Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Urgensi Pengembangan Kultur Formal Sekolah Keagamaan sebagai Instrumen Pembentukan Aspek Pemahaman Kultur Liyan: Studi Kasus di Pondok Pesantren Bali Bina Insani, Tabanan-Bali

View through CrossRef
Penelitian bertujuan menganalisis urgensi pengembangan kultur formal sekolah keagamaan Islam sebagai instrumen pembentukan aspek pemahaman kultur liyan. Penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik angket terbuka, observasi tidak berstruktur, wawancara tidak berstruktur, dan studi dokumen sebagai metode pengumpuan data. Data dianalisis menggunaan teknik analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan beberapa yang menunjukkan urgensi pengembangan kultur formal sekolah keagamaan sebagai instrumen peengembangan aspek pemahaman kultur liyan. Pertama, konten pendidikan multilkultural sebagian besar telah tereksternalisasi melalui kultur formal sekolah keagamaan, kecuali aspek pemahaman kultur liyan. Kedua, ketidakoptimal eksternalisasi konten pendidikan multuikultural berkaitan dengan ketidakutuhan pemahaman terhadap konsep pendidikan multikultural. Ketiga, pengelola memiliki respon positif terhadap penerapan konten pendidikan multikultural sebagai basis kultur sekolah keagamaan Islam sebagai wujud pemahaman bahwa konsep pendidikan multikultural berkongruensi dengan ajarana Agama Islam. Keempat, pendidikan multikultural dipahami sebagai salah satu strategi yang relevan dan memberikan keuntungan bagi pengembangan sumber daya manusia umat Islam di Bali, di Indonesia, dan bahkan di dunia. Kesimpulannya, pengembangan kultur formal pendidikan keagamaan sebagai instrumen pengembangan aspek pemahaman kultur liyan merupakan hal yang sangat urgen untuk mendorong Pondok PBBI sebagai model pengembangan pendidikan multikultural dalam pendidikan keagamaan Islam di Bali, Indonesia, dan dunia pada umumnya.
Title: Urgensi Pengembangan Kultur Formal Sekolah Keagamaan sebagai Instrumen Pembentukan Aspek Pemahaman Kultur Liyan: Studi Kasus di Pondok Pesantren Bali Bina Insani, Tabanan-Bali
Description:
Penelitian bertujuan menganalisis urgensi pengembangan kultur formal sekolah keagamaan Islam sebagai instrumen pembentukan aspek pemahaman kultur liyan.
Penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik angket terbuka, observasi tidak berstruktur, wawancara tidak berstruktur, dan studi dokumen sebagai metode pengumpuan data.
Data dianalisis menggunaan teknik analisis kualitatif model Miles dan Huberman.
Penelitian ini menemukan beberapa yang menunjukkan urgensi pengembangan kultur formal sekolah keagamaan sebagai instrumen peengembangan aspek pemahaman kultur liyan.
Pertama, konten pendidikan multilkultural sebagian besar telah tereksternalisasi melalui kultur formal sekolah keagamaan, kecuali aspek pemahaman kultur liyan.
Kedua, ketidakoptimal eksternalisasi konten pendidikan multuikultural berkaitan dengan ketidakutuhan pemahaman terhadap konsep pendidikan multikultural.
Ketiga, pengelola memiliki respon positif terhadap penerapan konten pendidikan multikultural sebagai basis kultur sekolah keagamaan Islam sebagai wujud pemahaman bahwa konsep pendidikan multikultural berkongruensi dengan ajarana Agama Islam.
Keempat, pendidikan multikultural dipahami sebagai salah satu strategi yang relevan dan memberikan keuntungan bagi pengembangan sumber daya manusia umat Islam di Bali, di Indonesia, dan bahkan di dunia.
Kesimpulannya, pengembangan kultur formal pendidikan keagamaan sebagai instrumen pengembangan aspek pemahaman kultur liyan merupakan hal yang sangat urgen untuk mendorong Pondok PBBI sebagai model pengembangan pendidikan multikultural dalam pendidikan keagamaan Islam di Bali, Indonesia, dan dunia pada umumnya.

Related Results

Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...
EVALUASI PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN BALI BINA INSANI TABANAN BALI
EVALUASI PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN BALI BINA INSANI TABANAN BALI
Penelitian ini mengeksplorasi pendekatan yang ada dalam pendidikan di Pondok Pesantren Bali Bina Insani Tabanan Bali, yang menekankan integrasi tiga kurikulum yaitu Kementerian Aga...
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang banyak menapung santri-santri dari berbagai daerah. Berlatar belakang daerah, budaya, bahasa serta kepr...
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
AbstrakPondok pesantren merupakan  lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam secara tradisional yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Seiring dengan perkemban...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Asas Kemaslahatan dalam Penyelesaian Tindak Pidana Perundungan oleh Santri Berdasarkan MAQĀṢID SYARĪ’AH
Asas Kemaslahatan dalam Penyelesaian Tindak Pidana Perundungan oleh Santri Berdasarkan MAQĀṢID SYARĪ’AH
Terlepas dari tujuan utama pesantren untuk pembinaan ke-Islaman, penyelenggaraan pesantren tidak jarang dijumpai masalah, misalnya adalah kasus tindak pidana oleh santri. Sehingga,...
Manajemen Pondok Pesantren Darut Thalib Solok
Manajemen Pondok Pesantren Darut Thalib Solok
Berkembangnya model pondok pesantren salafiyah atau modern tentunya tidak lepas dari cara pengelolaan manajemen yang baik terutama pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaks...

Back to Top