mass
media to intensify the use of equivalent words. Keywords: words, word equivalent,
foreign language, Indonesian language user Abstrak Penelitian ini
dilatarbelakangi atas fenomena merebaknya kosakata asing dalam komunikasi pengguna
bahasa Indonesia di ruang publik. Kosakata tersebut sebenarnya telah banyak diserap ke
dalam bahasa Indonesia dalam bentuk padanan kata. Dari hal itu, penelitian ini bertujuan
(1) mendeskripsikan kemampuan pengguna bahasa Indonesia dalam memahami padanan kata
bahasa Indonesia; (2) mendeskripsikan alasan pemadanan kata; (3) mendeskripsikan
kecenderungan penggunaan padanan kata; dan (4) mendeskripsikan upaya pengembangan
pemahaman terhadap padanan kata. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dengan
menjadikan peneliti sebagai instrumen utama dan dibantu oleh angket. Metode simak,
khususnya teknik simak cakap dan catat, digunakan sebagai metode penyajian data dalam
penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pemahaman pengguna bahasa
Indonesia terhadap padanan kata masih rendah. Dari 15 kosakata asing yang ditanyakan
padanan katanya, terdapat 5 kata yang dipahami oleh sebagian besar responden. (2) Alasan
para responden dalam memilih padanan kata adalah sering mendengar dari orang lain dan
membaca artikel atau berita di media. (3) Sebagian besar responden cenderung memilih dan
menggunakan istilah asing daripada padanan katanya dalam berkomunikasi. (4) Adapun upaya
mengembangkan pemahaman pengguna bahasa Indonesia terhadap padanan kata adalah
menyosialisasikan padanan kata, meningkatkan pemahaman pendidik terhadap padanan kata,
dan mengarahkan figur publik dan media massa untuk mengintensifkan penggunaan padanan
kata Kata kunci: kosakata, padanan kata, bahasa asing, bahasa Indonesia, pengguna bahasa
Indonesia
Title: ANALISIS KEMAMPUAN MEMAHAMI PADANAN KATA BAHASA INDONESIA
Description:
Abstract This research is prompted by the prevalent use of foreign
words in Indonesian language communication in public domains.
Actually, many of those
words have been assimilated into the Indonesian language as equivalent words.
From this
standpoint, this study aims to (1) describe the proficiency of Indonesian language users
in comprehending Indonesian equivalent terms, (2) describe the rationale behind the
utilization of equivalent terms, (3) describe the inclination towards employing
equivalent terms, and (4) describe the endeavors to enhance the comprehension of
equivalent terms.
This research is a qualitative descriptive study that employs the
researcher as the primary data collection instrument, assisted by questionnaires.
The
listening method, specifically the techniques of active listening and note-taking, is
employed as a data presentation method in this research.
The results of this research
show that Indonesian language users have a low understanding of equivalent words.
This
is evident from the 15 foreign vocabulary words asked for their equivalents, only 5
words were understood by most respondents.
In addition, the reason respondents chose
equivalent words was that they often heard them from others and read articles or news in
the media.
Furthermore, most respondents tend to choose and use foreign terms rather
than their equivalents in communication.
Efforts to develop Indonesian language users'
understanding of equivalent words include socializing equivalent words, increasing
educators' understanding of equivalent words, and directing public figures and the mass
media to intensify the use of equivalent words.
Keywords: words, word equivalent,
foreign language, Indonesian language user Abstrak Penelitian ini
dilatarbelakangi atas fenomena merebaknya kosakata asing dalam komunikasi pengguna
bahasa Indonesia di ruang publik.
Kosakata tersebut sebenarnya telah banyak diserap ke
dalam bahasa Indonesia dalam bentuk padanan kata.
Dari hal itu, penelitian ini bertujuan
(1) mendeskripsikan kemampuan pengguna bahasa Indonesia dalam memahami padanan kata
bahasa Indonesia; (2) mendeskripsikan alasan pemadanan kata; (3) mendeskripsikan
kecenderungan penggunaan padanan kata; dan (4) mendeskripsikan upaya pengembangan
pemahaman terhadap padanan kata.
Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dengan
menjadikan peneliti sebagai instrumen utama dan dibantu oleh angket.
Metode simak,
khususnya teknik simak cakap dan catat, digunakan sebagai metode penyajian data dalam
penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pemahaman pengguna bahasa
Indonesia terhadap padanan kata masih rendah.
Dari 15 kosakata asing yang ditanyakan
padanan katanya, terdapat 5 kata yang dipahami oleh sebagian besar responden.
(2) Alasan
para responden dalam memilih padanan kata adalah sering mendengar dari orang lain dan
membaca artikel atau berita di media.
(3) Sebagian besar responden cenderung memilih dan
menggunakan istilah asing daripada padanan katanya dalam berkomunikasi.
(4) Adapun upaya
mengembangkan pemahaman pengguna bahasa Indonesia terhadap padanan kata adalah
menyosialisasikan padanan kata, meningkatkan pemahaman pendidik terhadap padanan kata,
dan mengarahkan figur publik dan media massa untuk mengintensifkan penggunaan padanan
kata Kata kunci: kosakata, padanan kata, bahasa asing, bahasa Indonesia, pengguna bahasa
Indonesia.
Related Results
Perbandingan Kotowaza yang Mengandung Kata "Inu" dengan Padanan dalam Peribahasa Indonesia
Perbandingan Kotowaza yang Mengandung Kata "Inu" dengan Padanan dalam Peribahasa Indonesia
Kotowaza atau peribahasa dalam bahasa Jepang merupakan kalimat kiasan yang digunakan sebagai pengajaran atau sindiran. Beberapa Kotowaza memiliki makna yang serupa dengan peribahas...
Analisis Kata Serapan Bahasa Asing pada Cerpen Kompas "Elisa Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya" Karya Zaenal Radar T
Analisis Kata Serapan Bahasa Asing pada Cerpen Kompas "Elisa Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya" Karya Zaenal Radar T
Bahasa merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia karena bahasa digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi satu sama lain. Bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupa...
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
Abstrak, Indonesia sebagai sebuah bangsa memiliki keragaman budaya dan bahasa yang sangat tinggi. Tingkat kemajemukan yang sangat tinggi ini tercermin dalamjumlahbahasa daerah yang...
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Angkola, dengan melakukan perbandingan antara Bahasa Batak An...
ANALISIS TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN METODE DWIBAHASA ANTARA BAHASA IBU DENGAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INDONESIA DENGAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN METODE DWIBAHASA ANTARA BAHASA IBU DENGAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INDONESIA DENGAN BAHASA INGGRIS
Penelitian ini dilakukan berdasarkan perkembangan pendidikan di Jawa Barat yang semakin berkembangnya sekolah-sekolah berstandar internasional sebagai implikasi dari globalisasi. K...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
TRANSLATION OF ENGLISH IDIOMATIC EXPRESSIONS IN ZOOTOPIA INTO INDONESIAN CONTEXT
TRANSLATION OF ENGLISH IDIOMATIC EXPRESSIONS IN ZOOTOPIA INTO INDONESIAN CONTEXT
Abstract : This study aimed at describing the process and result of translation of English idiomatic expressions in Zootopia into Indonesian context. This study used a descriptive ...

