Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Cash Recovery Rate Bank atas Penjualan Aset Jaminan melalui Lelang di Balai Lelang Mahkota

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Cash Recovery Rate yang dicapai oleh bank dalam proses penyelesaian kredit bermasalah melalui penjualan aset jaminan di Balai Lelang Mahkota. Cash Recovery Rate merupakan indikator penting yang mencerminkan efektivitas bank dalam memulihkan nilai pinjaman melalui eksekusi jaminan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif fokus pada studi kasus pada beberapa aset jaminan yang telah dilelang dalam kurun waktu tertentu. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak balai lelang, sedangkan data sekunder berasal dari laporan hasil lelang dan dokumen pendukung lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat Cash Recovery Rate sangat dipengaruhi oleh jenis aset, kondisi pasar, harga limit yang ditetapkan, dan waktu penyelesaian lelang. Secara umum, pelaksanaan lelang melalui Balai Lelang Mahkota mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pemulihan kredit, meskipun dalam beberapa kasus nilai yang diperoleh dari hasil lelang masih berada di bawah nilai outstanding NPL debitur. Temuan ini memberikan implikasi bagi bank dalam menentukan strategi penanganan agunan serta optimalisasi kerja sama dengan balai lelang untuk meningkatkan efektivitas pemulihan aset.
Title: Analisis Cash Recovery Rate Bank atas Penjualan Aset Jaminan melalui Lelang di Balai Lelang Mahkota
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Cash Recovery Rate yang dicapai oleh bank dalam proses penyelesaian kredit bermasalah melalui penjualan aset jaminan di Balai Lelang Mahkota.
Cash Recovery Rate merupakan indikator penting yang mencerminkan efektivitas bank dalam memulihkan nilai pinjaman melalui eksekusi jaminan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif fokus pada studi kasus pada beberapa aset jaminan yang telah dilelang dalam kurun waktu tertentu.
Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak balai lelang, sedangkan data sekunder berasal dari laporan hasil lelang dan dokumen pendukung lainnya.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat Cash Recovery Rate sangat dipengaruhi oleh jenis aset, kondisi pasar, harga limit yang ditetapkan, dan waktu penyelesaian lelang.
Secara umum, pelaksanaan lelang melalui Balai Lelang Mahkota mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pemulihan kredit, meskipun dalam beberapa kasus nilai yang diperoleh dari hasil lelang masih berada di bawah nilai outstanding NPL debitur.
Temuan ini memberikan implikasi bagi bank dalam menentukan strategi penanganan agunan serta optimalisasi kerja sama dengan balai lelang untuk meningkatkan efektivitas pemulihan aset.

Related Results

TANGGUNG GUGAT BALAI LELANG TERHADAP PENJUALAN OBJEK LELANG SECARA ONLINE
TANGGUNG GUGAT BALAI LELANG TERHADAP PENJUALAN OBJEK LELANG SECARA ONLINE
Keberadaan Balai Lelang yang melakukan penjualan objek lelang melalui online merupakan sesuatu yang sangat diminati masyarakat, terlebih dengan usaha lelang, maka perlu adanya kepa...
Cash‐based approaches in humanitarian emergencies: a systematic review
Cash‐based approaches in humanitarian emergencies: a systematic review
This Campbell systematic review examines the effectiveness, efficiency and implementation of cash transfers in humanitarian settings. The review summarises evidence from five studi...
Peranan Balai Lelang Swasta Terhadap Pelaksanaan Lelang Objek Hak Tanggungan
Peranan Balai Lelang Swasta Terhadap Pelaksanaan Lelang Objek Hak Tanggungan
If the implementation of the credit agreement has developed into a non-current credit, the Bank must seek credit rescue. One form of credit rescue that can be done is the execution...
Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Debitur Dalam Pelelangan Jaminan Bank Tidak Sesuai Prosedur
Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Debitur Dalam Pelelangan Jaminan Bank Tidak Sesuai Prosedur
Prosedur lelang jaminan bank di Indonesia diatur secara ketat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tana...
Pelaksanaan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan Melalui Balai Lelang
Pelaksanaan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan Melalui Balai Lelang
<div><p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan meganalisis perlindungan bagi pembeli lelang eksekusi hak tanggungan yang beritikad baik melalui balai l...
PERANAN BALAI LELANG SWASTA TERHADAP PELAKSANAAN LELANG
PERANAN BALAI LELANG SWASTA TERHADAP PELAKSANAAN LELANG
ABSTRAKHubungan perkreditan diawali dengan pembuatan kesepakatan antara nasabah (debitur) dan bank (kreditur) yang dituangkan dalam bentuk perjanjian kredit. Dalam transaksi perkre...
Permasalahan Hukum Lelang Barang Jaminan Secara Online
Permasalahan Hukum Lelang Barang Jaminan Secara Online
The purpose of this study is to analyze and describe the problems that often arise in online collateral auctions and obstacles experienced by auction organizers and bidders and to ...
Aspek hukum pemindahan hak atas tanah melalui risalah lelang
Aspek hukum pemindahan hak atas tanah melalui risalah lelang
Tujuan penelitian ini yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 213/PMK.06/2020 Tetang PetunjukPelaksanaan Lelang menjelaskan lelang,terkait objek yang dibahas yakni lelang atas tanah...

Back to Top