Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS AKUNTABILITAS BELANJA HIBAH PADA PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

View through CrossRef
ABSTRACT This study aims to analyze the accountability of grant spending to the Provincial Government of North Sumatra. This research is a qualitative research with an exploratory approach. The data used in this study were obtained by interviewing and documentation studies. It was concluded that from the six grant expenditure management processes, there is a process that every year experiences an obstacle, namely the reporting and accountability processes. These obstacles are (1) compliance, (2) the implementation of grant spending which takes a long time because it has to go through several stages, (3) the competence of human resources in the accountability and reporting process. Then communication and information must run well between the grant management and the grant recipients to achieve better accountability for grant spending. Socialization related to grant spending regulations also needs to be improved. Various efforts have been made to create accountability for grant spending in North Sumatra Province, among others, by providing the required report formats to make it easier for grantees and simplify the audit process. Keywords: Accountability, Grant Spending, Provincial Government   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa akuntabilitas belanja hibah pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi disimpulkan dari keenam proses pengelolaan belanja hibah, terdapat proses yang setiap tahun mengalami sebuah kendala yaitu proses pelaporan dan pertanggungjawaban. Kendala-kendala tersebut adalah (1) kepatuhan, (2) pelaksanaan belanja hibah yang memerlukan waktu yang lama karena harus melewati beberapa tahapan, (3) kompetensi sumber daya manusia dalam proses pertanggungjawaban dan pelaporan. Kemudian komunikasi dan informasi harus berjalan dengan baik antara pihak pengelola hibah dengan pihak penerima hibah untuk mewujudkan akuntabilitas belanja hibah yang lebih baik. Sosialisasi terkait peraturan-peraturan belanja hibah juga perlu untuk ditingkatkan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan akuntabilitas belanja hibah pada Provinsi Sumatera Utara antara lain yaitu menyediakan format-format laporan yang dibutuhkan untuk mempermudah para penerima hibah dan mempermudah proses pemeriksaan.  Kata Kunci: Akuntabilitas, Belanja Hibah, Pemerintah Provinsi
Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
Title: ANALISIS AKUNTABILITAS BELANJA HIBAH PADA PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA
Description:
ABSTRACT This study aims to analyze the accountability of grant spending to the Provincial Government of North Sumatra.
This research is a qualitative research with an exploratory approach.
The data used in this study were obtained by interviewing and documentation studies.
It was concluded that from the six grant expenditure management processes, there is a process that every year experiences an obstacle, namely the reporting and accountability processes.
These obstacles are (1) compliance, (2) the implementation of grant spending which takes a long time because it has to go through several stages, (3) the competence of human resources in the accountability and reporting process.
Then communication and information must run well between the grant management and the grant recipients to achieve better accountability for grant spending.
Socialization related to grant spending regulations also needs to be improved.
Various efforts have been made to create accountability for grant spending in North Sumatra Province, among others, by providing the required report formats to make it easier for grantees and simplify the audit process.
Keywords: Accountability, Grant Spending, Provincial Government   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa akuntabilitas belanja hibah pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif.
Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi disimpulkan dari keenam proses pengelolaan belanja hibah, terdapat proses yang setiap tahun mengalami sebuah kendala yaitu proses pelaporan dan pertanggungjawaban.
Kendala-kendala tersebut adalah (1) kepatuhan, (2) pelaksanaan belanja hibah yang memerlukan waktu yang lama karena harus melewati beberapa tahapan, (3) kompetensi sumber daya manusia dalam proses pertanggungjawaban dan pelaporan.
Kemudian komunikasi dan informasi harus berjalan dengan baik antara pihak pengelola hibah dengan pihak penerima hibah untuk mewujudkan akuntabilitas belanja hibah yang lebih baik.
Sosialisasi terkait peraturan-peraturan belanja hibah juga perlu untuk ditingkatkan.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan akuntabilitas belanja hibah pada Provinsi Sumatera Utara antara lain yaitu menyediakan format-format laporan yang dibutuhkan untuk mempermudah para penerima hibah dan mempermudah proses pemeriksaan.
  Kata Kunci: Akuntabilitas, Belanja Hibah, Pemerintah Provinsi.

Related Results

Tanggung Jawab Penerima Hibah Uang yang Bersumber dari APBD oleh Pemerintah Daerah
Tanggung Jawab Penerima Hibah Uang yang Bersumber dari APBD oleh Pemerintah Daerah
Salah satu pilar pokok otonomi daerah adalah kewenangan daerah untuk mengelola secara mandiri keuangan daerahnya. Pemerintah daerah provinsi selaku penyelenggara pemerintahan ditin...
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja fungsi kesehatan, belanja fungsi pendidikan, dan belanja perlindungan social  terhadap kemiskinan pada kabupaten/kota d...
DOKUMEN HIBAH SEBAGAI BUKTI PEMILIKAN HARTA BERDASARKAN ANALISIS KES MAHKAMAH SYARIAH
DOKUMEN HIBAH SEBAGAI BUKTI PEMILIKAN HARTA BERDASARKAN ANALISIS KES MAHKAMAH SYARIAH
Hibah merupakan instrumen perancangan harta Islam yang semakin diamalkan bagi memastikan pemindahan harta dapat dilaksanakan semasa hayat pemberi hibah. Namun, dalam amalan kehakim...
Status Quo Hibah dalam Penyelesaian Pertikaian Harta di Mahkamah Malaysia
Status Quo Hibah dalam Penyelesaian Pertikaian Harta di Mahkamah Malaysia
Dalam mencapai kesejahteraan ummah, pengurusan kekayaan menerusi pelbagai instrumen perancangan harta adalah penting. Makalah ini mengkaji status quo hibah di Malaysia yang meliput...
Pertanggungjawaban Pidana Dana Korupsi Dana Hibah
Pertanggungjawaban Pidana Dana Korupsi Dana Hibah
Kebijakan dana hibah dan bansos yang bersumber dari APBD sering sekali menjadi permasalahan di kalangan masyarakat. Seharusnya siapa saja yang berhak menerima, maka makin banyak ju...
Analisis Kinerja Belanja Langsung Kabupaten Morowali Utara Tahun 2017-2022
Analisis Kinerja Belanja Langsung Kabupaten Morowali Utara Tahun 2017-2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja varians belanja, pertumbuhan belanja, keserasian belanja dan efisiensi belanja. Jenis penelitian adalah deskripti...
REPOSISI PENGAWAS KETENAGAKERJAAN BAGI PENEGAKAN UU NO.13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA
REPOSISI PENGAWAS KETENAGAKERJAAN BAGI PENEGAKAN UU NO.13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA
ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dan bersifat deskriptif analitis menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), dengan memaparkan serta m...
LEGITIMASI SURAT KETERANGAN HIBAH TERHADAP HARTA WARISAN OLEH PEWARIS
LEGITIMASI SURAT KETERANGAN HIBAH TERHADAP HARTA WARISAN OLEH PEWARIS
Legitimasi adalah peraturan yang mengandung keabsahan atau pengakuan secara sah dan kualitas otoritas yang dianggap sah. Legitimasi didefinisikan sebagai bentuk pengakuan maupun pe...

Back to Top