Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Problematika Penanganan Sampah Di Kota Toli-Toli Kabupaten Toli-Toli

View through CrossRef
Sampah di Indonesia masih menuai beragam masalah dan hingga kini  belum nampak penyelesaiannya,  tak kecuali Kota Toli-toli. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yaitu memahami indikasi atau fenomena yang terjadi di tengah masyarakat. Teknik pengumpulan data melalui tahap yaitu, Observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan para penentu kebijakan dan masyarakat. Sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. . Data yang didapatkan akan di analisis menggunakan model interaktif yang di kembangkan oleh Miles & Huberman (1994).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada aspek Perencanaan (Planning) oleh dinas badan lingkungan hidup sudah melakukan tahapan perencanaan dengan baik. Namun, tidak mendapatkan respon yang baik dari kepada daerah (Bupati) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toli-toli, karena berkaitan dengan anggaran. Pada aspek Pengorganisasian (Organizing) juga sudah melakukan upaya dalam mengatasi masalah sampah di Kota Toli-toli dengan melibatkan beberapa mitra yang berkerjasama, diantaranya CV. Bank Sampah Mandiri, CV.Padat Karya. Berdasarkan hasil temuan lapangan, upaya tersebut belum maksimal di karenakan keterbatasan fasilitas peralatan dan keterbatasan anggaran. Kondisi tersebut berpengaruh pada aspek Pelaksanaan  (Activation) dimana pada pelaksanaan tidak berjalan secara maksimal disebabkan banyaknya kerusakan yang terjadi pada fasilitas mobil pengangkut sampah. Hal itu terjadi karena kondisi mobil tersebut sudah termakan usia (tua). Sehingga berdampak pada penanganan sampah yang belum maksimal. Hal ini sejalan dengan aspek pengawasan (Controlling). Banyaknya masyarakat yang belum berperilaku sadar akan kebersihan lingkungan, dengan membuang sampah disembarangan tempat, hal ini karena tidak adanya regulasi yang mengatur tentang larangan membuang sampah disembarang tempat, dan juga tidak adanya pengawasan langsung yang dilakukan oleh pemerintah. Dampaknya adalah banyaknya sampah yang berserakan di badan jalan, di suangai dan tempat lainnya, sehingga mudah terjadinya banjir.
Title: Problematika Penanganan Sampah Di Kota Toli-Toli Kabupaten Toli-Toli
Description:
Sampah di Indonesia masih menuai beragam masalah dan hingga kini  belum nampak penyelesaiannya,  tak kecuali Kota Toli-toli.
Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yaitu memahami indikasi atau fenomena yang terjadi di tengah masyarakat.
Teknik pengumpulan data melalui tahap yaitu, Observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan para penentu kebijakan dan masyarakat.
Sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer.
.
Data yang didapatkan akan di analisis menggunakan model interaktif yang di kembangkan oleh Miles & Huberman (1994).
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada aspek Perencanaan (Planning) oleh dinas badan lingkungan hidup sudah melakukan tahapan perencanaan dengan baik.
Namun, tidak mendapatkan respon yang baik dari kepada daerah (Bupati) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toli-toli, karena berkaitan dengan anggaran.
Pada aspek Pengorganisasian (Organizing) juga sudah melakukan upaya dalam mengatasi masalah sampah di Kota Toli-toli dengan melibatkan beberapa mitra yang berkerjasama, diantaranya CV.
Bank Sampah Mandiri, CV.
Padat Karya.
Berdasarkan hasil temuan lapangan, upaya tersebut belum maksimal di karenakan keterbatasan fasilitas peralatan dan keterbatasan anggaran.
Kondisi tersebut berpengaruh pada aspek Pelaksanaan  (Activation) dimana pada pelaksanaan tidak berjalan secara maksimal disebabkan banyaknya kerusakan yang terjadi pada fasilitas mobil pengangkut sampah.
Hal itu terjadi karena kondisi mobil tersebut sudah termakan usia (tua).
Sehingga berdampak pada penanganan sampah yang belum maksimal.
Hal ini sejalan dengan aspek pengawasan (Controlling).
Banyaknya masyarakat yang belum berperilaku sadar akan kebersihan lingkungan, dengan membuang sampah disembarangan tempat, hal ini karena tidak adanya regulasi yang mengatur tentang larangan membuang sampah disembarang tempat, dan juga tidak adanya pengawasan langsung yang dilakukan oleh pemerintah.
Dampaknya adalah banyaknya sampah yang berserakan di badan jalan, di suangai dan tempat lainnya, sehingga mudah terjadinya banjir.

Related Results

SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
Pengembangan Kapasitas Bank Sampah untuk Mereduksi Sampah di Kota Tanjungpinang
Pengembangan Kapasitas Bank Sampah untuk Mereduksi Sampah di Kota Tanjungpinang
Tingginya tingkat perkembangan penduduk dan pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan semakin banyaknya sampah yang dihasilkan yang bersumber dari sumber timbulan sampah yaitu samp...
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Abstrak Sebagai Institusi Perguruan Tinggi, Universitas Tanjungpura memiliki mahasiswa reguler maupun nonreguler, dosen tetap dan dosen tidak tetap, serta pegawai administrasi di s...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Masalah sampah timbul dengan adan...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan-EHRA (Fasilitas dan Perilaku Warga Perumahan Karanglo Indah) Terhadap Sampah Rumah Tangga
Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan-EHRA (Fasilitas dan Perilaku Warga Perumahan Karanglo Indah) Terhadap Sampah Rumah Tangga
Perumahan Karanglo Indah, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur adalah salah satu perumahan menengah dengan beberapa masalah terkait dengan layanan sampah ...

Back to Top